ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Triana, Nim : 2122036, Implementasi Tahsin AL-Qur’an Pada Pembelajaran PAIBP Di SMP Negeri 02 Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat, Program Studi Pendidikan Agama Islam, UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi,2026. Skripsi ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan dasar membaca Al-qur‘an pada sebagian siswa disebabakan karena bisajadi kurangnya dukungan dari keluarga sebagian siswa ada yang berasal dari keluarga yang mualaf, sehingga orangtua belum mamapu untuk mengajarkan anak mengaji sehingga minimnya kesempatan belajar untuk mengaji dilingkungan dan tempat yang terbatas, sehingga bannyak dari masing-masing siswa kurang mendapatkan perhatian dan motifasi oragtua terhadap membaca Al-qur‘an disebabkan bayak sisiwa yang jarang mengaji di rumah, sebagian dari siswa ada yang rasamalas dan bosan untuk mengikuti tahsin Al-qur‘an pada pembelajaran PAIBP disebabkan karena sebagian sisiwa tidak membawa Al-qur‘an, dan jam pemebelajarannyanya 3 Jp. Akibatnya, penerapan tahsin Al-qur‘an belum mampu meningkatkan kemampuan membaca Al-qur‘an siswa secara menyeluruh dan optimal. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, informan dalam penelitian ini ada satu yaitu informan kunci yaitu guru pendidikan agama islam dan budi pekerti. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi, selanjutnya peneliti akan mengolah data dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif maksudnya data yang diperoleh tidak dituangkan dalam bentuk angka statistik melainkan tetap dalam bentuk kualitatif. Dari hasil penelitian Implementasi tahsin Al-qur‘an pada pembelajaran PAIBP adalah dengan cara menggunakan metode talaqqi. Kedala yang dihadapi dalam implemetasi tahsin Al-qur‘an pada pembelajaran PAIBP yaitu rendahnya kemampuan dasar memebaca Al-qur‘an pada sebagian sisiwa, dan rasamalas sisiwa mengikuti tahsin Al-qur‘an pada pemebelajaran PAIB, siswa bosan ketika mengikuti tahsin al-qur‘an pada pembelajaran PAIBP.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Azzahra Putri Firdaus, NIM: 2122107, Skripsi berjudul “Penerapan Metode 3T+1M (Talqin, Takrir, Tasmi dan Muroja’ah) Pada Mata Pelajaran Tahfidz Al-Qur’an Siswa di MAN 4 Agam.” Progam Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026 M/ 1448 H. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran tahfidz di MAN 4 Agam yang menggunakan metode 3T+1M (Talqin, Takrir, Tasmi dan Muroja’ah). Namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan siswa yang belum mampu menerapkan kaidah ilmu tajwid dan makhraj huruf dengan baik, kurang lancar dalam menyetorkan hafalan Al-Qur’an serta belum konsisten dalam menambah dan menjaga hafalan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan metode 3T+1M (Talqin, Takrir, Tasmi dan Muroja’ah) dan faktor pendukung dan penghambat penerapan metode 3T+1M (Talqin, Takrir, Tasmi dan Muroja’ah) di kelas XI IA MAN 4 Agam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Tahfidz Al-Qur’an kelas XI IA dan informan pendukung adalah siswa dan siswi kelas XI IA. Teknik keabsahan data dengan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode 3T+1M dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan talqin yang disertai tahsin untuk memperbaiki bacaan siswa, dilanjutkan dengan takrir melalui pengulangan ayat sampai hafal, kemudian tasmi dengan menyetorkan hafalan kepada guru serta muroja’ah untuk menjaga hafalan agar tetap kuat dan tidak mudah lupa. Faktor pendukung penerapan metode ini yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal diantaranya motivasi siswa menjadi hafidz Al-Qur’an, mencapai target hafalan dan mengikuti wisuda tahfidz sedangkan faktor eksternal diantaranya dukungan dari guru tahfidz, wali kelas, orang tua, teman sebaya serta lingkungan kelas kondusif. Adapun faktor penghambat meliputi faktor internal dan eksternal. Faktor internal berupa perbedaan kemampuan dalam menghafal, rasa malas, kurang semangat, kondisi mood yang kurang baik,kurangnya persiapan setoran, kurang konsentrasi sedangkan faktor eksternal meliputi keterbatasan waktu, suasana kelas yang kurang kondusif, serta banyaknya tugas sekolah yang mengurangi waktu siswa menghafal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi berjudul “Implementasi Kegiatan Tahsin dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa Di SMP N 1 Ampek Angkek Kabupaten Agam” oleh Nadhia Meirianti, NIM 2122394, Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. 2026 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan membaca Al-Qur’an untuk siswa dan adanya program tahsin di SMP N 1 Ampek Angkek yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa. Akan tetapi, pelaksanaan program ini masih menghadapi beberapa masalah, seperti rendahnya minat siswa, waktu pelaksanaan yang terbatas, dan dana pendukung yang belum tercukupi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kegiatan tahsin dan faktor pendukung serta penghambat dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa di SMP N 1 Ampek Angkek Kabupaten Agam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. informan dalam penelitian ini meliputi guru Pendidikan Agama Islam sebagai informan kunci, serta kepala sekolah dan siswa sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengikuti model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keakuratan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Implementasi kegiatan tahsin dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa di SMP N 1 Ampek Angkek Kabupaten Agam yaitu dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan yang terstruktur. Kegiatan pendahuluan diawali dengan mengucapkan salam, doa bersama, pengecekan kehadiran, penyampaian tujuan dan memberikan motivasi. Selanutnya, kegiatan inti diawali dengan penyampaian materi tahsin, kemudian praktik membaca Al-Qur’an yang menitikberatkan pada perbaikan makharijul huruf, tajwid dan kelancaran membaca, dan kegiatan penutup guru memberikan penguatan materi yang telah dipelajari, mengingatkan siswa untuk mengulang bacaan Al-Qur’an dan mengakhiri pembelajaran dengan doa bersama serta salam. Kegiatan tahsin memberikan hasil yang positif terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa, terutama terkait ketepatan tajwid, kefasihan, dan kelancaran. 2) Faktor Pendukung dan penghambat Implementasi kegiatan tahsin dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa di SMP N 1 Ampek Angkek Kabupaten Agam yaitu faktor pendukung mencakup dukungan dari pihak sekolah serta orang tua siswa, guru yang ahli dalam bidangnya serta fasilitas yang memadai. Di sisi lain, faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu pelaksanaan, kurangnya minat siswa dalam mengikuti kegiatan tahsin dan pelaksanaan yang berlangsung di luar jam sekolah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi yang berjudul “Strategi Guru Dalam Tahsin Al-Qur’an di TPQ Al-Ikhlas Surau Cubadak Tilatang kamang” yang ditulis oleh Suci Kurniati dengan NIM 2122077, Program Studi Pendidikan Agama IslamFakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Latar belakang penelitian ini karena terdapat permasalahan yang terjadi di TPQ Al-Ikhlas Surau Cubadak Tilatang Kamang dimana masih rendahnya kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur’an, khususnya dalam pengucapan makharujul huruf serta kurangnya kedisiplinan dan perhatian siswa terhadap pembelajaran dan juga kurangnya dukungan dari orang tua yang menjadi foktor penghambat dalam pembelajaran Tahsin Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan motode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara, dan dokumentasi terhadap informan kunci yaitu pengurus dan guru TPQ Al-Ikhlas Surau Cubadak dan informan pendukung sebagian siswa TPQ Al-Ikhlas Surau Cubadak. Analisis data dilakukan dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan guru dalam Tahsin Al-Qur’an diantaranya strategi pembelajaran individu, srteategi Latihan berulang, strategi baca simak dan strategi pemberian motivasi. strategi tersebut diterapkan untuk membantu santri dalam belajar Al-Qur’an terutama dalam memperbaiki makharijul huruf, dan kelancaran bacaan. Faktor pendukung dalam pembelajaran Tahsin Al-Qur’an diantaranya ada niat dan semangat belajar siswa, kemampun yang dimiliki guru, dan ketersedian sarana dan prasarana yang memadai. Sedangkan faktor pengahambatnya meliputi kurangnya kedisiplinan siswa, minat siswa dalam belajar serta kurangnya dukungan dn pengawasan orang tua di rumah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini ditulis oleh Rivan Hamdani, Nim 2121291 dengan judul “Implementasi Mata Kuliah Tahsin Al-Qur’an Mahasiswa PAI UIN Sjech Muhammad Djamil Djambek Bukittinggi”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Negeri Sjech Muhammad Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi mata kuliah Tahsin Al-Qur’an pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam di UIN Sjech Muhammad Djamil Djambek Bukittinggi, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Latar belakang dari penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan sebagian mahasiswa dalam membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, meskipun telah menempuh pendidikan agama sebelumnya. Mata kuliah Tahsin Al-Qur’an diharapkan menjadi media pembinaan untuk meningkatkan kualitas bacaan mahasiswa secara teori dan praktik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas dosen pengampu mata kuliah tahsin serta mahasiswa Program Studi PAI yang mengikuti perkuliahan tahsin. Data yang diperoleh dianalisis dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi mata kuliah Tahsin Al-Qur’an telah berjalan sesuai dengan kurikulum yang dirancang, dengan pendekatan metode talaqqi, musyafahah, serta penggunaan media pendukung. Namun demikian, pelaksanaan tersebut masih menghadapi kendala, antara lain keterbatasan alokasi waktu (hanya 2 SKS), rendahnya motivasi mahasiswa, serta kurangnya pengulangan bacaan di luar kelas. Faktor pendukung dalam pelaksanaan pembelajaran meliputi kompetensi dosen, kurikulum yang terstruktur, serta tersedianya perangkat pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan alokasi waktu pembelajaran, penyusunan modul berbasis teknologi, serta optimalisasi motivasi dan kedisiplinan mahasiswa agar implementasi mata kuliah Tahsin Al-Qur’an dapat lebih efektif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Putri Puspa Dewi, 20123.012, Tesis ”Evaluasi Penerapan Kurikulum Pengembangan Pribadi Muslim (KPPM) Pada Pembelajaran Tahsin dan Tahfizh Al-Qur’an Di SD Islam Al Azhar 67 Bukittinggi” Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan pendidikan Al-Qur’an sejak dini sebagai upaya strategis dalam membentuk kepribadian dan akhlak mulia peserta didik. SD Islam Al-Azhar 67 Bukittinggi merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang mengimplementasikan Kurikulum Pengembangan Pribadi Muslim (KPPM) secara terintegrasi melalui pembelajaran Tahsin dan Tahfizh Al-Qur’an. Meskipun pelaksanaan program ini telah berjalan selama beberapa tahun, evaluasi menyeluruh terhadap keberhasilan dan tantangan pelaksanaannya masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran yang komprehensif mengenai pelaksanaan KPPM dalam pembelajaran Tahsin dan Tahfizh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan Kurikulum Pengembangan Pribadi Muslim (KPPM) dalam pembelajaran Tahsin dan Tahfizh Al-Qur’an menggunakan model evaluasi CIPP yang mencakup empat aspek: konteks, input, proses, dan produk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian evaluatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi program. Informan utama terdiri dari guru Tahsin dan guru tahfizh, informan pendukung waka kurikulum keagamaan, siswa kelas IV sebagai subjek fokus program. Validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik, serta dilakukan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek konteks, program ini sangat relevan dengan kebutuhan siswa dan selaras dengan visi sekolah dalam membentuk pribadi Muslim yang berkarakter. Dari aspek input, sekolah telah menyediakan sumber daya manusia yang kompeten, sarana dan prasarana yang mendukung, serta strategi pembinaan yang terstruktur. Pada aspek proses, pembelajaran pada Metode one day one ayat berlangsung secara intensif, muroja’ah bersama, serta bimbingan individual turut memperkuat pencapaian tujuan. Sedangkan pada aspek produk, program ini berhasil meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an siswa secara signifikan, serta menanamkan nilai-nilai akhlak seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kedisiplinan. Selain itu, keterlibatan aktif orang tua dan lingkungan sekolah yang mendukung menjadikan program ini berjalan secara berkelanjutan dan memiliki potensi untuk direplikasi di sekolah Islam lainnya. Kata kunci: Evaluasi, KPPM, Pembelajaran, Tahsin, Tahfizh, Al-Qur’an, SDI Al-Azhar 67
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Metode Tahsin terhadap Kemampuan Membaca Al-Qur’an pada siswa di Rumah Tahfiz Sitiung Dharmasraya” disusun oleh Reynaldo Renata NIM 2120206, Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Latar belakang penelitian ini yaitu kemampuan membaca Al-Qur‟an siswa di rumah tahfiz Sitiung Dharmasraya belum mencapai hasil yang maksimal dan menurut sumber yang di dapat dalam pembelajara masih adanya siswa yang membaca Al-Qur‟an dengan terbata-bata, kurang fasih dalam pelafalan huruf-huruf Al-Qur‟an, belum bisa membedakan pelafalan huruf yang hamper sama seperti huruf ن dan ق dan huruf lainya, dan kurang faham tentang hukum-hukum dan tajwid dalam pelafalah ayat Al-Qur`an. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif metode yang dipakai dalam penelitian ini termasuk jenis penelitian dengan pendekatan eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan rancangan satu kelompok subjek (One Group Pre tes- Post Tes) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan metode tahsin terhadap kemampuan melafalkan makharijul huruf pada siswa di rumah tahfiz Sitiung Dharmasraya. Subjek penelitian ini adalah siswa di rumah tahfiz Sitiung Dharmasraya. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah aktivitas mengikuti pembelajaran tahsin dan dan kemampuan membaca Al-Qur‟an siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat selisih rata-rata dari pre-tes dan post- tes sebesar -11.50000. dan nilai sig-(2-tailed) sebesar 000 0,05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar tahsin pada data pre-tes dan post-tes. Dengan demikian maka dapat diketahui bahwa variabel metode tahsin berpengaruh terhadap kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur‟an.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mahasantri Ma'had Al-Jami'ah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2022 is a student who is required to devote himself to Ma'had Al-Jami'ah UIN SMDD Bukittinggi. This was based on the Al-Qur'an proficiency test conducted during the interview process as a new student at UIN SMDD Bukittinggi. For students who have not passed the Al-Qur'an reading ability test, they are automatically required to follow the program implemented by Ma'had Al-Jami'ah UIN SMDD Bukittinggi. One of the programs is the Tahsin Program. The tahsin program is intended for Ma'had Al-Jami'ah students with the aim of providing learning about improving Al-Qur'an reading, becoming prayer Imams, Khatib, etc. This research aims to reveal the effect of the tahsin program on the ability to read the Koran and become a prayer leader for Mahasantri Ma'had Al-Jami'ah UIN SMDD Bukittinggi. This study uses quantitative data through a correlational approach, where the data in this study are obtained through tests. In presenting the data, this research uses descriptive and inferential methods The results of this study indicate several things that answer the research hypothesis. First, there is a significant influence from the implementation of the tahsin program on the ability to read the Koran, as evidenced by the significance value of the data which is below the value of 0.05. Second, there is a significant influence from the implementation of the tahsin program on the ability to become a Prayer Imam, as evidenced by the significance value of the data which is below the value of 0.05. Third, there is a significant effect of the implementation of the tahsin program on the ability to read the Qur'an and the ability to become a Prayer Imam, as evidenced by the significance value of the data which is below the value of 0.05. Thus it can be concluded that the tahsin program has a significant influence on the ability to read the Qur'an and the ability to become the Imam of the Mahasantri Ma'had Al-Jami'ah Prayer UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2022.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul: "Dampak Tadarus Al-Qur'an terhadap Tahsin Al-Qur'an Remaja Masjid Taqwa di Kapalo Koto Kanagarian Balai Gurah Kecamatan IV Angkek Kabupaten Agam" yang disusun oleh Atika Prihatini, dengan NIM: 4617030, Progam Studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, UIN Bukittinggi. Latar belakang masalah penelitian ini berawal dari kegiatan tadarus Al-Qur'an yang dilakukan oleh remaja di Kapalo Koto Kanagarian Balai Gurah Kecamatan IV Angkek, Kabupaten Agam termasuk remaja-remaja yang berada dalam organisasi remaja yaitu Remaja Masjid Taqwa (REMESTA). Masalah kegiatan tadarus Al-Qur'an yang dilakukan tidak sekedar di bulan Ramadhan saja, namun juga dilakukan pada hari-hari biasa setelah shalat maupun pada malam harinya yang berkaitan dengan tahsin Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak tadarus Al-Qur'an terhadap tahsin Al-Qur'an remaja Masjid Taqwa di Kapalo Koto Kanagarian Balai Gurah Kecamatan IV Angkek Kabupaten Agam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data, wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Lokasi penelitian ini berada di Kapalo Koto Kanagarian Balai Gurah Kecamatan IV Angkek Kabupaten Agam. Dalam pengumpulan data penelitian ini, informannya berjumlah 6 orang, yang menjadi informan kunci adalah remaja Masjid Taqwa di Kapalo Koto, sedangkan informan pendukung adalah masyarakat di Kapalo Koto Kanagarian Balai Gurah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tadarus Al-Qur'an memberikan dampak positif terhadap tahsin Al-Qur'an bagi remaja yang melakukan tadarus Al-Qur'an. Dampak positifnya adalah melancarkan rezeki. Rezeki yang dimaksudkan disini tidak hanya diartikan dengan uang saja melainkan juga bisa berbentuk kesehatan dan kebahagiaan, membuat hati tentram. Dengan melantunkan ayat Al-Qur'an dan memaknai tiap kalimatnya, pikiran, bathin, dan hati akan menjadi tenang. Selain itu tadarus Al-Qur’an juga berdampak pada kemampuan kefasihan remaja-remaja tersebut dalam membaca Al-Qur’an yaitu dapat meminimalisir banyaknya kesalahan dalam membaca Al-Qur’an.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berujudul “Tinjauan Maqashid Al -Syari’ah Terhadap Mambayia Uang Lompek Paga di Nagari Pakan Sinayan Kec. Banuhampu Kab. Agam”, yang ditulis oleh Melvi Rahmi, NIM 1118064, Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhshiyah) Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Skripsi ini ditulis karena adanya ketentuan mengenai perkawinan di Nagari Pakan Sinayan Kecamatan Banuhampu sebelum dilangsungkannya perkawinan. Jika pihak laki-laki berasal dari luar Nagari Pakan Sinayan, maka dikenakan uang Lompek paga sebesar Rp. 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah) kepada Kerapatan Adat Nagari melalui mamak pihak perempuan yang diserahkan waktu pengurusan surat nikah ke Kerapatan Adat Nagari. Sementara pendahuluan pernikahan yang disebutkan oleh fuqaha di dalam Islam adalah peminangan. Islam juga menekankan kafaah pada faktor agama dalam ibadah dan akhlak. Berdasarkan hal ini penulis ingin mengetahui secara utuh mengenai mambayia uang lompek paga di Nagari Pakan Sinayan kemudian akan menganalisanya berdasarkan tinjauan maqashid al-syari’ah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Penelitian ini memakai teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah wawancara dengan ketua KAN, wali nagari Pakan Sinayan, dan niniak mamak Nagari Pakan Sinayan. Sedangkan sumber sekunder dari penelitian ini adalah tokoh masyarakat dan masyarakat Pakan Sinayan serta referensi penunjang terkait lompek paga. Adapun dalam menganalisis data penulis menggunakan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditemukan bahwa mambayia uang lompek paga di Pakan Sinayan ialah simbolis penerimaan dalam perkawinan anak Pakan Sinayan dengan laki-laki luar di Pakan Sinayan. Dana lompek paga di Pakan Sinayan diberikan kepada KAN untuk kegiatan KAN yang bermuara pada kepentingan umum di Pakan Sinayan. Mambayia uang lompek paga di Pakan Sinayan berguna untuk mengikis batas antara niniak mamak dengan calon sumando luar Pakan Sinayan, ini berdampak pada saat terjadi permasalahan di rumah tangga nantinya, niniak mamak terlibat dalam memelihara perkawinan keduanya sehingga perkawinannya tidak rapuh. Apabila lompek paga ini tidak dilaksanakan maka tidak akan memberikan kemudharatan atau kesulitan pada pernikahan tersebut namun ketika dilaksanakan akan berdampak pada kesempurnaan dalam pemeliharaan pernikahan antara perempuan Pakan Sinayan dan laki-laki luar Pakan Sinayan. Oleh karena itu menurut tinjauan maqashid al-syari’ah, tradisi ini termasuk ke dalam hifz nasl pada mashalih tahsiniyyat.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Buku kecil ini hadir untuk membantu Mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan dan membaguskan bacaan Alqurannya. Karena pengalaman penulis sebagai dosen pengampu mata kuliah Tahsin al-Qur’an banyak menghadapi mahasiswa yang masih kesulitan dalam membaca Alquran. Terutama dalam penguasaan tajwid dan pengucapan huruf. Al-Quran memiliki fungsi utama yaitu sebagai kitab petunjuk ‘huda’, petunjuk utama yang mengarahkan kehidupan setiap manusia yang siap berserah diri kepada Allah Swt (muslim) agar segala hakikat kemaslahatannya tercapai dengan gemilang baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat, itulah fungsi yang ditegaskan sendiri oleh al-Quran. Atas dasar ini, kiranya logis kalau setiap muslim merasa dirinya wajib membaca dan menyelami kandungan maknanya agar mencapai pengamalan yang sempurna dan mendapatkan ridla Allah Swt, apalagi al-Quran sendiri menegaskan maksud dari diturunkannya agar mampu ditadabburi dan diamalkan dengan sempurna.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Membaca al-Qur’an bagi seorang muslim dan muslimah merupakan suatu ibadah dan bagian yang tidak bisa terpisahkan dari kehidupannya. Sebab sebaik-baik manusia adalah orang yang belajar al-Qur’an dan mengajarkannya. Dengan demikian orang yang terbaik menurut Nabi adalah siapa saja di antara kita yang mau belajar al-Qur’an dan mengajarkannya. Jika ada di antara kita yang belum mau belajar al-Qur’an dan tidak mau mengajarkannya berarti itu adalah orang yang belum sampai menjadi terbaik menurut Nabi. Akan tetapi realitas yang ada di masyarakat kita masih banyak orang tidak pandai baca al-Qur’an sama sekali. Masih banyak juga orang membaca al-Qur’an tidak sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang ada, dan lain sebagainya. Saat ini pembelajaran tahsin al-Qur’an di madrasah tsanawiyah masih manual dilakukan dan dibutuhkan pengembangan. Pembelajaran yang demikian tentunya kurang efektif lagi untuk dilakukan sesuai dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini. Sebab pembelajaran yang manual atau konvensional tersebut sangat membosankan bagi siswa dan banyak menghabiskan waktu atau bahasa lainnya waktu kurang akurat digunakan dalam mengajar. Oleh karena itu sangat dibutuhkan pembelajaran yang sangat menyenang-kan dan praktis untuk menunjang kualitas siswa dalam membaca al-Qur’an. Modul yang ada dihadapan anda ini merupakan modul model drill dalam pembelajaran tahsin al-Qur’an dengan pendekatan teknologi. Dengan adanya modul ini diharapkan bermanfaat bagi guru yang mengajar tahsin al-Qur’an sebagai pedoman untuk pengembangan ilmu dan pengetahun khususnya pendidikan Islam itu sendiri. Sebab dengan modul ini akan membantu guru dalam mengajar tahsin al-Qur’an dengan teknologi. Modul tahsin al-Qur’an yang ada dihadapan anda ini, tentunya masih banyak kekurangan-kekurangan ataupun sangat jauh dari kesempurnaan-kesempurnaan. Oleh karena itu kritikan dan saran-saran yang sifatnya membangun dari saudara-saudari sangat diharapkan demi kesempurnaan modul tahsin al-Qur’an ini.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Buku dengan judul Belajar Tahsin untuk Pemula ini berbeda dengan buku Tahsin yang sudah beredar di pasar. Buku ini menyajikannya cara memperbaiki bacaan Al- Qur'an agar sesuai dengan tuntunan Nabi saw. Pembahasan buku ini di antaranya mengenal huruf- huruf hijaiyah dan sifatnya, tanda-tanda waqaf dan maknanya, hukum-hukum bacaan, dan kata-kata asing di dalam Al-Qur'an. **** Peersembahan penerbit Qultummedia
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Pembelajaran Al-Qur’an selalu menjadi fokus utama dan pertama dalam pendidikan agama Islam (PAI). Tuntutan ini mengharuskan penulis untuk mencari metode dan strategi pengajaran Al-Qur’an yang sempurna. Buku ini berisi penjelasan dari hasil penelitian yang berfokus pada bagaimana mensukseskan guru dan pebelajar secara nyata mencapai tujuan pembelajaran. Pada kasus guru, bagaimana mengarahkan siswa mereka untuk terlibat semaksimal mungkin meskipun pembelajaran dilakukan berpusat pada guru (teacher centered) dengan melakukan komunikasi secara efektif. Pada kasus siswa, buku ini akan lebih berfokus pada bagaimana motivasi belajar Al-Qur’an dan manajemen diri dapat berpengaruh terhadap keberhasilan belajar siswa. Pandangan terakhir, strategi pembelajaran Al Qur’an adalah subjek yang paling penting dalam buku ini. Strategi pembelajaran akan menjadi penentu utama bagaimana siswa dapat berproses dalam meningkatkan kemampuan belajar membaca Al-Qur’an. Sejumlah tinjauan dan survei telah dilakukan untuk menemukan formulasi pembelajaran yang sesuai dengan harapan. Pada buku ini, akan dipaparkan secara jelas mengenai bagaimana strategi pembelajaran berperan penting, dan mendemonstrasikan bagaimana mendesain strategi pembelajaran Al-Qur’an yang efektif berdasarkan hasil tinjauan dan riset. Strategi pembelajaran Tahsin-Tilawah berbasis Talqin-Taqlid adalah sebuah strategi yang coba untuk kami kenalkan kepada siswa, terutama untuk mereka yang telah menginjak remaja dan dewasa seperti di Universitas. Gender sebagai isu utama dalam pembelajaran Al-Qur’an juga akan dibahas secara khusus sebagai faktor yang mempengaruhi kesuksesan belajar Al-Qur’an. Ditambah lagi bahasan mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran Al-Qur’an menjadikan buku ini adalah ulasan mutakhir. Diharapkan buku ini menyediakan informasi untuk pembelajaran Al-Qur’an yang sesuai dengan perkembangan teknologi di era digital. Prinsip kami adalah membelajarkan Al-Qur’an dengan tetap berpegang pada prinsip kultural “dari hati ke hati”, namun mengikuti perkembangan zaman, khususnya penggunaan teknologi informasi tepat guna.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Implementation of tutor and tutoring on Qurʼan recitation at UIN ar-Raniry, Islamic university in Banda Aceh, Indonesia.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan