Profil penulis
D
37.165 karya publik ditemukan.
Akuntasi Untuk Manajer
Analisis Regresi Terapan
Aplikasi Matematika Untuk Fisika dan Teknik
Pengantar Pendidikan
Merentas Pendidikan Berkualitas Dalam Pendiidikan Islam
Metodologi dan Aplikasi Riset Pendidikan
Sosiologi Pendidikan Emile Durkheim
Psikologi komunikasi
Penyatuan Kalender Hijriyah Perspektif Siyasah Dusturiyah dan Maqashid Syariah
Persoalan perbedaan penentuan awal bulan hijriah di Indonesia merupakan pembahasan klasik namun selalu aktual untuk dibahas. Pada dasarnya akar perbedaan ini adalah perbedaan dalam memahami nash dari hadist Ibnu Umar yakni ”shummu li ru’yati wa afthiru li ru’yati fa in ghumma ‘alaikum faqdirulahu”. Dari hadist ini muncul dua metode penetapan awal bulan yakni rukyat dan hisab. Di Indonesia dua metode ini diadopsi oleh dua ormas besar di Indonesia, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Perbedaan implementasi ini, menghasilkan perbedaan dalam penetapan awal bulan hijriyah, khususnya dalam bulan-bulan ibadah. Implikasi dari perbedaan ini adalah kedua ormas besar yang mempunyai pengikut, beberapa kali didapati ricuh bukan hanya adu argumen namun juga ujaran kebencian. Hal ini didasarkan tidak patuh kepada ketetapan pemerintah serta orang awam yang kebingungan memulai ibadah-ibadah mahdah. Pemerintahan Indonesia cq Kementrian Agama telah mengambil langkah dengan upaya-upaya penyatuan kalender baik di tingkat nasional maupun Internasional. Berdasarkan latar belakang diatas, implikasi kesatuan umat Islam dalam beribadah terusik akibat perbedaan ini. Sebagaimana perintah Allah dalam menjaga ukhuwah pada surat Ali Imran: 103 adalah keharusan dan penguatan bahwa umat Islam adalah adalah bersaudara pada surat Al-Hujurat:10, oleh karena itu menolak kerusakan adalah sebuah keharusan. Serta menaati ulil amri sebagaimana pada surat An-Nisa: 59 merupakan keharusan, maka dari itu otoritas pemerintah terhadap upaya-upaya penyatuan kalender hijriyah hendaknya wajib dipatuhi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif berbasis kepustakaan. Dalam menganalisa penelitian ini menggunakan data primer berupa karya ilmiah, proseding, jurnal yang berkaitan dengan erat dengan permasalahan ini. Data sekunder dari tulisan-tulisan baik buku atau karya ilmiah sesuai dengan penelitian penulis. Hasil penelitian berdasarkan rumusan pertama dan kedua adalah: pertama, ditinjau dari siyasah dusturiyah bahwa problematika ini sudah ditangani baik oleh pemerintah, namun masih memiliki kendala. Oleh karena, itu pemerintah sebagai pemegang otoritas bertanggungjawab untuk menyelesaikan probelematika ini sampai selesai. Dan hasil kesepakatan atau musyawarah wajib di aplikasikan oleh masyarakat Indonesia sebagai bukti ketaatan rakyat kepada pemerintah. Kedua,di analisa dari segi maqashid syari’ah bahwa penyatuan kalender hijriyah di Indonesia ditinjau dari kepentingan dan kekuatan problematika ini masuk kategori hajiyat, problematika perbedaan yang memunculkan kericuhan ini mengusik ukhuwah. Metode yang digunakan sudah lah benar, tidak ada yang salah namun penyatuan kalender ini lebih baik demi terciptanya kenyamanan dan kesatuan dalam melaksanakan ibadah. Pada tingkat pemeliharaan masuk kepada hifz ad-din (memelihara agama). Penyatuan ini adalah salah satu bentuk perlindungan atas keberagamaan bahwa setiap muslim dapat melaksanakan ibadahnya sesuai dengan waktu yang ditentukan dalam syariat.
