Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: Kata Kunci: Strategi Guru
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru Pendidikan Agama Islam untuk Mengatasi Tantangan Distraksi Digital Generasi Z di Smansa Legum Alahan Panjang

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh Aulia Hafidzah Raihani dengan NIM. 2122388 yang merupakan salah satu mahasiswa dari program studi S1 Pendidikan Agama Islam dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi 2026 yang berjudul “Strategi Guru Pendidikan Agama Islam untuk Mengatasi Tantangan Distraksi Digital di SMANSA Legum Alahan Panjang.” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan teknologi digital di kalangan Generasi Z yang berdampak pada munculnya berbagai bentuk distraksi digital selama proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Berdasarkan hasil observasi awal dan wawancara, ditemukan bahwa masih terdapat peserta didik yang terdistraksi oleh notifikasi ponsel, suara disekitar, permainan daring, browsing internet, penglihatan visual. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi tantangan distraksi digital Generasi Z, bentuk-bentuk distraksi digital yang dialami peserta didik dalam pembelajaran PAI di SMANSA Legum Alahan Panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan guru Pendidikan Agama Islam, peserta didik kelas, dan wakil kepala sekolah. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam telah menerapkan berbagai strategi untuk mengatasi tantangan distraksi digital, yaitu menetapkan aturan penggunaan gadget, monitoring kelas, memberikan konsekuensi bagi yang melanggar, mengadakan ice breaking, menggunakan metode yang bervariasi, menuangkan hal-hal yang lucu, menggunakan media pembelajaran serta pemberian motivasi dan penghargaan kepada peserta didik. Strategi tersebut mampu meningkatkan fokus, motivasi, dan keaktifan peserta didik, mengurangi pengaruh distraksi digital, serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih kondusif. Dengan demikian, strategi guru Pendidikan Agama Islam memberikan dampak positif terhadap efektivitas pembelajaran dan membantu peserta didik Generasi Z menggunakan teknologi digital secara lebih bijaksana dalam mendukung proses pembelajaran.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru Dalam Tahsin Al-Qur'an di TPQ Al-Ikhlas Surau Cubadak Tilatang Kamang

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi yang berjudul “Strategi Guru Dalam Tahsin Al-Qur’an di TPQ Al-Ikhlas Surau Cubadak Tilatang kamang” yang ditulis oleh Suci Kurniati dengan NIM 2122077, Program Studi Pendidikan Agama IslamFakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Latar belakang penelitian ini karena terdapat permasalahan yang terjadi di TPQ Al-Ikhlas Surau Cubadak Tilatang Kamang dimana masih rendahnya kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur’an, khususnya dalam pengucapan makharujul huruf serta kurangnya kedisiplinan dan perhatian siswa terhadap pembelajaran dan juga kurangnya dukungan dari orang tua yang menjadi foktor penghambat dalam pembelajaran Tahsin Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan motode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara, dan dokumentasi terhadap informan kunci yaitu pengurus dan guru TPQ Al-Ikhlas Surau Cubadak dan informan pendukung sebagian siswa TPQ Al-Ikhlas Surau Cubadak. Analisis data dilakukan dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan guru dalam Tahsin Al-Qur’an diantaranya strategi pembelajaran individu, srteategi Latihan berulang, strategi baca simak dan strategi pemberian motivasi. strategi tersebut diterapkan untuk membantu santri dalam belajar Al-Qur’an terutama dalam memperbaiki makharijul huruf, dan kelancaran bacaan. Faktor pendukung dalam pembelajaran Tahsin Al-Qur’an diantaranya ada niat dan semangat belajar siswa, kemampun yang dimiliki guru, dan ketersedian sarana dan prasarana yang memadai. Sedangkan faktor pengahambatnya meliputi kurangnya kedisiplinan siswa, minat siswa dalam belajar serta kurangnya dukungan dn pengawasan orang tua di rumah.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru PAI Dalam Meningkatkan Keefektifan Pembelajaran Melalui Identifikasi Keadaan Siswa (Entry Behavior) di SMPN 25 Kerinci

