Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

IKHSAN

58 karya publik ditemukan.

2026: 72025: 52024: 52023: 92022: 42021: 92020: 22018: 42017: 102016: 2

Analisis Penerapan Prudential Banking Principle Pada Pembiayaan Modal Kerja Dalam Meminimalkan Resiko Gagal Bayar di BSI KCP Pasaman Barat Sudirman

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya resiko gagal bayar pada pembiayaan modal kerja yang dapat memengaruhi kualitas pembiayaan dan kesehatan bank. Untuk meminimalkan resiko tersebut, Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Pasaman Barat Sudirman menerapkan prinsip kehati-hatian (prudential banking principle) dalam proses penyaluran pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan prudential banking principle pada pembiayaan modal kerja serta mengetahui efektivitas penerapannya dalam meminimalkan resiko gagal bayar di BSI KCP Pasaman Barat Sudirman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pihak yang terlibat dalam proses pembiayaan modal kerja di BSI KCP Pasaman Barat Sudirman. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prudential banking principle pada pembiayaan modal kerja dilakukan melalui analisis 5C yang meliputi character, capacity, capital, collateral, dan condition of economy. Penilaian dilakukan melalui wawancara, pengecekan SLIK, verifikasi dokumen, survei lapangan, analisis kemampuan usaha, penilaian jaminan, serta monitoring pasca pencairan pembiayaan. Penerapan prinsip kehati-hatian tersebut terbukti cukup efektif dalam meminimalkan resiko gagal bayar, namun belum sepenuhnya optimal. Resiko gagal bayar masih dipengaruhi oleh faktor internal seperti penggunaan dana yang tidak sesuai tujuan, lemahnya pengelolaan usaha, dan kurangnya pembukuan keuangan, serta faktor eksternal seperti penurunan daya beli masyarakat, kondisi cuaca, dan fluktuasi harga komoditas. Selain itu, keterbatasan sumber daya manusia dalam melakukan monitoring juga menjadi kendala dalam pengawasan pembiayaan.

Pengaruh Cerita Rakyat Minangkabau sebagai Materi Bacaan Bahasa Inggris terhadap Pemahaman Membaca Siswa pada Teks Naratif di SMPN 1 Bukittinggi

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan folklore Minangkabau sebagai materi membaca bahasa Inggris terhadap pemahaman membaca teks naratif siswa di SMPN 1 Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum terintegrasinya folklor Minangkabau secara sistematis dalam pembelajaran membaca bahasa Inggris, meskipun folklore tersebut berpotensi mengaktifkan skema budaya siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen nonequivalent control group, melibatkan 56 siswa kelas VIII yang terbagi menjadi kelompok eksperimen (VIII G, n = 28), yang diajar menggunakan materi bacaan berbasis folklor Minangkabau, dan kelompok kontrol (VIII F, n = 28), yang diajar menggunakan materi bacaan konvensional. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman membaca berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 butir soal yang diberikan sebagai pre-test dan post-test, disusun berdasarkan enam tingkat pemahaman membaca yang dikemukakan oleh Day dan Park (2005). Karena data posttest kelompok eksperimen tidak memenuhi asumsi normalitas, pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji non-parametrik Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman membaca kelompok eksperimen dari pre-test ke post-test (p = 0.018), serta perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p = 0.002, ukuran efek sedang r = 0.422), dengan kelompok eksperimen memperoleh mean rank yang lebih tinggi (35.32) dibandingkan kelompok kontrol (21.68). Temuan ini mendukung Schema Theory dan Culturally Responsive Teaching, yang menunjukkan bahwa materi bacaan yang familiar secara budaya memudahkan siswa dalam memahami teks. Namun, adanya perbedaan awal antara kedua kelompok mengindikasikan kemungkinan pengaruh regresi ke arah rata-rata terhadap hasil tersebut, sehingga temuan ini perlu diinterpretasikan dengan kehati-hatian yang tepat.

