Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2020Versi 1

PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PERKAWINAN WANITA HAMIL DI LUAR NIKAH (Studi Kasus di Nagari Kinali Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah)•8 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini ditulis oleh Meri Handayani, Nim: 1116.020 dengan judul: Persepsi Masyarakat tentang Perkawinan Wanita Hamil di Luar Nikah (Studi Kasus di Nagari Kinali Kec. Kinali Kab. Pasaman Barat), Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, IAIN Bukittinggi. Adapun latar belakang penulis melakukan penelitian ini karena banyaknya remaja yang melakukan pernikahan yang sebelumnya didahului dengan perzinaan dan kemudian hamil. Hal inilah yang membuat penulis tertarik untuk meneliti bagaimana kawin hamil di luar nikah dan bagaimana persepsi masyarakat dengan fenomena perkawinan wanita hamil di luar nikah yang terjadi di Nagari Kinali, Kec. Kinali, Kab. Pasaman barat. Perkawinan wanita hamil karena zina ini datanya meningkat dari tahun 2015 sampai dengan 2017 dan terjadi sedikit penurunan pada tahun 2018. Secara data jumlah perkawinan hamil di luar nikah tersebut dari tahun 2015 sampai dengan 2018 berjumlah 99 orang. Ini lah yang memotivasi penulis untuk melakukan penelitian dan kajian lebih dalam. Dalam skripsi ini, penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (field research), yaitu sebuah penelitian yang dilakukan secara langsung terhadap peristiwa dan data-data yang ada dilapangan. Adapun sumber data penelitian ini terdiri dari sumber data primer yaitu diperoleh dari observasi dan hasil wawancara dengan masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelaku kawin hamil di luar nikah, dan keluarga pelaku kawin hamil di luar nikah, dan juga sumber data sekunder yang dapat diperoleh melalui studi kepustakaan seperti Al-Qur’an dan hadis serta Undang-Undang Perkawinan No 1 Tahun 1974 dan KHI. Dari penelitian ini penulis menemukan bahwa Perkawinan wanita hamil di luar nikah yang terjadi di Nagari Kinali dalam sebulan terdapat 2 sampai 3 pasang yang melangsungkan perkawinan hamil di luar nikah dari 30 pasang yang melangsungkan perkawinan. Persepsi masyarakat tentang perkawinan hamil di luar nikah menurut sebagian masyarakat Nagari Kinalisudah mulai memahami tentang perkawinan wanita hamil di luar nikah dan tidak mengulang kembali pernikahannya jika anak yang dikandung telah dilahirkan. Namun, sebagian lagi masih beranggapan bahwa jika anak telah dilahirkan, maka pernikahannya harus diulang kembali disebabkan ini sudah menjadi tradisi di masyarakat.

Kata kunci

persepsi, masyarakat, perkawinan, wanita hamil di luar nikah, kinali

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PERKAWINAN WANITA HAMIL DI LUAR NIKAH (Studi Kasus di Nagari Kinali Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat)2020 · oai:ais:skripsi:6623

Publikasi terkait