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Abel Yolanda IM. 2122215. Skripsi “Strategi Guru PAI Dalam Meningkatkan Keefektifan Pembelajaran Melalui Identifikasi Keadaan Siswa (Entry Behavior) di SMPN 25 Kerinci” Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi 2026 M/1447 H. Salah satu faktor penting yang memengaruhi keaktifan siswa dalam pembelajaran adalah pengenalan keadaan awal siswa atau entry behavior. Temuan peneliti menunjukan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam masih belum optimal. Sebagian siswa cenderung pasif, kurang berani bertanya, serta belum menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti pembelajaran. Kurangnya variasi media dan metode pembelajaran yang digunakan guru juga menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya keaktifan siswa. Tujuan penelitian dalam skripsi ini Adalah untuk mengetahui strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan keaktifan pembelajaran melalui identifikasi keadaan siswa (entry behavior) di kelas VII SMP Negeri 25 Kerinci, dan mengetahui faktor penghambat serta pendukung dalam penerapan strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini Adalah kualitatif. Adapun tempat dalam penelitian ini, SMP Negeri 25 Kerinci. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data terdiri dari guru PAI, siswa kelas VII, serta pihak terkait di lingkungan sekolah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji dengan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dalam meningkatkan keaktifan pembelajaran melalui identifikasi kondisi awal siswa dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu mengadakan diskusi singkat sebelum pembelajaran inti untuk mengetahui pemahaman awal siswa, menerapkan metode pembelajaran aktif seperti tanya jawab dan diskusi kelompok untuk mendorong partisipasi siswa, serta menyesuaikan metode pembelajaran dengan tingkat pemahaman siswa. Adapun faktor pendukung meliputi motivasi belajar siswa, penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, suasana kelas yang kondusif, serta ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Sementara itu, faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan awal siswa, keterbatasan waktu pembelajaran, rendahnya kepercayaan diri sebagian siswa, serta jumlah siswa yang cukup banyak dalam satu kelas. Hal ini juga sejalan dengan nilai filosofis dalam Q.S. An-Nahl ayat 43 yang mendorong peserta didik untuk aktif bertanya serta Q.S. Al-Baqarah ayat 286 yang menegaskan bahwa pembelajaran hendaknya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing individu. Kata Kunci: Strategi Guru PAI, Keaktifan Siswa, Entry Behavior

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru Fiqih Menanamkan Nilai Panca Cinta Melalui Kurikulum Berbasis Cinta di MIN Kota Bukittinggi

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tiara Ayu Wahyuni Nim:2121066. Skripsi “Strategi Guru Fiqih Dalam Menanamkan Nilai Panca Cinta Melalui Kurikulum Berbasis Cinta di MIN Kota Bukittinggi.” Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2026 M/1447H. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai karakter religius dan kemanusiaan dalam pembelajaran fiqih melalui Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menekankan nilai panca cinta, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul, cinta ilmu, cinta diri dan sesama, cinta lingkungan, serta cinta tanah air. Guru fiqih memiliki peran penting dalam mengintegrasikan nilai-nilai tersebut dalam proses pembelajaran agar tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga membentuk sikap dan perilaku peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru fiqih dalam menanamkan nilai panca cinta melalui Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada siswa kelas IV di MIN Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri dari guru fiqih, wakil kurikulum dan siswa di MIN Kota Bukittinggi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru fiqih dalam menanamkan nilai panca cinta dilakukan melalui integrasi nilai dalam materi pembelajaran fiqih, pembiasaan sikap religius dan sosial, keteladanan guru, serta penggunaan metode pembelajaran kontekstual yang mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari siswa. . Faktor pendukung meliputi kebijakan sekolah dalam penerapan Kurikulum Berbasis Cinta, keteladanan guru, serta lingkungan madrasah yang religius. Adapun faktor penghambat antara penggunaan gadget, lingkungan keluarga, dan pengaruh teman sebaya, serta perlunya adaptasi dalam penerapan kurikulim yang relative baru. .

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru Tahfizh Untuk Menumbuhkan Minat dan Motivasi Peserta Didik Dalam Menghafal Al-Qur'an Juz 30 di MTsn 1 Lima Puluh Kota