Hubungan Keaktifan Berorganisasi dengan Motivasi belajar Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam UIN Sjech Mdjamil Djambek Bukittinggi

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Hubungan Keaktifan Berorganisasi dengan Motivasi Belajar Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi” yang disusun oleh Ikhsani Azizah2122277. Program studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bahwa mahasiswa yang aktif dalam organisasi kemahasiswaan menunjukkan perilaku belajar yang lebih positif dibandingkan dengan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi, meskipun terdapat pula sebagian mahasiswa aktif organisasi yang mengalami penurunan fokus akademik akibat padatnya kegiatan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui hubungan keaktifan berorganisasi dengan motivasi belajar mahasiswa, dan mengetahui seberapa besar hubungan keaktifan berorganisasi dengan motivasi belajar mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam Angkatan 2023 UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa PAI Angkatan 2023 yang berjumlah 404 orang, dengan sampel sebanyak 101 responden yang ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang terdiri dari 16 butir pernyataan untuk variabel Keaktifan Berorganisasi (X) dan 18 butir pernyataan untuk variabel Motivasi Belajar (Y). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Product Moment Pearson, dan uji t dengan bantuan SPSS versi 26, setelah terlebih dahulu melalui uji normalitas dan uji linieritas sebagai prasyarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat keaktifan berorganisasi mahasiswa PAI Angkatan 2023 berada pada kategori tinggi dengan persentase 54,46% dan nilai rata-rata 54,61; (2) tingkat motivasi belajar mahasiswa berada pada kategori tinggi dengan persentase 49,50% dan nilai rata-rata 63,01; (3) terdapat hubungan yang positif, kuat, dan signifikan antara keaktifan berorganisasi dengan motivasi belajar, dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi r = 0,953 (kategori sangat kuat), nilai Sig. = 0,000 α = 0,05, dan nilai t hitung = 31,234 > t tabel = 1,984, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima; (4) besar kontribusi keaktifan berorganisasi terhadap motivasi belajar adalah 90,8%. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat keaktifan mahasiswa dalam berorganisasi, maka semakin tinggi pula motivasi belajarnya.

Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Sikap Spiritual dan Sosial Siswa di SD Negeri 188/III Sungai Betung Mudik Kabupaten Kerinci

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Sikap Spiritual dan Sosial Siswa di SD Negeri 188/III Sungai Betung Mudik Kabupaten Kerinci” ditulis oleh Al Ikhsan 2122481 Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya keunikan strategi yang diterapkan guru PAI dalam menanamkan sikap spiritual dan sosial siswa di SD Negeri 188/III Sungai Betung Mudik Kabupaten Kerinci. Guru PAI tidak hanya mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan sosial dalam proses pembelajaran, tetapi juga menerapkannya melalui berbagai kegiatan dan budaya sekolah. Keunikan tersebut menjadi menarik untuk dikaji karena menunjukkan upaya guru dalam membentuk sikap siswa melalui berbagai strategi yang saling mendukung. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru PAI dalam menanamkan sikap spiritual dan sosial siswa di SD Negeri 188/III Sungai Betung Mudik Kabupaten Kerinci. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Informan penelitian terdiri atas guru PAI sebagai informan kunci, serta kepala sekolah dan siswa sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menanamkan sikap spiritual dan sosial siswa melalui lima strategi: 1) Strategi melalui pembiasaan yang diwujudkan melalui kegiatan keagamaan yang dilakukan secara rutin. 2) Keteladanan yang ditunjukkan melalui perilaku guru yang mencerminkan nilai nilai agama dan sosial. 3) Integrasi nilai dalam pembelajaran yang dilakukan dengan mengaitkan materi pelajaran dengan nilai-nilai spiritual dan sosial. 4) Nasihat atau motivasi diberikan untuk memperkuat pemahaman serta kesadaran siswa 5) Pengawasan dan pembinaan dilakukan untuk membimbing dan mengarahkan perilaku siswa. Kelima strategi tersebut diterapkan secara berkesinambungan sehingga berkontribusi dalam pembentukan sikap spiritual dan sosial siswa.

