Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2018Versi 1

PENGARUH SIDANG ISBAT TERPADU TERHADAP PERKAWINAN DIBAWAH TANGAN (studi kasus di Pengadilan Agama Kota Solok tahun 2016 dan tahun 2017)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah)•5 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini “berjudul PENGARUH SIDANG ISBAT TERPADU TERHADAP PERKAWINAN DIBAWAH TANGAN (studi kasus di Pengadilan Agama Kota Solok tahun 2016 dan tahun 2017). Program studi Hukum Keluarga Islam, IAIN (Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi) 1439H/ 2018 M. Latar belakang diadakan isbat nikah ini melalui pelayanan isbat terpadu adalah banyaknya masyarakat di daerah Kabupaten Solok yang tidak memiliki akta perkawinan sehingga Pemerintah mengeluarkan kebijakan dengan mengadakan pelayanan terpadu terhadap masyarakat yang kurang mampu dan dan masyarakat yang jauh dari lokasi Pengadilan. Persoalan yang muncul adalah bagaimana proses pelaksanaan pelayan Isbat terpadu di Pengadilan Agama Solok dan bagamana pengaruhnya pelayan isbat terpadu ini terhadap perkawinan dibawah tangan, yangmana pelaksaan pelayanan Isbat terpadu ini dilaksnakan di pusat Kecamatan-Kecamatan dan pelaksaannya selesai dalam satu kali persidangan. Penulis memfokuskan skripsi pada proses pelaksanaan dan pengaruh pelayan isbat terpadu di Wilayah hukum Pengadilan Agama Solok tehadap perkawinan dibawah tangan. Untuk menjawab permasalahan tersebut perlu dilakukan sebuah penelitian, sedangkan metode yang digunakan oleh penulis yaitu dengan penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang mengandalkan pengamatan dalam pengumpulan data di lapangan. Data primer yang dijadikan key informan adalah hakim, atau petugas lain yang bertugas pada pelaksanaan sidang isbat terpadu. Sedangkan data sekunder adalah semua bahan informasi yang berkaitan dengan pokok bahasan dalam skripsi ini. Data-data yang terkumpul disusun dan disistematisir dan selanjutnya dianalisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa yang meletarbelakangi dilaksanakannya isbat nikah terpadu di Pengadilan Agama Solok tahun 2016 dan 2017 yaitu mengingat masih banyak pasangan suami istri yang belum memiliki buku nikah/ Akta nikah. Kemudian, proses pelaksanaan isbat nikahnya yaitu dengan melakukan pendaftaran di Kantor KUA Kecamatan, kemudian disidangkan, dihadiri dua orang saksi dari masing-masing pasangan,dan kemudian kesimpulan dan penetapan. Adapun pengaruh dari isbat nikah terpadu terhadap perkawinan dibawah tangan adalah berkurangnya masyarakat yang tidak memiliki buku nikah/ akta perkawinan umumnya di Kabupaten Solok, khususnya di wilayah hukum Pengadilan Agama Solok. Pengaruh lainya dengan diadakan penetapan perkawinan ini adalah perkawinan dapat diakui oleh hukum dan negara, timbulnya kewajiban bagi suami isteri dan seoaran ayah berhak untuk menjadi wali nikah bagi anak perempuannya.

Kata kunci

Hukum Keluarga

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENGARUH SIDANG ISBAT TERPADU TERHADAP PERKAWINAN DIBAWAH TANGAN (studi kasus di Pengadilan Agama Kota Solok tahun 2016 dan tahun 2017)2018 · oai:ais:skripsi:3616

Publikasi terkait