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Yusfa Sari, NIM: 2122337, Judul Skripsi “Stretegi Guru Tahfizh Untuk Menumbuhkan Minat dan Motivasi Peserta Didik Dalam Menghafal Al-Qur’an Juz 30 di MTsN 1 Lima Puluh Kota”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya rendahnya minat dan motivasi sebagian peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an Juz 30, yang ditandai dengan kurangnya konsistensi muroja’ah, setoran hafalan yang tidak teratur, serta mudahnya peserta didik merasa bosan dalam proses tahfidz. Kondisi ini menunjukkan pentingnya peran dan strategi guru tahfizh dalam menciptakan pembelajaran yang mampu menumbuhkan minat dan motivasi peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk strategi guru tahfizh dalam menumbuhkan minat dan motivasi peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an Juz 30 serta kendala yang dihadapi guru dan upaya dalam mengatasinya di MTsN 1 Lima Puluh Kota. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru tahfizh dan peserta didik kelas VIII D MTsN 1 Lima Puluh Kota. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, diperoleh temuan bahwa strategi guru tahfizh dalam menumbuhkan minat dan motivasi peserta didik meliputi: Memberikan motivasi religius, Memberikan contoh yang baik (uswatun hasanah), Menciptakan lingkungan belajar yang religius dan nyaman, menggunakan metode menghafal yang variatif dan menarik, Memberikan penghargaan dan apresiasi, pendekatan personal dan emosional, menetapkan jadwal serta target hafalan yang teratur, pelaksanaan muroja’ah dan evaluasi hafalan secara rutin, serta melakukan kerja sama dengan orang tua. Adapun kendala yang dihadapi guru tahfizh antara lain pengaruh lingkungan, rendahnya motivasi internal peserta didik, serta kurangnya konsistensi muroja’ah di rumah. Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan memberikan pendampingan intensif, kerja sama dengan orang tua, serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan dan bermakna. Dengan demikian, strategi guru tahfizh terbukti berperan penting dalam meningkatkan minat dan motivasi peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an Juz 30. ABSTRACT Yusfa Sari, NIM: 2122337, Thesis Title: "Tahfizh Teacher's Strategy to Grow Students' Interest and Motivation in Memorizing Al-Qur'an Juz 30 at MTsN 1 Lima Puluh Kota". This research was motivated by the persistent low interest and motivation of some students in memorizing Juz 30 of the Quran, characterized by a lack of consistent muroja'ah (recitation), irregular memorization, and the ease with which students become bored during the memorization process. This situation highlights the importance of the role and strategies of memorization teachers in creating learning that fosters student interest and motivation. Therefore, this study aims to determine the strategies used by memorization teachers to foster student interest and motivation in memorizing Juz 30 of the Quran, as well as the obstacles faced by teachers and their efforts to overcome them at MTsN 1 Lima Puluh Kota. This research is a qualitative study with a descriptive approach. The subjects consisted of memorization teachers and grade VIII D students at MTsN 1 Lima Puluh Kota. Data collection techniques included observation, in-depth interviews, and documentation. Data validity was validated using source and technique triangulation, while data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Based on the research and discussion, it was found that the strategies used by tahfizh teachers to foster student interest and motivation include: providing role models (uswatun hasanah), creating a religious and comfortable learning environment, providing spiritual motivation and advice, using varied and engaging memorization methods, providing rewards and appreciation, engaging in a personal and emotional approach, developing a regular memorization schedule and targets, conducting regular memorization sessions and evaluations, establishing a tahfizh circle, and instilling a sincere intention and love for the Quran. Obstacles faced by tahfizh teachers include environmental influences, low internal student motivation, and a lack of consistent home study sessions. Teachers' efforts to overcome these obstacles include providing intensive mentoring, collaborating with parents, and creating a more enjoyable and meaningful learning environment. Thus, the strategy of the tahfizh teacher has been proven to play an important role in increasing students' interest and motivation in memorizing Juz 30 of the Al-Qur'an. تجريدي يوسف ساري، نيم: ٢١٢٢٣٣٧، عنوان الأطروحة "استراتيجية معلم تحفيظة لتنمية اهتمام الطلاب وتحفيزهم في حفظ أجزاء القرآن ٣٠ في المدرسة الثانوية الحكومية ١ ليما بولوه كوتا” استُلهم هذا البحث من ضعف اهتمام بعض الطلاب وقلة دافعيتهم لحفظ الجزء ٣٠ من القرآن الكريم، والذي يتسم بنقص في انتظام التلاوة، وعدم انتظام الحفظ، وسهولة شعورهم بالملل أثناء عملية الحفظ. يُبرز هذا الوضع أهمية دور معلمي الحفظ واستراتيجياتهم في خلق بيئة تعليمية تُحفز اهتمام الطلاب ودافعيتهم. لذا، تهدف هذه الدراسة إلى تحديد الاستراتيجيات التي يستخدمها معلمو الحفظ لتعزيز اهتمام الطلاب ودافعيتهم لحفظ الجزء ٣٠ من القرآن الكريم، بالإضافة إلى العقبات التي يواجهها المعلمون وجهودهم المبذولة للتغلب عليها في مدرسة ليما بولوه كوتا الابتدائية رقم ١. هذا البحث دراسة نوعية ذات منهج وصفي. شملت عينة الدراسة معلمي الحفظ وطلاب الصف الثامن)د(في مدرسة ليما بولوه كوتا الابتدائية رقم ١ هذه الدراسة دراسة نوعية ذات منهج وصفي. شملت عينة الدراسة معلمي تحفيظ القرآن وطلاب الص الثامن )د( في المدرسة الثانوية الحكومية ١ ليما بولوه كوتا. تضمنت أساليب جمع البيانات الملاحظة، والمقابلات المعمقة، والتوثيق. تم التحقق من صحة البيانات باستخدام التثليث المصدري والتقني، بينما تم تحليل البيانات من خلال اختزالها، وعرضها، واستخلاص النتائج. هذه الدراسة دراسة نوعية ذات منهج وصفي. شملت عينة الدراسة معلمي تحفيظ القرآن وطلاب الص الثامن )د( في المدرسة الثانوية الحكومية ١ ليما بولوه كوتا. تضمنت أساليب جمع البيانات الملاحظة، والمقابلات المعمقة، والتوثيق. تم التحقق من صحة البيانات باستخدام التثليث المصدري والتقني، بينما تم تحليل البيانات من خلال اختزالها، وعرضها، واستخلاص النتائج. بناءً على نتائج البحث والمناقشة، تبين أن استراتيجيات معلمي تحفيظ القرآن لتعزيز اهتمام الطلاب وتحفيزهم تشمل: تقديم نماذج حسنة، وتهيئة بيئة تعليمية دينية مريحة، وتقديم التحفيز والإرشاد الروحي، واستخدام أساليب حفظ متنوعة وجذابة، وتقديم المكافآت والتقدير، والتعامل بأسلوب شخصي وعاطفي، ووضع جداول وأهداف منتظمة للحفظ، وإجراء دراسات وتقييمات دورية للحفظ، وإنشاء حلقة تحفيظ، وغرس النية الصادقة وحب القرآن. أما العقبات التي يواجهها معلمو تحفيظ القرآن فتشمل التأثيرات البيئية، وانخفاض الدافعية الذاتية لدى الطلاب، وعدم انتظام جلسات الدراسة المنزليةتشمل جهود المعلمين لتجاوز هذه العقبات تقديم إرشاد مكثف، والتعاون مع أولياء الأمور، وخلق بيئة تعليمية أكثر متعة وفائدة. ولذلك، فقد ثبت أن استراتيجيات الحفظ التي يتبعها المعلمون تلعب دورًا هامًا في زيادة اهتمام الطلاب وتحفيزهم على حفظ الجزء ٣٠ من القرآن الكريم

