Abstrak
Yuriska Yusy Rahmah Santi, NIM 2512.065 Judul Skripsi, Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi Di Kelas XI Jurusan IPS Di SMA Negeri 1 Canduang. Jurusan Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Bukittinggi, 2016. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Teknologi Informasi dan Komunikasi siswa kelas XI IPS di SMA N 1 Canduang. Hal ini terlihat dari nilai ujian akhir semester siswa masih ada yang di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal yang ditetapkan oleh sekolah. Diantara penyebabnya adalah metode yang digunakan oleh guru masih berupa metode ceramah. Dimana guru menjadi satu–satunya sumber belajar dan siswa hanya mengikuti instruksi dari guru tersebut. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar Teknologi Informasi dan Komunikasi siswa adalah dengan menggunakan Metode Cooperative Tipe Time Games Tournament lebih baik daripada yang menggunakan pembelajaran konvensional. Sedangkan hipotesis dalam penelitian ini adalah hasil belajar TIK. siswa yang menggunakan metode cooperative tipe Teams Games Tournament lebih baik dari hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang kuantitatif yang bersifat eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas XI IPS SMA N 1 Canduang tahun pelajaran 2017 / 2018 yang terdiri dari 3 lokal dan diambil 2 lokal untuk dijadikan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas XI IPS1 sebagai kelas eksperimen yang terdiri dari 21 siswa dan XI IPS2 sebagai kelas kontrol yang terdiri dari 21 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar berupa soal objektif sebanyak 25 butir soal yang telah diuji cobakan. Hasil penelitian ini dapat dilihat dari uji t dengan menggunakan data nilai akhir siswa. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata hasil tes akhir siswa dengan menggunakan model pembelajaran cooperative tipe teams games tournament (77,1) lebih tinggi dari pada pembelajaran konvensional (73,3). Setelah dilakukan uji t pada taraf siginifikan 0,05, didapat thitung= 1,74 dan ttabel = 1,683 (thitung>ttabel) maka hipotesis diterima. Dari analisis penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pembelajaran menggunakan model pembelajaran cooperative tipe teams games tournament dengan pembelajaran konvensional.