Abstrak
Skripsi ini berjudul “Hubungan Keaktifan Berorganisasi dengan Motivasi Belajar Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi” yang disusun oleh Ikhsani Azizah2122277. Program studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bahwa mahasiswa yang aktif dalam organisasi kemahasiswaan menunjukkan perilaku belajar yang lebih positif dibandingkan dengan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi, meskipun terdapat pula sebagian mahasiswa aktif organisasi yang mengalami penurunan fokus akademik akibat padatnya kegiatan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui hubungan keaktifan berorganisasi dengan motivasi belajar mahasiswa, dan mengetahui seberapa besar hubungan keaktifan berorganisasi dengan motivasi belajar mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam Angkatan 2023 UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa PAI Angkatan 2023 yang berjumlah 404 orang, dengan sampel sebanyak 101 responden yang ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang terdiri dari 16 butir pernyataan untuk variabel Keaktifan Berorganisasi (X) dan 18 butir pernyataan untuk variabel Motivasi Belajar (Y). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Product Moment Pearson, dan uji t dengan bantuan SPSS versi 26, setelah terlebih dahulu melalui uji normalitas dan uji linieritas sebagai prasyarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat keaktifan berorganisasi mahasiswa PAI Angkatan 2023 berada pada kategori tinggi dengan persentase 54,46% dan nilai rata-rata 54,61; (2) tingkat motivasi belajar mahasiswa berada pada kategori tinggi dengan persentase 49,50% dan nilai rata-rata 63,01; (3) terdapat hubungan yang positif, kuat, dan signifikan antara keaktifan berorganisasi dengan motivasi belajar, dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi r = 0,953 (kategori sangat kuat), nilai Sig. = 0,000 α = 0,05, dan nilai t hitung = 31,234 > t tabel = 1,984, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima; (4) besar kontribusi keaktifan berorganisasi terhadap motivasi belajar adalah 90,8%. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat keaktifan mahasiswa dalam berorganisasi, maka semakin tinggi pula motivasi belajarnya.