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengantisipasi Penyalahgunaan Media Sosial Pada Siswa Di UPTD SMPN 3 Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengantisipasi Penyalahgunaan Media Sosial Pada Siswa Di UPTD SMPN 3 Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota” yang ditulis oleh Nabila Zaskia Putri (NIM: 2121212), Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, tahun 2025 M/ 1447 H. Penelitian ini dilatarbelakangi dari perkembangan media sosial di kalangan siswa sangat memberikan pengaruh yang besar terhadap perilaku dan karakter siswa. Media sosial yang seharusnya dimanfaatkan untuk hal positif, justru sering disalahgunakan oleh sebagian siswa, seperti kecanduan game online, berkata kasar atau mengumpat di dunia maya, serta melakukan tindakan bullying baik di media sosial maupun di lingkungan sekolah. Fenomena ini menunjukkan perlunya peran aktif guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai akhlak mulia dan membimbing siswa agar mampu menggunakan media sosial secara bijak sesuai dengan ajaran Islam. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui dan mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam mengantisipasi penyalahgunaan media sosial pada siswa di UPTD SMPN 3 Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian adalah UPTD SMPN 3 Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota yang beralamatkan di Jorong Koto Mesjid Kenagarian Gunuang Malintang. Informan terdiri dari guru PAI sebagai informan kunci, serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan siswa kelas IX sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, metode, dan waktu. Sementara teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dalam mengantisipasi penyalahgunaan media sosial menerapkan tiga strategi utama, yaitu strategi preventif dilakukan dengan memberikan pemahaman agama, pembinaan akhlak, serta penjelasan tentang dampak negatif media sosial untuk mencegah siswa kecanduan game online, berkataa kasar, dan membully. Strategi kuratif dilakukan dengan memberikan bimbingan dan nasehat kepada siswa yang sudah terlibat penyalahgunaan media sosial melalui pendekatan personal dan pembinaan keagamaan. Strategi represif dilakukan dengan memberikan teguran, sanksi yang bersifat mendidik, serta kerja sama dengan orang tua untuk menindaklanjuti perilaku siswa.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi guru kelas dalam menumbuhkan rasa cinta kepada Allah dan Rasulullah melalui metode bercerita pada anak usia dini di RA alfalah nagari pilubang