Etika Komunikasi Digital Dalam Konsep Qaulan Perspektif Al-Qur’an: Analisis Terhadap Penggunaan Bahasa di TikTok

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Putri Miladatul Ikhsan, NIM 4121055, judul skripsi: “Etika Komunikasi Digital Perspektif Qaulan Dalam Al-Qur’an: Analisis Terhadap Penggunaan Bahasa Di TikTok”. Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Tahun 2026. Kajian mengenai etika komunikasi digital dalam Al-Qur’an sangat penting untuk dipahami agar tau bagaimana berinteraksi yang baik di dunia internet, di era internet saat ini, banyak yang salah paham atau tidak peduli dengan aturan berbicara, terutama di aplikasi TikTok. Pada zaman sekarang, media sosial seperti TikTok sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, namun sayangnya sering kali ditemukan etika berkomunikasi di TikTok terabaikan. Banyak pengguna TikTok yang terus meningkat menciptakan fenomena baru dalam cara berkomunikasi, dan berinteraksi di mana penggunaan bahasa kasar, nada membentak, hingga aksi marah-marah sering kali dilakukan demi mendapatkan perhatian atau konten yang viral. Selain itu, banyak juga pengguna yang dengan mudah menyebarkan berita yang belum valid kebenarannya. Fenomena ini terlihat pada berbagai konten populer yang sering muncul di TikTok, padahal hal ini adalah bentuk pengabaian etika komunikasi yang baik. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dan jenis penelitian ini adalah Libarary Research. Sumber primer dalam penelitian ini adalah konten video dari akun @wak.dan.ach, @feedgramindo, emilmario69 dan @mandyedinaa yang meliputi ucapan (bahasa lisan), yang kemudian di analisis menggunakan konsep qaulan dalam Al-Qur’an, sedangkan sumber sekundernya berupa buku, jurnal atau laporan historis yang berkaitan dengan tema tentang etika komunikasi digital dan qaulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa di TikTok cenderung mengabaikan etika komunkasi, di mana para pengguna sering melepas kendali sosial demi mengejar viralitas. Analisis perspektif qaulan mengungkapkan adanya pelanggaran nyata terhadap nilai-nilai Al-Qur’an, yaitu: (1) pelanggaran Qaulan Kariman berupa tindakan tidak sopan dalam konten video, (2) pelanggaran Qaulan Sadidan ditandai dengan maraknya penyebaran informassi yang tidak akurat atau tuduhan tanpa dasar kebenaran, (3) pelanggaran Qaulan Ma’rufan yang terlihat dari penggunaan kata-kata kasar dan umpatan yang dianggap sebagai hal yang biasa dan wajar oleh para kreator konten. Dapat disimpulkan bahwa penguatan etika digital berbasis Qaulan sangant mendesal untuk diterapkan guna menciptakan interaksi siber yang lebih jujur, santun, dan memuliakan harkat sesama manusia.

Pendidikan Karakter dalam Buku Inilah Jalan Kepada Allah Karya Syekh Muhammad Sa'id Bonjol

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hakekat Rabbani Ikhsan, NIM 2120338, Judul Skripsi : ”Pendidikan Karakter Dalam Buku Inilah Jalan Kepada Allah Karya Syeikh Muhammad Said Bonjol “, Bertujuan untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan Strata Satu (S1) Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN SMDD Bukittinggi Penelitian ini dilatar belakangi bahwa Pendidikan Karakter bukanlah hal yang baru dalam sistem pendidikan Islam, sebab roh atau inti dari pendidikan Islam adalah pendidikan karakter yang semula dikenal dengan pendidikan Akhlak. Pembinaan akhlak atau karakter sebenarnya tanggung jawab setiap umat Islam yang dimulai dari tanggung jawab terhadap dirinya lalu keluarganya. Ketika disadari bahwa tidak semua umat Islam mampu mengemban tanggung jawab tersebut, tanggung jawab untuk melakukannya berada pada orang-orang (kaum Muslimin) yang memiliki kemampuan untuk itu. Para guru (ustazd) dan para da`i memiliki tanggung jawab untuk pembinaan karakter umat Islam melalui pendidikan Islam, baik di institusi formal maupun non formal. Pada Tarikat Naqsyabandiyah, ada metode suluk atau khalwat yaitu; mengasingkan diri ke sebuah tempat, di bawah pimpinan seorang mursyid (guru). Hakekat suluk itu, bukanlah sekedar untuk mendapatkan nikmat dunia dan akhirat atau memperoleh limpahan-limpahan karunia Allah. Atau mendapatkan sorotan nur (cahaya), dan lain-lainnya yang kelak dapat mengetahui suratan nasib, maka itu semua bukan tujuan dari suluk, tetapi semata-mata untuk mencari keridhaan Allah. Terlepas dari pro dan kontra tentang suluk atau khalwat dalam tarikat, terutama dalam tarikat Naqsyabandiyah apakah sesuai dengan syari`at atau tidak, bid`ah atau tidak, tetapi yang menarik dalam buku Inilah Jalan Kepada Allah Karya Syeikh Muhammad Said Bonjol, beliau mengatakan suluk itu adalah sekolah rohani (pendidikan Karakter). Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (Library Research) yaitu penelitian yang menggunakan bahan-bahan tertulis seperti manuskrip, buku, majalah, surat kabar dan dokumen lainnya. Penulis melakukan penelitian pemikiran tokoh, maka objek penelitian yang dipakai adalah objek material dan formal, dalam hal ini objek materialnya seorang tokoh yang akan diteliti adalah Syeikh Muhammad Said Bonjol, karyanya sebuah buku dengan judul “Inilah jalan kepada Allah.” Dan sebagai objek formalnya adalah pemikirannya melalui pendekatan pendidikan. Dari hasil penelitian ini, Pendidikan karakter dalam buku Inilah Jalan Kepada Allah karya Syeikh Muhammad Said Bonjol adalah suluk merupakan sebuah metode atau lembaga untuk memperbaiki hati atau jiwa. Beliau menyamakan suluk atau khalwat itu dengan sekolah rohani yakni sekolah raja, rohani itu raja bagi jasmani dan jasmani itu menjadi rakyat bagi rohani (hati). Dalam buku ini, syeikh Muhammad Said Bonjol mengatakan suluk adalah pendidikan karakter atau beliau sebut sebagai sekolah rohani.

