2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi atas nama Nabila Agustia, Nim 4322048, berjudul “STRATEGI KOMUNIKASI PIMPINAN DI DINAS PERKIM LH KOTA PADANG PANJANG” pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026 Penelitian ini dilakukan untuk melihat seberapa pentingnya peranan pemimpin dalam mengatur kerja dan kedisiplinan pegawai agar tujuan organisasi tercapai. Masalah utama yang ditemukan adalah berkurangnya jumlah petugas kebersihan secara drastis dari 185 orang menjadi 85 orang, yang membuat beban kerja bertambah dan koordinasi sering terhambat, terutama saat ada acara besar di kota. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana cara pimpinan berkomunikasi dalam membangun kinerja petugas kebersihan serta apa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data akan diambil melalui pengamatan secara langsung (observasi), wawancara mendalam dengan informan kunci dan informan tambahan, serta pengumpulan melalui dokumen yang terkait. Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa: (1) Strategi komunikasi pimpinan dilakukan dengan memberikan perintah langsung agar tidak terjadi salah paham, serta menggunakan cara yang santai tapi tegas (seperti menyelipkan humor) agar hubungan kerja tetap harmonis. Pimpinan juga memilih menegur pegawai secara pribadi (empat mata) jika ada kesalahan sensitif supaya pegawai tetap merasa dihargai. (2) Faktor pendukungnya adalah kemampuan pimpinan dalam membangun rasa percaya dan memberikan motivasi. Sedangkan faktor penghambatnya adalah beban kerja yang terlalu berat karena kurangnya personel, serta kurangnya komitmen dan kerja sama tim dalam situasi yang mendesak.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan standar pengakuan pendapatan dari PSAK sebelumnya menjadi PSAK 115 yang merupakan adopsi dari IFRS 15 tentang Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan. Penerapan PSAK 115 mengubah mekanisme pengakuan pendapatan dari pendekatan berdasarkan progres penyelesaian menjadi berdasarkan pemenuhan kewajiban pelaksanaan (performance obligation). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kebijakan pengakuan pendapatan, perubahan pos-pos laporan keuangan, pengaruh perbedaan model bisnis, serta dampak implementasi PSAK 115 terhadap kinerja keuangan PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis dokumen (documentary analysis). Data yang digunakan berupa laporan keuangan tahunan dan Catatan atas Laporan Keuangan (CALK) PT Agung Podomoro Land Tbk dan PT Summarecon Agung Tbk periode 2019-2024. Analısıs difokuskan pada perubahan kebijakan pengakuan pendapatan, reklasifikasi akun, serta dampaknya terhadap rasio Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Debt to Assets Ratio (DAR), dan Debt to Equity Ratio (DER). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PSAK 115 mengubah waktu pengakuan pendapatan, reklasifikasi uang muka pelanggan menjadi liabilitas kontrak, serta memengaruhi penyajian beberapa pos laporan keuangan Dampak implementasi PSAK 115 berbeda pada masing-masing perusahaan karena dipengaruhi oleh karakteristik model bisnis dan struktur pendapatannya PT Agung Podomoro Land Tbk mengalami dampak yang lebih besar akibat ketergantungan pada penjualan proyek apartemen dan mixed-use yang bergantung pada waktu serah terima unit, sedangkan PT Summarecon Agung Tbk menunjukkan kinerja yang relatif lebih stabil karena memiliki pendapatan berulang (recurring income) dari pusat perbelanjaan, hotel, dan properti investasi Implementasi PSAK 115 memberikan dampak yang lebih signifikan terhadap rasio profitabilitas (ROA dan ROE) dibandingkan rasio solvabilitas (DAR dan DER). Perubahan DAR dan DER lebih mencerminkan perubahan penyajian akuntansi akibat pengakuan liabilitas kontrak daripada peningkatan risiko pendanaan perusahaan
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi yang berjudul „„Dampak Transformasi Digital Terhadap Pelayanan Nasabah Unit Pegadaian Syariah Simpang Haru Padang’’ yang di tulis oleh Putri Nabila, dengan nim 332217, Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi informasi yang mendorong lembaga keuangan syariah, termasuk Pegadaian Syariah, untuk menghadirkan layanan berbasis digital melalui Aplikasi Pegadaian Digital Syariah (PDS). Meskipun jumlah pengguna aplikasi ini terus meningkat dari tahun 2021 hingga 2025, penerapannya di UPS Simpang Haru Padang masih menghadapi kendala, terutama pada nasabah lansia yang memiliki keterbatasan literasi digital serta pengguna perangkat iOS yang belum sepenuhnya terfasilitasi. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini berfokus pada dua rumusan masalah, yaitu bagaimana bentuk transformasi digital terhadap pelayanan nasabah dan bagaimana dampaknya terhadap mutu pelayanan di unit tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk transformasi digital yang diterapkan serta mengetahui dampaknya terhadap kepuasan dan pengalaman nasabah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, dilaksanakan di UPS Simpang Haru Padang. Sumber data terdiri atas data primer dari wawancara dengan pimpinan unit, staf pelayanan, dan nasabah, serta data sekunder berupa dokumen internal dan laporan tahunan perusahaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital terwujud melalui digitalisasi proses layanan, informasi, dan akad, yang berdampak positif pada kecepatan, transparansi, dan inklusi keuangan, namun juga menimbulkan tantangan berupa kesenjangan literasi digital, risiko keamanan siber, dan berkurangnya interaksi personal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi digital meningkatkan efisiensi pelayanan secara signifikan, tetapi memerlukan strategi mitigasi agar layanan tetap inklusif bagi seluruh segmen
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul "Analisis Kepuasan Nasabah Pada Fitur Pengguna Qris Di Aplikasi Ollin Bank Nagari Kcp Syariah Bukittinggi." yang ditulis oleh Nabila Saputri, NIM 3322127, Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya penggunaan pembayaran digital melalui fitur Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada aplikasi Ollin Bank Nagari KCP Syariah Bukittinggi. Meskipun penggunaan fitur QRIS terus meningkat, masih ditemukan berbagai kendala yang berkaitan dengan kinerja sistem, pemahaman pengguna, serta stabilitas layanan yang dapat memengaruhi tingkat kepuasan nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan nasabah terhadap penggunaan fitur QRIS pada aplikasi Ollin Bank Nagari KCP Syariah Bukittinggi, mengetahui tingkat pemahaman nasabah dalam menggunakan fitur QRIS, serta menganalisis kinerja sistem QRIS dalam memengaruhi kepuasan nasabah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh orang nasabah pengguna fitur QRIS pada aplikasi Ollin Bank Nagari KCP Syariah Bukittinggi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Selain wawancara, data juga diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum nasabah merasa puas terhadap penggunaan fitur QRIS pada aplikasi Ollin karena mampu memberikan kemudahan, kepraktisan, efisiensi waktu, serta mendukung kebutuhan transaksi sehari-hari. Namun demikian, masih ditemukan berbagai keluhan terkait kinerja sistem seperti keterlambatan transaksi, lambatnya respons aplikasi, kegagalan transaksi, keterlambatan notifikasi, dan gangguan sistem pada waktu tertentu. Penelitian ini juga menemukan bahwa pemahaman nasabah terhadap penggunaan dasar fitur QRIS tergolong cukup baik, tetapi sebagian nasabah masih mengalami kesulitan ketika menghadapi kendala teknis dan belum memahami secara optimal prosedur penyelesaian masalah yang terjadi saat bertransaksi. Selain itu, kinerja sistem QRIS dinilai cukup baik dalam mendukung aktivitas transaksi digital, tetapi stabilitas, kecepatan, dan keandalan sistem masih perlu ditingkatkan untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih optimal.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Qoriatun Nabila, NIM 4122022. Judul Skripsi: “Konsep Tabayyun dalam Al-Qur’an sebagai Penanggulangan Disinformasi Data.” Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Tahun 2026. Perkembangan teknologi informasi dan media sosial sudah membawa kemudahan dalam memperoleh dan menyebarkan informasi secara cepat. Namun, seiring mudahnya dalam memperoleh informasi juga dapat menimbulkan masalah yang serius, yaitu maraknya disinformasi data. Disinformasi data adalah penyebaran informasi palsu yang sengaja dibuat untuk menyesatkan publik. Fenomena ini mengharuskan adanya dasar etika dan norma dalam menyikapi informasi yang beredar di masyarakat. Salah satu konsep penting sudah ada dalam Al-Qur’an yang relevan dengan persoalan tersebut yaitu tabayyun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan jenis library research. Pendekatan yang digunakan adalah maudhu’i, dengan mengkaji ayat-ayat tabayyun dengan melihat dari tiga tafsir lintas zaman yaitu, AthThabari, Asy-Syaukani dan Sayyid Quthb. Data dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif-analitis untuk memahami konsep tabayyun serta keterkaitannya dengan masalah yang ada pada media sosial yaitu disinformasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep tabayyun dalam Al-Qur’an bukan hanya memiliki makna kejelasan dan kebenaran saja, tetapi juga mengandung perintah untuk melakukan verifikasi, klarifikasi dan kehati-hatian dalam menerima dan menyebarkan informasi. Prinsip-prinsip tabayyun yang dijelaskan oleh mufasir tersebut relevan untuk dijadikan landasan dalam menanggulangi disinformasi data, khususnya dalam konteks komunikasi dan interaksi di era digital.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hafifah Salsa Nabila, NIM. 2522271, “Hubungan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan Hasil Belajar Siswa Kelas VII pada Mata Pelajaran Informatika di SMPN 5 Bukittinggi”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026.
Hasil belajar merupakan tolok ukur keberhasilan proses pembelajaran yang mencerminkan penguasaan peserta didik terhadap pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Pencapaian hasil belajar yang optimal diduga berkaitan dengan penerapan pembelajaran mendalam (deep learning), yaitu pendekatan belajar yang menekankan prinsip meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang signifikan antara pembelajaran mendalam (deep learning) dengan hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran Informatika di SMP Negeri 5 Bukittinggi.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 185 siswa kelas VII, dengan sampel sebanyak 112 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin melalui teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert untuk mengukur variabel pembelajaran mendalam (X) dan dokumentasi nilai untuk memperoleh data hasil belajar siswa (Y). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program IBM SPSS versi 25.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pembelajaran mendalam (deep learning) dengan hasil belajar siswa, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (0,000 < 0,05), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Namun, nilai koefisien korelasi Pearson sebesar -0,508 menunjukkan bahwa hubungan kedua variabel berarah negatif dengan tingkat keeratan sedang, artinya semakin tinggi skor pembelajaran mendalam siswa pada angket, cenderung semakin rendah nilai hasil belajarnya, begitu juga sebaliknya. Arah negatif ini tidak berarti pembelajaran mendalam menyebabkan turunnya hasil belajar, karena penelitian ini hanya melihat hubungan (korelasi), bukan sebab-akibat. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,258 menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam (deep learning) menyumbang sekitar 25,8% terhadap variasi hasil belajar siswa, sedangkan 74,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini, seperti motivasi belajar, minat belajar, kemampuan awal, dan lingkungan belajar.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ملخص البحث نابيلا بوتري، رقم التسجيل: ۲۲۲۲۰۳۲ بالموضوع تطبيق نموذج التعليم والتعلم السياقي في تعليم اللغة العربية بكتاب دروس اللغة العربية الجزء الأول في معهد ليمو جوراي الديني آغام". قسم تعليم اللغة العربية كلية التربية والعلوم التعلمية جامعة الشيخ محمد جميل جمبك الإسلامية الحكومية بوكيت تنجي. يعتمد تعليم اللغة العربية في الصف السابع على كتاب دروس اللغة العربية الجزء الأول مصدرا رئيسيا للتعلم. ومع ذلك، لا تزال الطالبات المبتدئات يواجهن صعوبات في فهم المفردات وتراكيب الجمل واستخدامها في حياتهن اليومية. ولذلك، يطبق المعلم نموذج التعليم والتعلم السياقي الربط المادة بخبرات الطالبات وحياتهن اليومية. وتهدف هذه الدراسة إلى معرفة تطبيق نموذج التعليم والتعلم السياقي وقدرة الطالبات على اللغة العربية بعد تطبيقه. استخدم هذا البحث المنهج الكيفي من نوع البحث الوصفي. وجمعت البيانات الأولية من معلم اللغة العربية والطالبات باستخدام الملاحظة والمقابلة والوثائق وحللت البيانات من خلال تنقية البيانات، وعرضها، واستخلاص النتائج، واختبرت صحة البيانات باستخدام تثليث المصادر وتثليث أساليب جمع البيانات. أظهرت نتائج البحث أن تطبيق نموذج التعليم والتعلم السياقي في تعليم اللغة العربية بكتاب دروس اللغة العربية الجزء الأول قد نفذ بصورة جيدة من خلال مراحل التخطيط والتنفيذ والتقويم وذلك بربط المادة التعليمية بسياق الحياة اليومية للطالبات. كما أظهرت قدرة الطالبات في اللغة العربية من خلال تطبيق نموذج التعليم والتعلم السياقي تطورا جيدا إلى حد ما، ولا سيما في مهارة الكلام ومهارة الكتابة، وقد أصبحت الطالبات قادرات على استخدام المفردات، والإجابة عن الأسئلة شفهيا، وتكوين الجمل والفقرات البسيطة، مع احتياجهن إلى مزيد من التوجيه في إتقان المفردات، واستخدام الحركات وبناء الجمل وفقا لقواعد اللغة العربية. الكلمات المفتاحية: نموذج التعليم والتعلم السياقي تعليم اللغة العربية، كتاب دروس اللغة العربية الجزء الأول، مهارة الكلام، مهارة الكتابة.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “Perilaku Komunikasi Antarbudaya Dalam Tradisi Fame’e Fangasi Suku Nias Di Korong Kasiak Putiah, Padang Pariaman”, karya yang ditulis atas nama Aesha Nabila Putri NIM. 4322060 dengan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah untuk membahas bentuk perilaku komunikasi antarbudaya orang Nias di Korong Kasiak Putiah dan faktor penghambat serta faktor pendukung dalam komunikasi antarbudaya yang ada di Korong Kasiak Putiah, Padang Pariaman. Adapun tujuan dalam penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk perilaku komunikasi antarbudaya dalam tradisi fame’e fangasi suku Nias di Korong Kasiak Putiah, Padang Pariaman dan bagaimana faktor penghambat serta faktor pendukung komunikasi antarbudaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini berada di Korong Kasiak Putiah, Nagari Singguliang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat. Data yang didapatkan kemudian diolah melalui proses reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun yang menjadi sumber data/informan dalam penelitian ini adalah perangkat Korong, Ketua Anak Nias, perangkat Nagari, perangkat KAN, dan masyarakat. Hasil penelitian adalah Pertama, bentuk perilaku komunikasi antarbudaya dalam tradisi fame’e fangasi suku Nias di Korong Kasiak Putiah, Padang Pariman yang terdiri dari komunikasi verbal seperti penggunaan bahasa lisan, pemilihan kata, gaya berbicara, dan intonasi sedangkan komunikasi nonverbal seperti ekspresi wajah, gerakan tubuh, dan jarak fisik. Kedua, Faktor penghambat dan faktor pendukung komunikasi antarbudaya tradisi fame’e fangasi suku Nias di Korong Kasiak Putiah, Padang Pariman yang terdiri dari faktor penghambat seperti hambatan sosial, hambatan semantis, prasangka sosial, dan perbedaan persepsi sedangkan faktor pendukung seperti kemampuan berkomunikasi, sikap saling menerima perbedaan, dan kesediaan untuk beradaptasi.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “Penetapan Hakim Yang Kontradiktif Mengenai Isbat Nikah dan Asal Usul Anak Perspektif Maslahahh (Studi di Pengadilan Agama Painan)”, yang disusun oleh Ramadani Nabila, NIM 1122.139, Program Studi Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya dua penetapan yang kontradiktif di Pengadilan Agama Painan, yaitu Penetapan Nomor 105/Pdt.P/2025/PA.Pn yang menolak permohonan isbat nikah karena cacat rukun wali, dan Penetapan Nomor 162/Pdt.P/2025/PA.Pn yang mengabulkan permohonan asal usul anak dari perkawinan yang sama, meskipun kedua permohonan diajukan oleh pasangan yang sama. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai inkonsistensi pertimbangan hakim antara kedua perkara tersebut. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan permohonan asal usul anak serta menilai inkonsistensi penetapan hakim antara perkara isbat nikah dan asal usul anak dari perspektif mashlahah.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer diperoleh dari wawancara langsung dengan majelis hakim yang menangani kedua perkara serta salinan penetapan Pengadilan Agama Painan Nomor 105/Pdt.P/2025/PA.Pn dan Nomor 162/Pdt.P/2025/PA.Pn. Data sekunder bersumber dari peraturan perundang-undangan, Kompilasi Hukum Islam, jurnal ilmiah, skripsi terdahulu, serta berbagai literatur hukum Islam yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan metode induktif dan dianalisis menggunakan konsep mashlahah dalam hukum Islam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perkara isbat nikah, hakim menolak permohonan karena perkawinan tidak memenuhi rukun wali nikah, sesuai KHI dan pendapat mazhab Syafi'i serta Maliki. Selain itu dalam maslahah penolak permohonan karena cacat wali, yang merupakan penerapan maslahah mu'tabarah yaitu kemaslahatan yang diakui syarit karena bersumber dari dalil-dalil ynag jelas, ini bertujuan untuk menjaga kepastian hukum dan mencegah pelanggaran rukun nikah.
Dalam alam perkara asal usul anak, hakim mengabulkan permohonan dengan alasan anak lahir dalam keadaan fitrah dan tidak boleh dirugikan akibat kesalahan orang tuanya, sejalan dengan asas nemo commodum capere potest de injuria sua propria (seseorang tidak boleh dibebani kerugian akibat perbuatan melanggar hukum yang dilakukan oleh orang lain). Hakim mengabulkan permohonan asal usul anak dengan mendasarkan pada maslahah dharuriyah (kebutuhan primer), yaitu melindungi keturunan (hifz al-nasl) agar anak tidak kehilangan hak identitas, nafkah, dan waris akibat kesalahan orang tuanya.. Hakim juga merujuk pada pendapat Wahbah az-Zuhaili bahwa perkawinan fasid tetap menjadi sebab penetapan nasab. Penolakan isbat nikah menjaga kemaslahatan umum berupa kepastian hukum, sedangkan pengabulan asal usul anak melindungi kemaslahatan anak yang tidak bersalah. Dengan demikian, meskipun hakim kontradiktif perkara isbat nikah dan asal usul anak namun telah sesuai dengan prinsip maslahah.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Nabila Nim 2122021 Judul Skripsi: ”Keterlibatan Guru PAI-BP Dalam Pelaksanaan Kokurikuler Untuk Mewujudkan Profil Lulusan Di SMAN 1 Rao Kabupaten Pasaman”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya minat peserta didik di SMAN 1 Rao untuk mempelajari dan memahami makna kokurikuler pada tema kearifan lokal, nilai-nilai yang ada pada tradisi lokal dan di ranah minangkabau dikarenakan peserta didik yang terpengaruh oleh budaya luar yang ada di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran atau keterlibatan guru PAI-BP dalam mengajarkan peserta didik untuk memahami kokurikuler pada tema kearifan lokal dan menanamkan nilai-nilai yang ada pada tradisi lokal dan di ranah minangkabau kepada peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode penelitian kualitatif deskriptif adalah jenis penelitian yang mendeskripsikan atau menggambarkan suatu masalah. Penelitian deskriptif bertujuan untuk mendeskripsikan suatu populasi, situasi atau fenomena secara akurat dan sistematis. Cara memperoleh data pada penelitian deskriptif-kualitatif yaitu dengan caradikumpulkan melalui observasi atau pengamatan langsung, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk keterlibatan guru PAI-BP dalam perencanaan kokurikuler. Guru PAI-BP terlibat aktif dalam tahap perencanaan kokurikuler melalui forum rapat koordinasi bersama kepala sekolah dan para guru lainnnya. Keterlibatan ini mencakup kontribusi dalam pembentukan tim kerja, penentuan tema dan topik kokurikuler berbasis konteks keraifan lokal dan adat minangkabau, penyusunan alokasi waktu pelaksanaan, persiapan ketersediaan sarana- prasarana yang dibutuhkan dalam proses kegiatan kokurikuler. Bentuk keterlibatan guru PAI-BP dalam pelaksanaan kokurikuler Dalam pelaksanaan tema kokurikuler “kearifan lokal, membuat rendang pakis”, guru PAI-BP berperan sebagai fasilitator, pembimbing dan motivator. Guru PAI-BP berhasil mengintegrasikan nilai-nilai spiritual keagamaan, nilai-nilai adat minangkabau dengan mengaitkan materi kokurikuler (memasak rendang pakis) dengan meneladani kisah berdagang Nabi Muhammad Saw. yang menekankan sifat jujur, amanah, tanggung jawab serta orientasi pada keberkahan, bukan hanya melihat keuntungan semata. Selain itu, guru PAI-BP mendampingi langsung praktik kokurikuler dan melakukan penilaian perkembangan karakter siswa yang nantinya akan dilampirkan pada rapor siswa. Faktor pendukung kokurikuler yaitu adanya materi ajar, ketersediaan alat, sarana-prasarana sekolah yang memadai, manajemen penjadwalan yang konsisten dan sesuai serta dukungan dari kepemimpinan kepala sekolah yang optimal. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kurangnya minat peserta didik di SMAN 1 Rao untuk mempelajari dan memahami makna kokurikuler pada tema kearifan lokal, nilai-nilai yang ada pada tradisi lokal dan di ranah minangkabau. Kata kunci: Keterlibatan Guru PAI-BP, Kokurikuler, Profil Lulusan
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul "Pola Pengasuhan Panti Asuhan Aisyiyah Balai Gurah Perspektif Konsep Hadhanah dalam Pengasuhan Keluarga Islam" yang ditulis oleh Dina Nabila, NIM 1122.001, Program Studi Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah) Fakultas Syariah Universitas Islamn Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengasuhan anak dalam Islam yang dikenal dengan konsep hadhanah. Pengasuhan anak tidak hanya mencakup pemenuhan kebutuhan fisik,tetapi juga kebutuhan kasih sayang, pendidikan, perlindungan, serta pembinaan akhlak. Dalam kondisi tertentu, sebagian anak diasuh oleh lembaga sosial seperti panti asuhan karena faktorekonomi maupun kondisi keluarga. Oleh karena itu, peneliti ingin mengkaji bagaimana pola pengasuhan yang diterapkan di Panti Asuhan Aisyiyah Balai Gurah serta kesesuaiannya dengan konsep hadhanah dalam pengasuhan keluarga Islam. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan data sekunder berupa buku, jurnal, dan artikel yang relevan dengan tema penelitian. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis kualitatif, yaitu melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut: pertama, pola pengasuhan di Panti Asuhan Aisyiyah Balai Gurah dilaksanakan dengan pendekatan pembinaan yang mengutamakan pendidikan agama, pembentukan akhlak, serta pemenuhan kebutuhan dasar anak seperti makanan, tempat tinggal, pendidikan, dan pembinaan ibadah. Kedua, secara umum pola pengasuhan tersebut telah berupaya menerapkan prinsip-prinsip hadhanah dalam Islam, seperti pemeliharaan anak, pemberian pendidikan, serta perlindungan terhadap anak. Ketiga, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala, di antaranya keterbatasan jumlah pengasuh dibandingkan dengan jumlah anak serta latar belakang anak asuh yang beragam yang mempengaruhi proses pembinaan secara individu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pola pengasuhan di Panti Asuhan Aisyiyah Balai Gurah pada dasarnya telah sejalan dengan konsep hadhanah dalam Islam, meskipun masih memerlukan peningkatan dalam aspek perhatian individual serta penguatan sistem pengasuhan agar lebih optimal dalam memenuhi kebutuhan perkembangan anak.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “Kewenangan Mamak Kepala Waris Terhadap Harta Pusaka Tinggi Menurut Perspektif Hukum Adat Minangkabau dan Hukum Kewarisan Islam Indonesia (Studi Kasus Nagari Andaleh Kec. Luhak Kab. 50 Kota, Payakumbuh” yang di tulis oleh Nabila Qanitah dengan NIM 1122106, Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwalu Syakhsiyyah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi (UIN SMDD). Skripsi ini di latar belakangi dengan bagaimana wewenang dan tantangan yang dihadapi oleh seorang Mamak Kepala Waris dalam mengelola, mengawasi dan mempertahankan Harta Pusaka Tinggi yang ada di Nagari Andaleh Kecamatan Luhak, Kabupaten Limopuluh Kota, Payakumbuh. Di Nagari Andaleh sendiri kewenangan Mamak Kepala Waris sering kali berbenturan dengan kebutuhan ekonomi anggota kaum atau kemenakannya, serta pemahaman masyarakat disana yang mulai terpengaruh oleh Hukum Kewarisan secara Islam. Skripsi ini di buat bertujuan untuk menganalisis eksistensi kewenangan seorang Mamak Kepala Waris di Nagari Andaleh serta meninjau kewenangan tersebut dari sudut pandang Hukum Adat Minangkabau yang memang seharusnya berlaku di semua area Minangkabau. Metode Penelitan yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu penelitian berdasarkan apa yang ada di lapangan. Untuk data primer penulis peroleh melalui wawancara mendalam dengan narasumber kunci, termasuk Kerapatan Adat Nagari (KAN), tokoh adat yaitu seorang Pangulu atau seorang Mamak, serta anggota kaum di Nagari Andaleh. Sedangkan untuk data sekunder penulis peroleh melalui studi dokumen terhadap regulasi adat dan literatur hukum terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Nagari Andaleh, Mamak Kepala Waris secara adat masih memiliki otoritas penuh dalam pengelolaan harta pusaka tinggi, terutama dalam prinsip "menjual tidak dimakan beli, menggadai tidak dimakan sando", di mana pemanfaatan harta pusaka harus berdasarkan kesepakatan kaum atau dalam Minangkabau disebut dengan saukua saalur. Namun, dalam implementasinya, sering terjadi konflik internal akibat tuntutan ekonomi kemenakan yang mendesak sang Mamak untuk melakukan penyimpangan aturan adat. Dalam perspektif Hukum Adat Minangkabau, tindakan pengamanan harta pusaka oleh Mamak dipandang sebagai kewajiban mutlak demi kelangsungan komunal kaum. Sementara itu, dalam perspektif Hukum Kewarisan Islam di Indonesia, konsep harta pusaka tinggi dikategorikan sebagai harta kepemilikan bersama (syirkah) atau yang menyerupai konsep wakaf keluarga (dzurriy), sehingga kewenangan seorang Mamak diakui hanya sebatas sebagai pengelola atau sang pemegang amanah bukan sebagai pemilik mutlak. Konsep ini dinilai selaras dan tidak bertentangan dengan prinsip Islam karena bertujuan memelihara kemaslahatan antara kaum serta mencegah kemiskinan keturunan.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “Pandangan Ulama Nagari Lasi terhadap (Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Kemenag No: P-005/Dj.Iii/Hk.00.7/10/2021) Prosedur Pernikahan Suami dalam Masa Iddah Istri Ditinjau dari Fikih Munakahat”. Yang disusun oleh Amiratun Nabilah, NIM 1122056, Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Al- Syakhsiyyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbitnya Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Kemenag Nomor P-005/DJ.III/Hk.00.7/10/2021 yang mengatur prosedur pernikahan suami dalam masa iddah istri. Surat edaran tersebut menetapkan bahwa laki-laki bekas suami baru dapat menikah kembali setelah masa iddah mantan istrinya selesai, dan jika ia telah menikah dengan perempuan lain dalam masa iddah tersebut, maka ia hanya dapat merujuk mantan istrinya setelah mendapatkan izin poligami dari pengadilan. Ketentuan ini menimbulkan beragam respons di kalangan ulama, khususnya ulama Nagari Lasi, karena secara fikih laki-laki pada dasarnya tidak dibebankan masa tunggu sebagaimana yang dibebankan kepada perempuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan sembilan ulama dan tokoh agama di Nagari Lasi yang dikelompokkan menjadi tiga golongan, yaitu ulama tua, ulama muda, dan ulama perempuan. Data sekunder diperoleh dari Al-Qur'an, hadis, kitab-kitab fikih, peraturan perundang-undangan, dan literatur yang relevan. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan ulama Nagari Lasi terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pro mendukung surat edaran ini karena dinilai melindungi hak perempuan pascaperceraian dan mencegah poligami terselubung. Kelompok kontra menolak karena secara fikih laki-laki tidak dibebankan masa tunggu kecuali dalam dua kondisi khusus yang telah ditetapkan syariat. Ditinjau dari fikih munakahat, surat edaran ini secara normatif bertentangan dengan hukum asal fikih, namun secara maqashid al- syariah tujuannya sejalan dengan prinsip hifz al-din, hifz al-aql, hifz al-mal, dan hifz al-nasl. Sehingga surat edaran ini lebih tepat dipahami sebagai regulasi administratif yang berlandaskan maslahah mursalah, bukan sebagai upaya mengubah ketentuan fikih Islam.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tesis ini berjudul “Persepsi Hakim Pengadilan Negeri Pariaman Tentang Perubahan Status Harta Pusaka Tinggi Menjadi Hak Milik Individu (Studi Kasus Tentang Putusan Nomor 42/PDT.G/2024/PN Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Adat)” yang disusun oleh Nabila Fitri Gunawan dengan NIM 10124011, Program Studi Magister Hukum Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Latar belakang penelitian ini adalah benturan antara klaim tanah pusaka tinggi secara komunal menurut hukum adat Minangkabau dengan bukti formal kepemilikan individual berdasarkan hukum nasional. Dalam perkara ini, Penggugat mendalilkan bahwa tanah objek sengketa seluas 1.245 m² sebagai pusaka tinggi kaum suku Koto yang diwariskan matrilineal, sementara Tergugat menguasai tanah berdasarkan SHM No. 11 Tahun 1998 dan Akta Jual Beli No. 430/J.B/L.A/2001. Hakim dihadapkan pada dilema antara mempertahankan hukum adat, menerapkan kepastian hukum nasional, dan menyelaraskan dengan prinsip Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) serta Kompilasi Hukum Islam. Berdasarkan latarbelakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini ialah Bagaimana kesesuaian pertimbangan hukum dalam Putusan PN Pariaman No. 42/Pdt.G/2024/PN Pmn dengan prinsip hukum adat dan hukum Islam terkait waris pusaka tinggi? Bagaimana pertimbangan hukum majelis hakim mengintegrasikan prinsip hukum Islam, adat, dan hukum nasional? Penelitian ini merupakan penelitian hukum deskriptif kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif dan studi kasus. Data primer berupa Putusan PN Pariaman No. 42/Pdt.G/2024/PN Pmn dan hasil wawancara dengan tiga hakim: Syofianita, S.H., M.H., Sherly Risanty, S.H., M.H., dan Ramlah Mutiah, S.H., M.H. Data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, buku, dan jurnal terkait hukum adat, hukum Islam, serta agraria. Analisis data menggunakan content analysis dengan pola pikir induktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa majelis hakim menilai status tanah pusaka tinggi dapat berubah menjadi hak milik individu apabila fungsi komunalnya telah hilang dan terdapat bukti otentik penguasaan individual lintas generasi. Ketua Majelis Hakim Syofianita, S.H., M.H. menekankan pentingnya fakta sosial dan bukti hukum, Hakim Anggota Sherly Risanty, S.H., M.H. menekankan pendekatan keadilan substantif, sedangkan Hakim Anggota Ramlah Mutiah, S.H., M.H. menekankan kewajiban menggali nilai hukum yang hidup berlandaskan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) dan hukum Islam. Pertimbangan hakim dalam perkara ini merupakan bentuk harmonisasi hukum adat Minangkabau, hukum Islam, dan hukum nasional, bukan peniadaan adat, tetapi adaptasi terhadap realitas sosial dan tuntutan kepastian hukum. Implikasinya, perlindungan tanah pusaka tinggi ke depan memerlukan pembuktian administratif dan pengelolaan komunal yang nyata agar tidak mudah bergeser menjadi hak milik individual.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya praktik nikah siri di Kecamatan Lubuk Basung meskipun masyarakat mengetahui kewajiban pencatatan perkawinan menurut hukum negara. Fenomena tersebut menunjukkan adanya ambivalensi kepatuhan hukum masyarakat terhadap hukum agama dan hukum negara dalam praktik nikah siri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ambivalensi kepatuhan hukum masyarakat dalam praktik nikah siri di Kecamatan Lubuk Basung serta menganalisisnya dalam perspektif sosiologi hukum keluarga Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data terdiri atas data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan pelaku nikah siri, wali nagari, pegawai Kantor Camat Lubuk Basung, dan masyarakat, serta data sekunder yang diperoleh melalui studi dokumentasi dan kepustakaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis penelitian menggunakan perspektif sosiologi hukum keluarga Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ambivalensi kepatuhan hukum masyarakat bervariasi, ditandai oleh perbedaan orientasi kepatuhan terhadap hukum agama dan hukum negara. Dalam perspektif sosiologi hukum keluarga Islam, fenomena tersebut menunjukkan adanya pluralisme hukum yang memengaruhi bentuk kepatuhan masyarakat, praktik mobilisasi hukum dalam memenuhi kebutuhan administratif, serta pilihan rasional masyarakat dalam menentukan penggunaan hukum sesuai kondisi, kepentingan, dan kebutuhan yang dihadapi. Dengan demikian, ambivalensi kepatuhan hukum merupakan hasil interaksi antara hukum agama, hukum negara, nilai sosial, dan pertimbangan rasional masyarakat dalam praktik nikah siri.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul : Ekonomi Islam Penulis : Dr. Abdul Aziz, M. Ag Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 152 Halaman Cover : Soft Cover No. ISBN : 978-623-162-665-3 SINOPSIS Sistem ekonomi Islam merupakan system ekonomi yang bebas, tetapi kebebasannya ditunjukkan lebih banyak dalam bentuk kerjasama daripada dalam bentuk kompetisi (persaingan). Karena kerjasama meupakan tema umum dalam organisasi sosial Islam. Individualisme dan kepedulian sosial begitu erat terjalin sehingga bekerja demi kesejahteraan orang lain merupakan cara yang paling memberikan harapan bagi pengembangan daya guna seseorang dan dalam rangka mendapatkan ridha Allah SWT. Ajaran ini bisa ditemukan di semua bagian Al-Quran dan ditunjukkan secara nyata dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW sendiri. Kerukunan hidup dengan tetangga sangat sering ditekankan baik dalam Al-Quran maupun Sunnah; di sini kita jugamelihat penampilan kepedulian sosial lain yang ditanamkan oleh Islam. Dan akhirnya, kesadaran, kepedulian dan kesiapan untuk melayani dan berkorban disaat diperlukan demi kebaikan masyarakat keseluruhan amat sangat ditekankan. Ajaran-ajaran Islam pada umumnya dan terutama ayat-ayat Al-Quran berulang-ulang menekankan nilai kerjasama dan kerja kolektif. Kerjasama dengan tujuan beramal saleh merupakan perintah Allah yang dinyatakan dalam Al-Quran. Baik dalam masalah spiritual, urusan ekonomi atau kegiatan sosial, Nabi SAW menekankan kerjasama diantara umat Muslim sebagai landasan masyarakat Islam dan merupakan inti penampilannya. Selamat membaca!
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Khairunnisa Nabila Riswa, NIM. 3322250. Judul Skripsi: “Pengaruh Kepercayaan dan Keamanan Digital Terhadap Pemakaian Byond: Studi Kuantitatif Pada Nasabah Di Bank Syariah Indonesia (BSI) Bukittinggi”. Program Studi S1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh transformasi digital di industri perbankan syariah yang menuntut kesiapan teknologi dan perlindungan data nasabah. Fokus utama penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kepercayaan dan keamanan digital terhadap penggunaan aplikasi Byond by BSI di wilayah Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 97 responden nasabah BSI Bukittinggi. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear berganda, uji t (parsial), uji F (simultan), serta uji koefisien determinasi yang diolah dengan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Variabel kepercayaan berpengaruh signifikan secara parsial terhadap pemakaian Byond by BSI dengan nilai signifikansi 0,005 0,05. (2) Variabel keamanan digital berpengaruh signifikan secara parsial terhadap pemakaian Byond by BSI dengan nilai signifikansi 0,001 0,05, di mana keamanan digital memiliki pengaruh yang lebih besar (0,539) dibandingkan variabel kepercayaan. (3) Secara simultan, kepercayaan dan keamanan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemakaian Byond by BSI. Nilai R Square sebesar 0,733 menunjukkan bahwa kepercayaan dan keamanan digital memberikan kontribusi sebesar 73,3% dalam menjelaskan variasi pemakaian Byond by BSI, sedangkan sisanya 26,7% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi promotion mix dalam perspektif Syariah yang diterapkan oleh PT. Arabia Nusantama Raya Kota Padang dalam meningkatkan jumlah jamaah umrah, penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner kepada jamaah serta karyawan perusahaan. Hasil penelitian menujukkan bahwa PT. Arabia Nusantama Raya telah menerapkan seluruh elemen promotion mix yang meliputi periklanan, promosi penjualan, penjualan pribadi, hubungan masyarakat, dan pemasaran langsung. Namun, penerapan strategi promosi tersebut belum sepenuhnya optimal, khususnya dalam pemanfaatan media digital dan media sosial. Ditinjau dari perspektif Syariah, strategi promosi yang dilakukan telah mencerminkan prinsip kejujuran, Amanah, dan transparansi, serta tidak mengandung unsur penipuan dan paksaan. Strategi promotion mix yang diterapkan berkontribusi terhadap peningkatan jumlah jamaah umrah, meskipun jumlah jamaah masih mengalami penaikan dan penurunan.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan financial technology (fintech) telah mendorong perubahan signifikan dalam sistem layanan perbankan, Transformasi digital juga merambah sektor perbankan syariah di Indonesia dan menghadirkan konfigurasi baru dalam pengelolaan layanan keuangan. Integrasi teknologi dalam aktivitas perbankan membuka ruang bagi peningkatan ketepatan proses kerja serta perluasan jangkauan pelayanan kepada masyarakat, namun secara bersamaan memunculkan ekspektasi pertanggungjawaban yang lebih ketat. Tuntutan tersebut tidak hanya berkaitan dengan capaian kinerja, tetapi juga menyentuh dimensi moral, kepatuhan terhadap aturan, serta mutu pelayanan yang diberikan. Kajian ini diarahkan untuk menelaah sejauh mana adopsi teknologi finansial berimplikasi terhadap akuntabilitas perbankan syariah, dengan fokus pada Bank Syariah Indonesia Cabang Bukittinggi. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan menghimpun data primer dari seratus pengguna aktif layanan digital BSI melalui instrumen angket. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan analisis statistik berbantuan perangkat lunak SPSS guna menguji keterkaitan antara pemanfaatan fintech dan tingkat akuntabilitas perbankan syariah. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa implementasi fintech memberikan kontribusi positif dan bermakna terhadap penguatan akuntabilitas bank syariah. Pemanfaatan layanan digital terbukti meningkatkan efektivitas kinerja, mendorong transparansi informasi, memperkuat kepatuhan terhadap regulasi, serta meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah. Temuan ini mengindikasikan bahwa fintech tidak hanya berfungsi sebagai sarana inovasi teknologi, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam memperkuat akuntabilitas dan kepercayaan publik terhadap perbankan syariah.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “Hubungan Kesepian dengan Nomophobia Pada Mahasiswa Merantau Dalam Menyelesaikan Tugas Akhir di UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi” yang disusun oleh Keysha Nabila Aulia Purba. 2621034, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan perkembangan teknologi, khususnya penggunaan smartphone. Smartphone memberikan kemudahan dalam kehidupan sehari – hari, namun di sisi lain dapat menimbulkan permasalahan psikologis seperti nomophobia. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan nomophobia adalah kesepian. Kesepian merupakan suatu perasaan yang muncul akibat kurangnya hubungan interpersonal yang dimiliki dan dianggap tidak memuaskan. Salah satu cara untuk mengalihkan kesepian adalah dengan menggunakan smartphone. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesepian dengan nomophobia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi pada penelitian ini yaitu mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan angkatan 2021 UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi, dengan jumlah sampel 58 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria penelitian. Instrument penelitian berupa kuesioner kesepian sebanyak 42 item dan kuesioner nomophobia sebanyak 33 item dengan skala likert 1-4. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil Penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kesepian dengan nomophobia, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,402 dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,002 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kesepian dengan nomophobia dengan tingkat hubungan sedang.