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Strategi Guru Kelas Dalam Menumbuhkan Rasa Cinta Kepada Allah Dan Rasulullah Melalui Metode Bercerita Pada Anak Usia Dini Di RA Alfalah Nagari Pilubang”. Skripsi ini disusun oleh Fauzana Fadilla, NIM 2121015 Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh anak-anak usia dini memiliki keterbatasan dalam mempertahankan perhatian mereka untuk waktu yang lama. Mereka bisa cepat bosan atau terganggu dengan hal-hal di sekitar mereka, Setiap anak memiliki tingkat pemahaman yang berbeda terhadap cerita yang disampaikan. Beberapa mungkin lebih cepat memahami sementara yang lain membutuhkan waktu lebih lama atau memerlukan pendekatan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru kelas dalam menumbuhkan rasa cinta kepada Allah dan Rasulullah melalui metode bercerita pada anak usia dini di RA Alfalah Nagari Pilubang dan kendala yang dihadapi oleh guru kelas dalam menerapkan metode bercerita untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Allah dan Rasulullah pada anak usia dini di RA Alfalah Nagari Pilubang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini penulis melakukan penelitian di RA Alfalah Nagari Pilubang. Informan dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah RA Alfalah, Ibu Suryati, S.Pd, dan beberapa guru kelas yaitu Ibu Yulfanida, S.Pd, Ibu Weni Usman, S.Pd, dan Ibu Nilam Sari, S.Pd. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah data reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan guru dalam menumbuhkan rasa cinta kepada Allah dan Rasulullah antara lain dengan bercerita langsung menggunakan buku cerita yang mengandung nilai-nilai agama Islam, penggunaan ilustrasi dan gambar, papan flanel, serta media digital seperti HP atau laptop. Namun, guru menghadapi beberapa kendala dalam penerapan metode bercerita, seperti anak-anak yang mudah bosan jika cerita disampaikan tanpa gambar atau video, keterbatasan buku cerita dengan ilustrasi yang menarik, kurangnya sarana dan prasarana, serta kesulitan mempertahankan konsentrasi anak. Untuk mengatasi kendala ini, guru memanfaatkan media pendukung, membuat cerita yang sederhana dan menyentuh, melibatkan anak secara aktif dalam bercerita, mengaitkan cerita dengan kehidupan nyata, serta menciptakan suasana yang kondusif agar anak tetap fokus.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanamkan Karakter Disiplin Siswa Di SMA N 1 IV Koto. Kab. Agam.