Efektivitas

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

0,

Implementasi Supervisi Akademik Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di MTsN 2 Payakumbuh

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Implementasi Supervisi Akademik dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Di Mtsn 2 Payakumbuh” yang disusun oleh Ikhsan Putra Pratama, NIM 2120381 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2025. Latar belakang pada penelitian ini ialah peneliti menemukan bahwa di MTsN 2 Payakumbuh terdapat bahwa kepala sekolah kurang mampu berkoordinasi dalam mengawasi para guru dengan para bawahannya terutama sedang melaksanakan pembelajaran di kelas dalam tugas supervisor. Hal ini dapat dilihat sebagai berikut: 1) ditemukan indikasi bahwa guru kurang mampu dalam menyusun RPP secara mandiri, sehingga terkadang RPP yang disusun tidak sesuai dengan pembelajaran yang dilaksanakan. 2) ditemukan indikasi bahwa guru kurang mampu dalam mengembangkan strategi terhadap materi, dan guru yang kurang mampu dalam menyediakan media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif. Lokasi penelitian ini dilakukan di MTsN 2 Payakumbuh. Terdapat 3 informan penelitian, yaitu informan kunci, informan pendukung, dan informan tambahan. Dalam mengumpulkan data peneliti melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi sudah berjalan dengan baik. Kepala sekolah sudah melakukan supervisi di MTsN 2 Payakumbuh dengan cara 1) perencanaan (pertemuan awal) yaitu supervisor mendengarkan keluhan yang dihadapi guru saat pembelajaran dikelas. Serta mengadakan diskusi untuk menetapkan jadwal kapan akan dilaksanakannya supervisi akademik. Adapun persiapan yang dilakukan pengawas sebelum pelaksanaan supervisi akademik adalah menginformasikan kepada guru bahwa akan dilaksanakan supervisi akademik dan mengumpulkan perangkat pembelajaran guru tersebut. 2) pelaksanaan (implementasi) supervisi akademik dilakukan dengan cara kunjungan kelas (secara langsung) pada saat pembelajaran berlangsung, serta mengamati dan menilai persiapan perangkat pembelajaran guru tersebut dengan tujuan untuk melihat apakah sesuai antara perangkat pembelajaran dengan praktek di kelas. 3) pertemuan balikan (evaluasi) dilakukan setelah melaksanakan kunjungan kelas mengenai cara mengajar guru. Hal tersebut bertujuan agar ada peningkatan dan perubahan. Adapun yang sudah baik ditambah dan apabila ada kekurangan harus di ubah dan dilakukan pembinaan untuk memecahkan masalah tersebut. Secara keseluruhan, supervisi akademik yang dilakukan di MTsN 2 Payakumbuh berdampak positif terhadap peningkatan profesionalisme guru, baik dalam penyusunan perangkat pembelajaran maupun dalam proses mengajar.

Strategi Produksi Dalam Upaya Peningkatan Pendapatan Petani Sayur di Jorong Simpang Nagari Batagak Kec, Sungai Pua Kab. Agam

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi yang berjudul “Strategi Produksi Dalam Upaya Peningkatan Pendapatan Petani Sayur Di Jorong Simpang, Nagari Batagak, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam”. Disusun oleh Abdul Ikhsan NIM 3221163 Program studi S1 Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Latar belakaang penulisan skripsi ini dilihat dari ketidaksesuian antara biaya produksi yang di keluarkan dengan pendapatan yang di peroleh petani sayur untuk kegiatan usaha petani sayur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi produksi yang telah di terapkan oleh petani sayur serta dampaknya terhadap pendapatan petani sayur. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan analisis SWOT. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan petani dan pihak terkait, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan fenomena yang terjadi dan mengidentifikasi pola strategi yang efektif. Hasil penelitian mengidentifikasi berbagai strategi produksi yang potensial. Strategi-strategi ini mencakup optimalisasi lahan subur, pemanfaatan pengalaman bertani lokal yang kaya, diversifikasi produk olahan sayur untuk nilai tambah, dan perluasan jaringan pemasaran melalui kerja sama kelompok tani dan pihak luar. Ditemukan juga bahwa adaptasi terhadap tren pasar, seperti peningkatan minat konsumen terhadap produk organik dan konsumsi sehat, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk pemasaran, berperan signifikan dalam peningkatan pendapatan. Selain itu, perbaikan kualitas pasca panen, pengelolaan biaya tenaga kerja yang lebih efisien, dan peningkatan keterampilan manajemen usaha tani menjadi krusial. Penelitian ini memilki kesimpulan yang menunjukkan bahwa dengan implementasi strategi SO (Strenght-Opportunities) yang tepat, petani sayur di Jorong Simpang memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan dan mendorong perekonomian usaha petani sayur.

A content analysis of 7th-grade student worksheetin "Buku Interaktif Bahada Inggris untuk SMP/MTs kelas 7b Kurikulum Merdeka" at SMPN 7 Bukittinggi

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengenalan bahan ajar baru, khususnya lembar kerja siswa, yang digunakan sebagai media pengajaran dalam Kurikulum Merdeka baru, yang memerlukan analisis lebih lanjut untuk menilai kesesuaiannya. Selain itu, beberapa guru merasa bahwa terdapat kekurangan dalam penggunaan lembar kerja ini di kelas. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian lembar kerja siswa "Bahasa Inggris untuk SMP/MTs Kelas 7b Kurikulum Merdeka," yang diterbitkan oleh Intan Pariwara dan digunakan di SMPN 7 Bukittinggi, sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Clarise Dayo Lauren (2022), serta mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki. Metode yang digunakan adalah Analisis Konten Kuantitatif dengan menggunakan rubrik ceklis sebagai instrumen. Objek penelitian adalah lembar kerja siswa "Bahasa Inggris untuk SMP/MTs Kelas 7b Kurikulum Merdeka." Pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen, diikuti oleh penilaian dari beberapa ahli untuk mencapai kesepakatan sebagai kesimpulan. Data kemudian dianalisis melalui pencatatan, uji reliabilitas, dan disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 22 dari 36 sub-aspek pada instrumen sesuai, sedangkan 14 lainnya tidak sesuai, dengan tingkat kesesuaian keseluruhan sebesar 61,1%. Berdasarkan skala kesesuaian, lembar kerja ini dikategorikan sebagai "Cukup." Uji reliabilitas dengan metode antar-penilai menghasilkan skor 0,775, yang menunjukkan reliabilitas yang kuat. Dari temuan ini, dapat disimpulkan bahwa lembar kerja siswa cukup baik namun membutuhkan beberapa perbaikan.

Status Pernikahan Siri Yang Memakai Wali Sewaan Menurut Hukum Islam

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi yang berjudul Status Pernikahan Siri Yang Memakai Wali Sewaan Menurut Hukum Islam (Studi Kasus Di Nagari Simpang Utara Kecamatan Simpati) yang ditulis oleh Hamdiki Ikhsan Jean NIM 1119156. Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Al-Syakhsiyyah) Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Pernikahan siri dengan menggunakan wali sewaan merupakan fenomena kompleks dalam tinjauan hukum Islam. Meskipun sah secara agama karena memenuhi syarat-syarat rukun pernikahan seperti wali, dua saksi, ijab qabul, namun tidak tercatat secara resmi oleh negara. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang keabsahan dan implikasi hukum pernikahan tersebut. Dalam pandangan hukum Islam, wali adalah rukun yang harus dipenuhi dalam pernikahan, bertugas melindungi kepentingan mempelai perempuan. Penggunaan wali sewaan, yang tidak memiliki hubungan nasab dan mungkin tidak memiliki kepentingan pribadi yang sebenarnya terhadap mempelai perempuan, memunculkan keraguan tentang legitimasi pernikahan tersebut di mata hukum. Ketidaktercatatan resmi pernikahan siri dapat berdampak pada hak-hak hukum dan sosial dari semua pihak yang terlibat. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan perlunya pencatatan resmi pernikahan untuk melindungi hak-hak individu dan menjaga keadilan dalam masyarakat. Atas alasan inilah maka peneliti tertarik untuk membahas dan meneliti lebih dalam lagi mengenai status pernikahan siri yang memakai wali sewaan di Nagari Simpang Utara Kecamatan Simpati dan tinjauan hukum Islamnya. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Dalam penelitian lapangan (field research) ini, peneliti mengumpulkan data dengan melakukan pengamatan (observasi) dan wawancara langsung ke informen, dalam hal ini pasangan pengantin yang bersangkutan, wali nagari dan peneliti akan memperoleh sumber data dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu terkait permasalahan yang diangkatkan. Berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan pengantin yang menggunakan wali sewaan memiliki alasan berbeda, seperti penolakan wali yang sah untuk menikahkannya, keinginan menyembunyikan pernikahan, dan menjaga privasi. Menurut hukum Islam, wali merupakan rukun pernikahan yang harus dipenuhi. Penggunaan wali sewaan, yang tidak memiliki hubungan nasab dengan mempelai perempuan, menimbulkan pertanyaan tentang keabsahan pernikahan tersebut. Meskipun sah menurut syarat agama, tidak adanya pencatatan resmi dapat mengakibatkan konsekuensi hukum dan sosial. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai praktik pernikahan siri dan implikasi hukumnya, serta menggarisbawahi pentingnya pencatatan pernikahan secara resmi untuk melindungi hak-hak semua pihak yang terliba

Penyelesaian tindak pidana penganiayaan melalui pendekatan restorative justice ditinjau dari perspektif Hukum pidana islam

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam membicarakan Hukum Islam di tengah-tengah Hukum Nasional pusat perhatian akan ditujukan pada kedudukan Hukum Islam dalam sistem Hukum Nasional. Sistem Hukum Indonesia, sebagai akibat dari perkembangan sejarahnya bersifat majemuk. Disebut demikian karena sampai sekarang di negara Republik Indonesia berlaku beberapa sistem hukum yang mempunyai corak dan susunan sendiri. Secara faktual hukum Islam telah menjadi hukum yang hidup (the living law) dalam masyarakat Indonesia sejak masuknya Islam ke Nusantara. Banyak kasus hukum khususnya yang dalam KUHP disebut sebagai kelalaian sehingga menyebabkan nyawa orang lain hilang, dapat diselesaikan secara kekeluargaan dengan mengganti kerugian. Penyelesaian tindak pidana menghilangkan nyawa orang lain dengan cara perdamaian mirip dengan ketentuan qishas-diyat dalam hukum pidana Islam. Adapun Rumusan Masalah (1) Bagaimana implementasi restorative justice dalam penyelesaian perkara Tindak Pidana Penganiayaan berdasarkan Peraturan Jaksa Agung RI Nomor 15 Tahun 2020? dan (2) Bagaimanakah penyelesaian tindak pidana melalui pendekatan restorative justice terhadap tindak pidana penganiayaan dalam prespektif Hukum Pidana Islam. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah : (1) Kejaksaan sebagai instansi pemegang kendali atas penuntutan atau Dominus Litis sangat memiliki peranan penting terhadap tegaknya keadilan di tengah masyarakat terutama dalam penerapan Keadilan Restoratif atau Restorative Justice. Keadilan Restoratif dianggap sebagai pemabaharuan penegakkan keadilan yang berorientasi kepada pemulihan atau restorasi keadaan seseorang sebagai korban tindak pidana. Untuk menjamin adanya kepastian hukum dalam penerapan Keadilan Restoratif atau Restorative Justice maka dikeluarkanlah Peraturan Kejaksaan Nomor 1 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif. Dengan adanya Perja ini, memberikan kewenangan jaksa untuk menghentikan penuntutan berdasarkan keadilan restoratif menjadi terobosan dalam penyelesaian tindak pidana. Sejak diterbitkannya Peraturan Kejaksaan Nomor 15 Tahun 2020, jumlah perkara yang berhasil diselesaikan dengan pendekatan Restorative Justice adalah sebanyak 4.443 perkara. Rinciannya tahun 2020 sebanyak 192 perkara disetujui menggunakan restorative justice dan 44 ditolak. (2) Pendekatan restorative justice memberikan perhatian dan perlindungan terhadap korban atau keluarganya. Pelaku tindak pidana dapat bertanggung jawab atas perbuatannya dan mengganti kerugian dan hubungan ke depan dapat dipulihkan. Hal ini juga ada kemiripan dengan ketentuan qishas-diyat dalam Hukum Pidana Islam. Pidana qishash (setimpal) dan diyat (ganti rugi) menjadi hak korban atau ahli warisnya, sehingga dapat memberikan amnesti (pemaafan) kepada pelaku. Apabila memaafkan, maka gugurlah pidana qishash, diganti dengan diyat (ganti rugi), bahkan tanpa diyat sama sekali.

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP KERJA SAMA DALAM PEMBELAJARAN PAI FASE D DI UPTD SMPN 3 KECAMATAN HARAU

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Ikhsan Arrahman NIM : 2120216, Judul Skripsi : Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Kerja Sama dalam Pembelajaran PAI Fase D di UPTD SMPN 3 Kecamatan Harau. Program Studi Pendidikan Agama Islam. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2024. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kerja sama siswa adalah model pembelajaran yang digunakan. Model pembelajaran yang diterapkan guru dapat meningkatkan semangat dan kerja sama siswa, khususnya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penemuan beberapa permasalahan saat peneliti melakukan observasi di UPTD SMPN 3 Kecamatan Harau khususnya kelas VII pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, dimana masih terdapat beberapa siswa yang kurang aktif dalam bekerja sama, tidak terlibat dalam diskusi kelompok, serta masih mempunyai tingkat kerja sama yang rendah dalam belajar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap kerja sama siswa pada pembelajaran PAI kelas VII UPTD SMPN 3 Kecamatan Harau. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimen dengan mengambil dua kelas yang dijadikan sebagai kelas kontrol dan kelas eksperimen. Penelitian ini bersifat kuantitatif eksperimen, dengan memberikan pre-test dan post-test kepada siswa di kedua kelas. Sampel penelitian berjumlah 58 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling, setelah memastikan kedua kelas memiliki kemampuan yang homogen. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data berupa kuesioner kerja sama siswa. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan Independent Samples t-Test. Hasil analisis dan pembahasan dari data penelitian diperoleh nilai sig. (2- tailed) sebesar 0,010 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan kerja sama siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di UPTD SMPN 3 Kecamatan Harau tahun pelajaran 2023/2024. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji hipotesis yang telah dilakukan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol maka didapatkan nilai Sig. (ρ value) = 0.010 α = 0.05, yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap kerja sama siswa pada mata pelajaran PAI kelas VII UPTD SMPN 3 Kecamatan Harau.

Studi Hadis Larangan Membaca Taurat

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikhsan Delfiwar, NIM 4218012, Judul skripsi : Studi Hadis Larangan Membaca Taurat Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Tahun 2023. Al-Qur’an dan hadis merupakan pedoman hidup manusia yang ada didalam agama Islam. akan tetapi sebelum Al-Qur’an diwahyukan dan hadis disampaikan Rasulullah SAW, jauh sebelum itu ada, terdapat ajaran atau syariat-syariat sebelum Rasulullah. Diantaranya adalah ajarannya Nabi Musa AS, yaitu kitab Taurat. Namun setelah wafatnya nabi Musa AS, kitab Taurat mengalami perubahan-perubahan, hingga keaslian dari kitab Taurat itu sendiri sudah tidak ada. Pada sisi lain informasi dari kitab tersebut dapat dijadikan bahan perbandingan yang menjadi bukti kebenaran di Al-Qur’an dan ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Untuk dapat mengetahui informasi dari kitab tersebut adalah dengan membahas dan membaca isinya. Namun terdapat hadis Rasulullah SAW yang melarang untuk membaca kitab Taurat tersebut. Berdasarkan penjelasan tersebut, rumusan masalah dalam skripsi ini adalah bagaimana validitas dan kajian matan dari hadis larangan membaca Taurat? Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat pustaka (library research) dengan mengumpulkan data langsung dari perpustakaan yang terdiri dari sumber data primer dan data sekunder. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode pemahaman hadis (ma’anil hadis), hadis mengenai larangan membaca Taurat diteliti melalui metode takhrij hadis dan mengumpulkan kitab-kitab syarah hadis. Kemudian hadis mengenai larangan membaca Taurat dikaji sanadnya untuk mengetahui validitas hadis tersebut, dan matannya dikaji dengan menggunakan pendekatan sosiohistoris. Berdasarkan analisa penulis, dapat disimpulkan bahwa : 1) hadis-hadis tentang larangan membaca Taurat yang ditakhrij oleh penulis, merupakan hadis mardud, dikarenakan tidak ada yang memenuhi kualifikasi atau salah satu syarat dari hadis maqbul. 2) Larangan untuk membaca kitab tersebut lebih ditujukan untuk orang-orang Islam yang minim pengetahuan akan ajaran agamanya sendiri, yang jika dibacanya maka tidak bisa membedakan mana yang kebenaran dan mana yang tidak, dan berpotensi untuk membuatnya keluar dari ajaran agama Islam. Akan tetapi bagi Para cendekiawan Islam yang berpengetahuan dibolehkan untuk membaca kitab-kitab tersebut, untuk dijadikan bahan perbandingan yang menjadi bukti kebenaran di Al-Qur’an.

Potensi Museum Tuanku Imam Bonjol Sebagai Wisata Budaya di Pasaman

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Potensi Museum Tuangku Imam Bonjol Sebagai Wisata Budaya Kab Pasaman” nama Ihsan nim 3518013 Program studi Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M Djamil Djambek Bukitinggi Penelitian ini di latarbelakangi oleh masih terbatasnya fasilitas Museum Tuangku Imam Bonjol Kab Pasaman sehingga terjadinya fluktuatif jumlah kunjungan pada Museum Tuangku Imam Bonjol dari tahun ke tahunya yaitu pada tahun 2016 sampai 2021 Metode Penelitian yang di pakai adalah metode Kualitatif berupa Dekriptif mengenai Potensi Museum Tuangku Imam Bonjol Sebagai Wisata Budaya Kab Pasaman. Teknik Pengumpulan data adalah wawancara dengan pihak pengelola wisata Museum Tuangku Imam Bonjol dan Pengunjung Museum. Teknik analisas data berupa model miles dan humberman yaitu dengan Reduksi data, Penyajian data dan Menarik Kesimpulan Dari hasil penelitian yang dilakukan bahwa Potensi dari Museum Tuangku Imam Bonjol di tinjau yang pertama dari Koleksi-Koleksi peningallan benda bersejarah yaitu berupa koleksi senjata perang, Koleksi Pakaian Adat dan peralatan seni, yang kedua letak dari Museum yang strategis yang berada di jalan lintas Sumatera-Medan sehingga mudah diakses dan yang ketiga Kenyaman Pengunjung selain potensi yang dimilki museum tuangku imam bonjol juga memiliki factor yang menghambat dalam peningkatan potensi museumnya yang terdiri antara lain : pertama masih kurangnya perhatian pemerintah dan yang kedua Jumlah Sumber Daya Manusia yang terbatas dalam mengelola Museum Tuangku Imam Bonjol