Analisis Berkurangnya Minat Anggota Menyimpan Uang Pada Produk TAMARA (Studi Kasus KJKS BMT Agam Madani Tiku V Jorong)
Skripsi ini berjudul tentang : Analisis Berkurangnya Minat Anggota Menyimpan Uang Pada Produk Tamara (Tabungan Mandiri Sejahtera) Studi Kasus : KJKS BMT Agam Madani Tiku V Jorong, yang disusun oleh : Nisa Mardiah dengan NIM : 3319.412 Jurusan S1 Perbankan Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Tahun Akademik 2023. Skripsi ini dilatarbelakangi dengan berkurangnya minat anggota menyimpan uang diproduk TAMARA, sehingga membuat jumlah simpanan juga ikut menurun. Artinya pemasukan BMT Agam Madani Tiku V Jorong berkurang. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor apa saja yang menjadi penyebab berkurangnya minat anggota BMT Agam Madani Tiku V Jorong dalam menyimpan uang, serta bagaimana strategi pemasaran yang diterapkan oleh pihak BMT dalam meningkatkan minat anggota untuk kembali dalam menyimpan uang. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi, dengan jumlah responden sebanyak 30 responden. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa kurangnya minat anggota dalam menyimpan uang pada Produk TAMARA terdiri dari beberapa faktor lokasi, pengetahuan dan produk, reputasi, fasilitas pelayanan serta faktor promosi. Dilihat dari hasil kuesioner yang dibagikan pada nasabah BMT bahwasannya faktor lokasi dan faktor promosi yang menjadi faktor utama dalam mempengaruhi minat anggota dalam menyimpan uang di BMT Agam Madani Tiku V Jorong. Pada faktor lokasi yaitu letak BMT yang jauh dari pusat bisnis dan perkantoran dan keberadaan BMT tidak terjangkau oleh transportasi umum, pada faktor promosi tidak adanya promosi yang dilakukan oleh pihak BMT baik itu secara langsung, di media sosial, brosur dan lain-lain.
Analisis Peran Prinsip 5C pada penyaluran pembiayaan murabahah di PT BPRS jam gadang (perseroda) Bukittinggi
Skripsi ini berjudul “Analisis Peran Prinsip 5C Pada Penyaluran Pembiayaan Murabahah di PT. BPRS Jam Gadang (Perseroda) Bukittinggi” yang disusun oleh Indra Wahyudi, Nim 3319424. Mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya nasabah yang sebenarnya mampu membayar tetapi masih macet dalam melakukan pembayaran. Hal ini disebabkan karena masih adanya nasabah yang lalai dalam melakukan pembayaran pembiayaan murabahah di PT BPRS Jam Gadang Perseroda Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara PT. BPRS Jam Gadang Perseroda Bukittinggi dalam menganalisis nasabah yang akan melakukan pembiyaan murabahah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana peneliti mengumpulkan data yang terjadi dilapangan serta menggunakan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara langsung dengan pihak BPRS dan teknik dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan wawancara menunjukkan bahwa pihak BPRS sudah menerapkan Prinsip 5C dengan cukup baik. Dimana menilai karakter nasabah dengan melakukan wawancara langsung dan juga kemasyarakat, melihat kemampuan nasabah dari usaha yang dimiliki, modal dengan melihat modal yang dimiliki oleh calon nasabah, jaminan dilihat dari besar dan jenis jaminan yang diberikan oleh nasabah, serta kondisi ekonomi dilihat dari keadaan ekonomi calon nasabah sekarang dan kedepannya.
Analisis Inovasi Bisnis Produk Kasur Dan Boneka Dalam Kajian Manajemen Produksi Syariah
Skripsi ini berjudul “Analisis Inovasi Bisnis Produk Kasur Dan Boneka Dalam Kajian Manajemen Produksi Syariah”. Maksud dari judul ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah analisis inovasi bisnis produk kasur dan boneka dalam kajian manajemen produksi. Faktor utama yang memotivasi penulis dalam memilih judul ini adalah karena inovasi yang dilakukan oleh pedagang kasur dan boneka ini dilakukan sesuai dengan perkembangan zaman atau sesuai dengan tren atau kekinian, tak dipungkiri semua inovasi produk yang dilakukan sesuai keinginan konsumen atau tidak. Akibatnya terjadi penumpukan pada produk-produk yang telah lama. Serta apakah dengan dilakukannya inovasi produk ini dapat meningkatkan pendapatan dan juga penjualan. Penulis melakukan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara penulis lakukan secara langsung dengan pemilik toko dan juga dengan karyawan. Observasi penulis lakukan dengan cara mengamati secara langsung toko-toko. Setelah mengadakan pembahasan terhadap permasalahan yang dikemukakan, maka penulis berkesimpulan bahwa inovasi yang dilakukan terhadap produk-produk terbaru akan membuat produk lama kurang dilirik yang membuat produk tersebut menumpuk dan tak terjual. Para pedagang melakukan penyempurnaan produk yang telah ada terhadap produk lama agar memiliki kualitas yang bagus dan sesuai dengan yang diinginkan konsumen. Dengan melakukan inovasi produk dapat meningkatkan penjualan dan juga omset/pendapatan para pedagang.
Peran Lembaga Keuangan Mikro Syariah Agribisnis Panampuang Prima dalam Memberdayakan Anggota Kelompok Tani di Nagari Panampuang (Kec. Ampek Angkek Kab. Agam)
ABSTRAK Skripsi atas nama Khaizil Padri, NIM. 3215052. Skripsi ini berjudul:”Peran Lembaga Keuangan Mikro Syariah-Agribisnis Panampung Prima dalam Memberdayakan Anggota Kelompok Tani di Kenagarian Panampuang” (Kec. Ampek Angkek, Kabupaten Agam). Maksud dari judul ini adalah suatu gambaran peran lembaga keuangan mikro-agribisnis dalam pemberdayaan anggota kelompok tani di Nagari Panampuang. Lembaga Keuangan Mikro Syari’ah-Agribisnis Panampuang Prima merupakan lembaga keuangan mikro yang di tumbuhkan dari gapoktan Pelaksana PUAP dengan Fungsi utamanya adalah untuk mengelola aset dasar dana PUAP dan dana keswadayaan anggota. Dalam penelitian ini penulis menggunakan Jenis penelitian yang bersifat penelitian lapangan (field recearch) dengan pendekatan kualitatif, Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: sumber primer dan sumber sekunder. Sedangkan metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dimana peneliti menggambarkan kejadian yang terjadi di lapangan dengan menyampaikan dan menafsirkan suatu fenomena yang berkembang pada masa sekarang untuk menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang atau perilaku yang diamati. Bentuk Peran Lembaga Keuangan Mikro Syari’ah-Agribisnis Panampuang Prima dalam memberdayakan Anggota kelompok tani dapat penulis simpulkan yaitu melalui produk-produk yang ditawarkan kepada anggota kelompok tani, produk pembiayaan antara lain: pembiayaan mudarabah, pembiayaan murabahah, pembiayaan musyarakah, pembiayaan Qardu Hasan, dan produk simpanan antara lain: SIMPAMAS (Simpanan Masyarakat), SIPEN (Simpanan Pendidikan), SIBUMIL (Simpanan Ibu Hamil), SIDUFI (Simpanan Idul Fitri), SIAQUR (Simpanan Qurban), SIMANTAP (Simpanan Tani Peminjam), TAHAPAN (tabungan Hari Depan).
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Minat Masyarakat Bukittinggi dalam Menggunakan Tabungan Investa Cendekia pada Bank Syariah Mandiri KC Bukittinggi
ABSTRAK Skripsi ini berjudul : “Analisis Faktor yang Mempengaruhi Minat Masyarakat Bukittinggi dalam Menggunakan Tabungan Investa Cendekia pada Bank Syariah Mandiri KC Bukittinggi” yang disusun oleh Amanda Salsabila, Nim: 3317204 Jurusan S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi atas bimbingan ibu Dr. Endri Yenti, M.Ag. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan minat masyarakat dalam membukaan rekening tabungan investa cendekia Bank Syariah Mandiri KC Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor apa saja yang dapat mempengaruhi minat masyarakat Bukittinggi dalam menggunakan tabungan investa cendekia pada Bank Syariah Mandiri KC Bukittinggi serta untuk mengetahui faktor apa saja yang paling dominan diantara faktor-faktor tersebut.. Metode yang digunakan untuk pengumpulkan data yaitu menggunakan kuesioner, dokumentasi, dan observasi. Teknik pengujian model yang digunakan adalah (1) uji instrumen penelitain yang dilakukan dengan menggunakan uji vaiditas dan reliabilitas, (2) uji asumsi klasik dengan menggunakan uji normalitas, heteroskedastisitas, dan uji multikoleniaritas, (3) uji analisis data dilakukan dengan menggunakan uji regresi linear berganda, uji koefisien korelasi dan uji koefisien determinasi. Sedangkan untuk (4) uji hipotesis digunakan uji t (uji parsial) dan uji F (uji simultan). Hasil penelitian ditemukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat jika dilihat dari pengujian secara parasial (uji t) antara lain: (1) faktor pengetahuan memiliki nilai sig. sebesar adalah 0,034 0,05 yang berarti terdapat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. (2) faktor promosi nilai sig. sebesar 0,437 > 0,05 yang berarti tidak terdapat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. (3) faktor pelayanan nilai sig. yaitu 0,084 > 0,05 yang berarti tidak terdapat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. (4) faktor produk nilai sig. sebesar 0,090 > 0,05 yang berarti tidak terdapat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. (5) faktor reputasi nilai sig. sebesar 0,000 0,05 yang berarti terdapat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Dari hasil pengujian ini faktor yang dominan diantara kelima faktor yaitu faktor pengetahuan dan faktor reputasi dengan nilai sig. sebesar 0,034 0,05 untuk faktor pengetahuan dan 0,000 0,05 untuk faktor reputasi. Kata Kunci: Pengetahuan, Promosi, Pelayanan, Produk, Reputasi, serta Minat Masyarakat.
Analisis Implementasi Etika bisnis Menurut Perspektif Manajemen Bisnis syariah pada PT.Agra Masang Prakasa (AMP) Platation
Skripsi dengan judul “ANALISIS IMPLEMENTASI ETIKA BISNIS MENURUT PREKSPEKTIF MANAJEMEN BISNIS SYARIAH PADA PT.AGRA MASANG PRAKASA (AMP) plantation. Desa Tapian Kandis, Kecamatan Plambayan, Kab. Agam”. Disusun oleh Andre Mahesa nim 3717025. Program Studi S1 Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis islam, Institut Agama Islam Negri (IAIN) Bukitinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh PT. Agra Masang Prakasa untuk menganalisis Implementasi Etika Bisnis Menurut Prespektif Manajemen Bisnis Syariah. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif deskriptif. Pendekatan yang digunakan oleh penelitian ini adalah pendekatan kualitatif pada suatukonteks khasus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Dalam penelitian ini, menggunakan deskriptif kualitatif dimaksud untuk mengdeskripsikan bagaimana analisis strategi sosial dalam etika bisnis syariah menurut prespektif manajemen bisnis syariah. Hasil analisis yang digunakan adalah apakah berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa PT. Agra Masang Prakasa (AMP) Plantation sudah menerapkan etika bisnis syariah menurut prespektif manajemen bisnis syariah, sedangkan pengaplikasian belom begitu sempurna,dengan ini perusahaan lebih memperhatikan etika bisnis dan tanggung jawab sosial pada karyawan, karena etika bisnis tersebut dapat mempengaruhi kepribadian karyawan tersebut didalam lingkungan kerja di dalam perusahaan. Studi ini menyatakan bahwa, dengan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi perusahaan PT. Agra Masang Prakasa (AMP) Plantation untuk mengoptimalkan kinerja agar lebih baik lagi terutama dalam bentuk nilai, norma, dan prilaku baik itu di internal maupun eksternal. Kata Kunci: Implementasi Etika Bisnis Syariah, Menurut Manajemen Bisnis Syaraiah,PT. Agra Masang Prakasa (AMP) Plantation
ANALISIS PRINSIP NISBAH PEMBIAYAAN MUDHARABAH DALAM KEBERLANSUNGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI TENGAH PANDEMIC (Studi Kasus Pada PT BPRS Haji Miskin Pandai Sikek)
ABSTRAK Skripsi ini ditulis oleh Ferdy Fernandes Nim 3317332 Program Studi S1 Perbankan Syariah. Skripsi ini berjudul “Analisis Prinsip Nisbah Pembiayaan Mudharabah Dalam Keberlansungan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Di Tengah Pandemic (Studi Kasus Pada PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek)”. Yang melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian ini adalah pandemic yang terjadi pada saat ini mengakibatkan perekonomian pada dua tahun terakhir ini mengalami penurunan, kurangnya mobilitas/aktifitas masyarakat pada saat ini mengakibatkan turunya omset dari para pelaku usaha. Banyak dari para pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang mengalami kendala bahkan banyak dari mereka yang menutup usahanya akibat terbentur masalah permodalan guna menjaga keberlansungan usaha di tengah pandemic. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Haji Miskin Pandai Sikek. Data-data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Kemudian data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode analisis deskriptif kualitatif digunakan untuk mengambarkan bagaimana peranan prinsip nisbah pembiayaan mudharabah dalam keberlansungan usaha mikro kecil dan menengah di tengah pandemic. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa pelaksanaan prinsip nisbah pembiayaan mudharabah di PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek dapat mempertahankan keberlansungan UMKM di tengah pandemic. Hanya terdapat beberapa kendala. Pertama, pada umumnya PT. Bprs Haji Miskin Pandai Sikek hanya memberikan pembiayaan mudharabah kepada nasabah yang sudah assessing atau nasabah yang sudah lama, sudah tau bagaimana bisnisnya, sudah tau bagaimana orangnya, memiliki prospek usaha yang bagus dan butuh akan pembiayaan tersebut dengan alasan bahwa pembiayaan mudharabah adalah pembiayaan dengan resiko yang tinggi. Kedua, pandemic covid-19 merupakan salah satu penyebab berkurangnya nasabah dalam pembiayaan mudharabah di PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek. Pandemic mengakibatkan perekonomian pada dua tahun terakhir mengalami penurunan yang menyebabkan berbagai macam proyek banyak yang tertunda dan mengakibatkan berkurangnya nasabah yang akan diberikan pembiayaan
Analisis Pengaruh Model Pelayanan Dimasa Pandemi Covid 19 Terhadap Persepsi Nasabah BPRS Haji Miskin
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Analisis Pengaruh Model Pelayanan Dimasa Pandemi Covid 19 Terhadap Persepsi Nasabah BPRS Haji Miskin”. Oleh Yuke Febriano Ardita Nim. 3317126. Latar belakang penelitian ini berasal dari dampak pandemi covid 19 terhadap dunia perbankan dengan jumlah nasabah BPRS Haji Miskin saat pandemi covid 19 mengalami penurunan sebanyak 2.574 nasabah. Terlepas dari pengaruh model pelayanan yang di berikan pihak BPRS Haji Miskin, hal tersebut menunjukkan respon nasabah dalam bekerja sama dengan BPRS Haji Miskin dan mekanisme serta kebijakan baru di saat pandemi covid 19 sesuai kebijakan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 2/POJK.03/2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah field research, yaitu penelitian yang langsung terjun kelapangan/nasabah atau tempat yang dijadikan objek pada penelitian (nasabah BPRS Haji Miskin) dimana pengumpulan data langsung dari lokasi penelitian yang sifatnya kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Hasil penelitian yang dilakukan bahwa variabel model pelayanan dimasa pandemi covid 19 berpengaruh signifikan terhadap variabel persepsi nasabah dengan melihat lima dimensi pengukuran kepuasan nasabah yaitu, tangibles (bukti langsung), reliability (kehandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), dan empaty (perhatian). Dengan tingkat korelasi kuat 0,705 dan model pelayanan berhubungan positif terhadap persepsi nasabah dan signifikan pengaruh model pelayanan simultan terhadap persepsi nasabah adalah 0,000 0,05 dengan nilai F_hitung 95,964 > F_tabel 3,94 dinyatakan dapat di terima yang berpengaruh dengan nilai 𝑅 square 0,497 atau 49,7%.
STRATEGI BMT KAPAU UNTUK MENGATASI PEMBIAYAAN MURABAHAH BERMASALAH PADA MASA PANDEMI
ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Silvi Mardiyanti NIM : 3317.307, program studi S1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institute Agama Islam Negeri Bukittinggi dengan judul “Strategi BMT Kapau Untuk Mengatasi Pembiayaan Murabahah Bermasalah Pada Masa Pandemi”. Pembiayaan bermasalah merupakan suatu permasalahan klasik bagi perkembangan setiap lembaga keuangan syariah yang mana membutuhkan penanganan dengan segera agar dapat keluar dari kondisi pembiayaan murabahah yang bermasalah tersebut, supaya tidak berkelanjutan menjadi kredit macet (Non Performing Financing) yang jika persentasenya dibiarkan terus meningkat maka akan mempengaruhi kinerja dari lembaga keuangan itu sendiri. Hal ini sudah menjadi rahasia umum bahwa sudah banyak sekali lembaga keuangan syariah, khususnya BMT yang mengalami peningkatan pembiayaan bermasalah. Apalagi sepanjang pandemi Covid-19 ini besar kemungkinan akan terjadinya peningkatan persentase pembiayaan bermasalah. Berdasarkan data pembiayaan murabahah bermasalah pada BMT Agam Madani Nagari Kapau pada tahun 2020 persentase pembiayaan yang bermasalah jauh meningkat dibanding tahun sebelumnya, yaitu sebesar 5,9%. Jumlah ini sudah tidak tergolong normal karena sudah melebihi standar Bank Indonesia yang mana pembiayaan yang bermasalah tidak boleh lebih dari 5% sedangkan pada BMT Agam Madani Nagari Kapau pada tahun 2020 memiliki pembiayaan yang bermasalah lebih dari 5%. Maka dari itulah perlunya dilakukan evaluasi mengenai pembiayaan murabahah yang bermasalah pada masa pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kejelasan mengenai faktor penyebab pembiayaan bermasalah di BMT Agam Madani Nagari Kapau apakah pembiayaan bermasalah yang terjadi sepanjang pandemi Covid-19 ini benar-benar murni karena pandemi Covid-19 atau tidak, serta bagaimana strategi BMT Agam Madani Nagari Kapau dalam mengatasi pembiayaan bermasalah pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan kajian eksploratif dan evaluatif terhadap masalah penanganan pembiayaan bermasalah dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penanganan yang dilakukan oleh BMT Agam Madani Nagari Kapau menggunakan strategi Rescheduling, Reconditioning, Eksekusi jaminan.
Pelaksanaan Zakat Pertanian Kelapa Sawit ditinjau Dari Hukum Islam (studi kasus di Jorong Sumber Makmur, Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya.
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Pelaksanaan Zakat Pertanian Kelapa Sawit di Tinjau Dari Hukum Islam ( Studi Kasus di Jorong Sumber Makmur. Nagari Tabek Kec. Timpeh Kab. Dharmasraya). Yang disusun oleh Devi Nur Hayati, NIM (1216.020) Pogram Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittingg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pelaksanaan Zakat Pertanian Kelapa Sawit yang dikeluarkan oleh para petani kelapa sawit di Jorong Sumber Makmur. Nagari Tabek Kec. Timpeh Kab. Dharmasraya apakah sudah sesuai dengan Hukum Islam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Pelaksanaan Zakat Perkebunan Kelapa Sawit yang dilaksanakan oleh para petani kelapa sawit yang ada di Jorong Sumber Makmur, Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, yang belum sesuai dengan Hukum Islam. Mayoritas warga Jorong Sumber Makmur yang berprofesi sebagai petani kelapa sawit dan memiliki kebun kelapa sawit yang potensinya sudah wajib mengeluarkan zakat, maka dari itu peneliti tertarik untuk meneliti sesuaidengan judul diatas. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian lapangan (fiel research) yaitu melakukan wawancara dengan teknik snowboll sampling dalam pengumpulan data peneliti menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian selanjutnya data tersebut dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Setelah peneliti melakukan penelitian maka diperoleh hasil sebagai berikut : Mengenai pelaksanaan zakat kebun kelapa sawit di jorong sumber makmur banyak yang belum sesuai karena petani kelapa sawit di Jorong Sumber Makmur, Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya, dalam mengeluarkan zakat pertanian kelapa sawitnya masih belum menggunakan syarat dan ketentuan dalam mengeluarkan zakat pertanian kelapa sawit tersebut. Petani kelapa sawit dalam mengeluarkan zakat pertanian kelapa sawit tidak menggunakan perhitungan nisab dan kadarnyaa. Para petani mengeluarkan zakat tersebut hanya dengan mengira-ngira lalu menyisihkan uang dari hasil perkebunan kelapa sawitnya, kemudian pendistribusian zakat tersebut langsung diberikan kepada yang para petani kelapa sawit rasa berhak menerimanya seperti tetangga yang kurang mampu, anak yatim piatu, orang lanjut usia (lansia) ataupun diberikan kemasjid. Pemahaman Masyarakat di Jorong Sumber Makmur, Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya, mengenai zakat pertanian kelapa sawit masih belum sepenuhnya memiliki pemahaman terhadap zakat pertanian kelapa sawit tersebut, sehingga menyebabkan beberapa para petani tidak mengeluarkan zakat pertanian kelapa sawit. Sedangkan ditinjau dari Hukum Islam Pelaksanaan Zakat Pertanian Kebun Kelapa Sawit di Jorong Sumber Makmur, Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, belum sesuai dengan Hukum Islam. Karena mereka saat mengeluarkan zakat tidak mengunakan aturan-aturan yang sesuai seperti syarat dan ketentuan dalam memperhitungkan nisab dan kadarnya. Dalam mengeluarkan zakat dari perkebunan kelapa sawit para petani kelapa sawit di Jorong Sumber Makmur, Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya, lebih mirip seperti infak ataupun bersedekah karena dalam mengeluarkan zakat tersebut tidak menggunanakan perhitungan nisab dan kadarnya.