Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Studi Putusan Itsbat Nikah dan Talak Pada Pengadilan Agama Bukittinggi Dan Batusangkar Perspektif Mashlahah

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Islam•13 dilihat · 7 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Tesis ini berjudul “Studi Putusan Itsbat dan Talak Pada Pengadilan Agama Bukittinggi dan Batusangkar Perspektif Mashlahah” ditulis oleh Zulkifli Firdaus, NIM 10122001 Program Studi Hukum Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Pernikahan dibawah tangan atau yang lazimnya pernikahan siri masih marak dalam masyarakat Islam di Indonesia, sehingga persoalan muncul bila pasangan suami isteri terjadi perselisihan dan pertengkaran yang berujung pada perceraian akan kesulitan untuk mengajukan gugatan perceraian karena tidak adanya bukti pernikahan dalam bentuk akta nikah. Meskipun Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentan Perkawinan dan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam di Indonesia, membuka ruang adanya itsbat nikah, namun dalam persoalan itsbat nikah juga sering ditemukan adanya persyaratan sahnya suatu pernikahan yang tidak terpenuhi. Dalam penerapan suatu hukum harus terpenuhi keadilan, kemanfaatn dan kepastian hukum. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menaganalisis putusan Pengadilan Agama Bukittinggi dan Batusangkar dari perspektif mashlahah berkaitan gugatan perceraian kumulasi itsbat nikah yang pernikahan tersebut tidak memenuhi persyaratan sah pernikahan menurut ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan Kompilasi Hukum Islam di Indonesia. Metode penelitian ini adalah metode penelitian hukum normative, yang berfokus pada masalah hukum dalam yuridiksi tertentu, dengan tujuan untuk mendeskripsikan penerapan hukum positif dan norma hukum melalui analisis hukum. Data primer dalam penelitian ini bersumber dari data asli seperti Putusan Pengadilan Agama Bukittinggi Nomor 425/Pdt.G/2022/PA.Bkt dan Putusan Pengadilan Agama Batusangkar Nomor 308/Pdt.G/2023/PA.Bsk serta wawancara dengan hakim terkait. Data sekunder dalam penelitian ini diperoleh dari studi kepustakaan dan dokumen hukum. Tekni pengumpulan data melalui metode library research, taitu studi Pustaka yang mencakup buku, jurnal, dan dokumen hukum. Data dianalisis secara sistematis dengan metode deskriptif analitis komparatif, yang melibatkan perbandingan antara dua atau lebih objek penelitian dari berbagai aspek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan putusan Hakim Pengadilan Agama Bukittinggi dan Pengadilan Agama Batusangkar dalam perkara cerai gugat kumulasi itsbat nikah disebabkan berbedanya Hakim dalam menjatuhkan putusan akhir, hal tersebut terlihat dalam amar putusan. Putusan Pengadilan Agama Bukittinggi mencantumkan amar tentang itsbat nikah sedangkan Putusan Pengadilan Agama Batusangkar tidak mencantumkan amar tersebut. Dalam perspektif mashlahah, kedua putusan tersebut sama-sama mempertimbangkan mashlahah karena kasus tersebut dalam bentuk al-mashlahah al-dharuriyah, adanya kebutuhan pokok yang sifatnya dharurah yaitu memelihara jiwa dan keturunan, sehingga putusan tersebut mengabulkan itsbat nikah hanya semata-mata untuk proses perceraian.

Kata kunci

Itsbat Nikah, Perceraian, Mashlahah

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Studi Putusan Itsbat Nikah dan Talak Pada Pengadilan Agama Bukittinggi Dan Batusangkar Perspektif Mashlahah2025 · oai:ais:skripsi:16936

Publikasi terkait