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanamkan Karakter Disiplin Siswa Di SMA N 1 IV Koto IV Koto. Kab. Agam” yang ditulis oleh Dillah Suci Ananda NIM 2119191 Program studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2023. Latar belakangi penulis membahas permasalahan ini karena masih banyaknya siswa yang terlambat datang ke sekolah dan masuk kelas dalam mengikuti pembelajaran, masih banyak siswa yang mengumpulkan tugas tidak tepat waktu, bahkan ada siswa yang menukar buku temannya dan mengatakan kepada guru bahwa itu buku tugasnya, masih ada siswa yang berpakaian tidak rapi dan masih ada siswa yang melanggar peraturan di sekolah maupun di kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam penanaman karakter disiplin dan Apa kendala yang dihadapi Guru Pendidikan Agama Islam dalam penanaman karakter disiplin siswa. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang bersifat kualitatif. Deskriptif kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari perilaku yang diamati. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah guru Pendidikan Agama Islam di SMA N 1 IV Koto dan kepala sekolah, siswa, dan teman sejawat sebagai informan pendukung. Berdasarkan hasil Penelitian yang penulis lakukan tentang strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter disiplin siswa di SMA N 1 IV Koto. Kab. Agam yaitu dengan Pendidikan secara langsung diantaranya: 1) Keteladanan adalah guru memberikan contoh kepada siswa untuk berkarakter disiplin. 2) Anjuran adalah guru memberikan arahan untuk melakukan disiplin yang baik. 3) Latihan adalah guru melatih siswa dengan secara berulang-ulang. 4) Kompetisi adalah guru mendorong siswa agar berlomba-lomba untuk disiplin dalam belajar dan beribadah. 5) Pembiasaan adalah guru membiasakan siswa untuk berkarakter disiplin. Pendidikan secara tidak langsung diantaranya: 1) Larangan adalah guru memberikan larangan baik tulisan dan lisan. 2) Koreksi dan pengawasan adalah guru mengawasi dan mengoreksi karakter siswa agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif dan 3) Hukuman adalah guru memberikan hukuman kepada siswa yang melanggar aturan sekolah dan tidak berkarakter disiplin, hukuman yang diberikan bersifat mendidik dan tidak berbentuk kekerasan. Adapun kendala yang ditemukan dalam pembentukan karakter disiplin siswa yaitu dari keluarga, kurangnya minat siswa, dan kurangnya pemahaman ilmu siswa mengenai karakter disiplin.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Memotivasi Siswa mengerjakan Tugas di SMA N 1 Ampek Nagari

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini atas nama Yulyana, NIM 2118020, yang berjudul ”Pendidikan Agama Islam Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Memotivasi Siswa Mengerjakan Tugas di SMA N 1 Ampek Nagari”, maksud judul ini adalah penelitian yang menjelaskan strategi guru PAI Memotivasi Siswa mengerjakan Tugas di SMA N 1 Ampek Nagari. Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebagian siswa yang kurang maksimal dalam mengerjakan tugas yang diberikan, dan selama proses pembelajaran berlansung adan sebagian siswa yang aktif dalam proses pembelajaran. Pada saat siswa diberikan tugas mandiri hampir sebagian siswa yang tidak mengumpulkan. Sedangkan untuk tugas yang diberikan secara kelompok, hanya siswa yang biasa aktif saja yang mengerjakan sementara yang lainnya tidak ikut mengerjakan tugas karena malas dan alasan lainya, rasa ingin tahu peserta didik masih rendah, tidak ingin mencapai nilai baik dan terbaik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam bahkan masih banyak siswa yang tidak fokus pada saat guru mengajar. Salah satunya dilihat dari banyaknya anak didik yang jenuh dalam mendapatkan materi yang tersaji dari pendidik merupakan lantaran pendidik sangat mononton pada saat menyampaikan materi tersebut. Hal ini yang wajib diperhatikan oleh pendidik setiap pendidik mengajar. Bagaimana pengunaan strategi pembelajaran yang menyenangkan anak didik, sehingga minat belajar mereka semakin baik dan mereka sanggup tahu materi yang disampaikan gurunya. Oleh karena itu, kreaktifitas seorang pendidik pada mengajar sangat dibutuhkan dalam anak didik. Penelitian ini berlokasi di SMA N 1 Ampek Nagari, kabupaten Agam dengan objek masalah yaitu Strategi guru Pendidikan Agama Islam Memotivasi Siswa Mengerjakan Tugas di SMA N 1 Ampek Nagari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualititatif deskriptif, dalam mengumpulkan data peneliti mengunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisisnya peneliti menggunakan langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa bahwa Strategi guru meningkatkan Motivasi Siswa mengerjakan tugas di SMA N 1 Ampek Nagari kurang maksimal karena selama proses pembelajaran berlansung masih banyak siswa yang lalai akan tugas yang diberikan, selama proses pembelajaran berlansung dengan diskusi bahkan ada sebagian kelompok yang tidak mengerjakan tugas kelompoknya, sedangkan dalam bentuk pengumpulan tugas catatan masih ada siswa yang telat diluar dari waktu yang ditetapkan oleh gurunya, sedangkan guru sudah melakukan dengan cara menyampaikan materi cukup baik, sesuai sasaran namun dengan metode yang digunakan berupa metode ceramah, diskusi, Tanya jawab, hafalan, serta metode penungasan dengan cara penyampaianya memberikan pujian, apresiasi dengan nilai serta dengan memberikan motivasi yang dapat membangun peserta didik.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail