Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

45 hasil
Subjek: BAHASA INGGRIS
DaftarKartu
ResearchOpen AccessMetadata saja

Pelatihan Bahasa Inggris

2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> Tujuan Pelatihan Bahasa Inggris ini adalah untuk membiasakan para pelajar untuk mempraktekkan bahasa Inggris dilingkungan masyarakat, tidak hanya disekolah saja tetapi dimana mereka berada. Sehingga dengan pelatihan ini mereka terbiasa dan membiasakan diri untuk berbicara bahasa Inggris</p>

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessPDF tersedia

Bimbingan Psikologi dan Layanan Mata Pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris Bagi Siswa Tingkat SMA di PAnti Asuhan Aisyiyah Bukittinggi

2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> 1. Memotivasi dan meningkatkan kepercayaan diri siswa SMA yang ada di panti asuhan Aisyiyah Bukittinggi terutama dalam menghadapi ujian akhir semester terutama mata pelajaran matematika dan bahasa Inggris,</p> <p> 2. mengetahui secara privat kesulitan yang dihadapi oleh masing-masing siswa tingkat SMA di panti asuhan Aisyiyah Bukittinggi di mata pelajaran matematika dan bahasa inggris,</p> <p> 3.berbagi dan ikut memberikan sedikit kebahagiaan dalam bentuk bantuan dana dan barang di panti asuhan Aisyiyah Bukittinggi.</p>

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessPDF tersedia

PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SDN 08 KUBANG DUO KOTO PANJANG KAB. AGAM

2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian

Pembelajaran Bahasa inggris di sekolah pada saat ini memasuki fase baru dikarenakan adanya kurikulumbaru yang digunakan, yakni kurikulum merdeka. Hal ini turut dialami oleh siswa dan guru di tingkat sekolah dasar. Setelah sebelumnya sekolah dasar tidak mendapt porsi pelajaran Bahasa inggris, dala kurikulum baru ini hal ini muncul kembali. Siswa diberi kesempatan Kembali untuk belajar Bahasa inggris semenjak tingkatsekolah dasar. Hal ini tentunya mempengaruhi kesiapan sekolah dalam menyediakan materi ajar sekaligus tenaga pengajar untuk maa pelajaran Bahasa ingris. Karena implementasi kurikulum merdeka ini baru dimulai pada tahun ajaran 2024/2025 ini, maka sekolah masih belum memiliki guru khusus yang berlatar belakang Pendidikan Bahasa inggris. Untuk itu, pelajaran Bahasa inggris khususnya di SDN 08 Kubang duo koto Panjang kab. Agam dibantu didampingi oleh dosen-dosen Bahasa inggris di UIN SMDD Bukittinggi. Diharapkan kegiatan ini membantu sekolah dalam memfasilitasi siswa di materi pelajaran Bahasa inggris.

10 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessPDF tersedia

PENGUATAN KOMPETENSI PENGELOLA RADIO SAFASINDO FM DALAM MEMPRODUKSI SIARAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK PELAJAR SEKOLAH LANJUTAN PERTAMA ATAS DI KOTA PAYAKUMBUH

2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> 1. Para penanggungjawab produksi siaran radio Safasindo FM mengetahui prinsipprinsip pembelajaran bahasa Inggris melalui siaran radio.</p> <p> &nbsp;</p> <p> 2. Para penanggungjawab produksi siaran radio Safasindo FM mengetahui penentuan skala priotitas pembelajaran bahasa Inggris melalui siaran radio.</p>

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessPDF tersedia

PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SDN 08 KUBANG DUO KOTO PANJANG KABUPATEN AGAM

2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> Tujuan kegiatan ini memberikan pendampingan pembelajaran bahasa Inggris bagi siswa-siswa SDN. Pendampingan ini merupakan kegiatan pengabdian semesteran yang dilakukan oleh dosen-dosen pendidikan bahasa inggris UIN Bukittinggi bersama mahasiswa di SDN 08 KUBANG DUO KOTO PANJANG KABUPATEN AGAM.</p>

7 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessPDF tersedia

Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris di SDN Kubang Duo

2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian

Meningkatkan ketertarikan, minat, dan bakat anak-anak sekolah dasar (SD) dalam berbahasa Inggris dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan diantaranya bernyanyi, permainan dan gerakan fisik. Untuk memperkenalkan Bahasa Inggris sebagai bahasa asing, pihak sekolah (dalam hal ini mitra PkM) menjadikan pembelajaran Bahasa Inggris sebagai kegiatan tambahan atau sebagai kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan pada setiap hari Sabtu dengan alokasi waktu 1.5 jam. Hal ini yang menyebabkan kegiatan PkM ini muncul, karena pihak sekolah menginginkan pendampingan dan pelatihan pembelajaran Bahasa Inggris bagi anakanak sekolah dasar karena Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang berguna bagi mereka suatu saat nanti, dan menumbuhkan kecintaan mereka dalam belajar bahasa. Oleh karena itu, pihak sekolah mengajukan permohonan yang ditujukan kepada ketua prodi Pendidikan Bahasa Inggris untuk dapat berpartisipasi sebagai pelatih/ pendamping. Permohonan dari pihak sekolah tersebut disambut dengan sangat baik karena akan memberikan efek positif pada kedua belah pihak. Di satu sisi, kegiatan pelatihan yang akan dilakukan merupakan upaya pengabdian dosen dalam rangka menyebar luaskan ilmu pengetahuan sehingga bermanfaat secara langsung, di pihak lain sekolah memerlukan pembinaan dan pelatihan pembelajaran berbahasa inggris guna meningkatkan ketertarikan anak-anak dalam belajar bahasa asing. Berdasarkan situasi tersebut, maka kami merancang suatu program PkM dengan judul “Pelatihan/ Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris di SDN 08 Kubang Duo Koto Panjang Kabupaten Agam”.

5 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessPDF tersedia

Penguatan Lanjutan Kompetensi Pengelola Radio Safasindo FM dalam Memproduksi Siaran Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Pelajar SLTA di Kota Payakumbuh

2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> Pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk memberikan penguatan lanjutan kompetensi &nbsp; pengelola radio Safasindo FM di Kota Payakumbuh dalam memperoduksi siaran pembelajaran bahasa Inggris untuk para pelajar SLTA. Kompetensi dimaksud lebih diarahkan pada keterampilan untuk memproduksi siaran pembelajaran&nbsp; keterampilan berbicara (speaking) dan mendengar (listening).</p>

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessMetadata saja

Penguatan Lanjutan Kompetensi Pengelola Radio Safasindo FM dalam Memproduksi Siaran Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Pelajar SLTA di Kota Payakumbuh

2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> Pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk memberikan penguatan lanjutan kompetensi &nbsp; pengelola radio Safasindo FM di Kota Payakumbuh dalam memperoduksi siaran pembelajaran bahasa Inggris untuk para pelajar SLTA. Kompetensi dimaksud lebih diarahkan pada keterampilan untuk memproduksi siaran pembelajaran&nbsp; keterampilan berbicara (speaking) dan mendengar (listening).</p>

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessMetadata saja

Penguatan Lanjutan Kompetensi Pengelola Radio Safasindo FM dalam Memproduksi Siaran Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Pelajar SLTA di Kota Payakumbuh

2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> Pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk memberikan penguatan lanjutan kompetensi &nbsp; pengelola radio Safasindo FM di Kota Payakumbuh dalam memperoduksi siaran pembelajaran bahasa Inggris untuk para pelajar SLTA. Kompetensi dimaksud lebih diarahkan pada keterampilan untuk memproduksi siaran pembelajaran&nbsp; keterampilan berbicara (speaking) dan mendengar (listening).</p>

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessPDF tersedia

Pengayaan Wawasan Pengelola Radio Safasindo FM dalam Siaran Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Pelajar Sekolah Lanjutan Atas (SLTA) di Kota Payakumbuh

2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<div> <div> Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk membekali&nbsp; &nbsp;penanggungjawab produksi siaran radio Safasindo FM agar mengetahui prinsip-</div> <div> prinsip pembelajaran bahasa Inggris melalui siaran radio.&nbsp;</div> </div>

6 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessPDF tersedia

Pelatihan Bahasa Inggris untuk bisnis “English for Amai-Amai, Jilid 1, Greetings (Sapaan)”

2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p style="margin-left:21.3pt;"> Dalam rangka mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi; Pendidikan, Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, maka civitas akademika dituntut untuk dapat memenuhi hal tersebut. Pengabdian ini memiliki visi untuk memberikan nilai tambah dan motivasi kepada masyarakat dalam bentuk sebuah kegiatan pelatihan Bahasa Inggris untuk bisnis berjudul &ldquo;English for Amai-Amai, Jilid 1, Greetings (Sapaan)&rdquo; kepada para pedagang di Bukittinggi. Para pedagang yang dituju pada semester ini adalah para pedagang di Pasar Atas Bukittinggi.</p> <p> &nbsp;</p>

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN DIGITAL ISLAMIC ENGLISH INTEGRATION MODULE (DIEIM) DI MTSN 3 LIMA PULUH KOTA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran bahasa Inggris digital terintegrasi nilai keislaman yang valid, praktis, dan efektif untuk siswa kelas VIII di MTsN 3 Lima Puluh Kota. Penelitian dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara kondisi pembelajaran bahasa Inggris saat ini dengan target yang ingin dicapai oleh madrasah. Analisis masalah awal menemukan bahwa buku teks yang digunakan sangat jarang memuat teks tentang tokoh atau sejarah Islam , materi lebih banyak didominasi oleh budaya Barat , dan memiliki tampilan visual yang membosankan. Selain itu, siswa merasa kesulitan menemukan arti kosakata istilah Islami , serta media belajar yang tersedia belum memadai secara teknologi karena ketiadaan fitur audio dan video secara langsung. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan mengadopsi model pengembangan ADDIE yang mencakup fase Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian ini difokuskan pada peserta didik kelas VIII di MTsN 3 Lima Puluh Kota. Proses pengumpulan data dilakukan melalui instrumen angket untuk mengukur tingkat validitas dan praktikalitas produk , serta tes kemampuan awal (pre-test) dan akhir (post-test) untuk mengevaluasi efektivitas. Karena hasil uji prasyarat menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, pengujian tingkat efektivitas dianalisis menggunakan statistik non-parametrik melalui Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul digital yang dikembangkan sangat layak dan berhasil diimplementasikan. Hasil uji validitas secara keseluruhan oleh para ahli memperoleh skor sebesar 90%, yang menunjukkan bahwa modul ini berstatus sangat valid. Pada aspek praktikalitas, modul mencapai skor berkisar 84-87%, membuktikan bahwa media ini praktis digunakan dalam pembelajaran. Untuk pengujian efektivitas, hasil Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang menegaskan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan setelah menggunakan modul. Kesimpulannya, modul pembelajaran bahasa Inggris digital yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman ini terbukti valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kompetensi bahasa target sekaligus memperkuat pembentukan karakter Islami siswa.

6 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Perencanaan Pembelajaran Bahasa Inggris oleh Guru SMPN 1 Bukittinggi

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Artificial Intelligence (AI) semakin menjadi bagian dari praktik mengajar guru, namun peran spesifiknya dalam perencanaan pembelajaran, tantangan yang dihadapi guru, serta persepsi guru terhadap kegunaan dan kemudahan penggunaannya masih belum banyak dikaji di kalangan guru bahasa Inggris SMP di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran AI dalam mendukung perencanaan pembelajaran guru bahasa Inggris SMP, tantangan yang dihadapi guru dalam menggunakan AI, serta persepsi guru terhadap AI dari segi kegunaan dan kemudahan penggunaan yang dirasakan, dengan merujuk pada kerangka sintesis peran AI, hambatan orde pertama dan kedua dari Ertmer (1999), serta Technology Acceptance Model (Davis, 1989). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tiga guru bahasa Inggris SMP Negeri 1 Bukittinggi sebagai informan, dipilih melalui convenience sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan analisis dokumen berupa riwayat percakapan guru dengan AI, lalu dianalisis menggunakan thematic analysis enam fase Braun dan Clarke (2006), menghasilkan 84 kutipan data terkode yang dikelompokkan menjadi 11 kode dan enam tema utama. Hasil penelitian menunjukkan AI menjalankan empat peran yang saling berkaitan generator ide, perancah struktural, penyempurna konten, dan mitra reflektif dengan guru secara konsisten memperlakukan saran AI sebagai usulan yang perlu dievaluasi, bukan diterima begitu saja. Tantangan meliputi batasan generasi konten dari platform, pelatihan yang informal, serta dukungan institusional yang kuat namun jarang diformalkan, di samping hambatan internal yang bervariasi terkait kepercayaan diri dan kekhawatiran privasi data. Persepsi terhadap kegunaan dan kemudahan penggunaan secara umum positif, meski satu guru membedakan AI yang sekadar membantu dari yang benar-benar bermanfaat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI telah menjadi dukungan multifungsi yang bermakna dalam perencanaan pembelajaran, namun integrasinya tetap dimediasi guru, dibentuk oleh kepercayaan diri dan keyakinan individu sama besarnya dengan kapabilitas teknis alat tersebut.

15 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

An Analysis of Students’ Learning Readiness in English Class at 7th Grade of SMP Negeri 4 Payakumbuh

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kesiapan belajar memainkan peran penting dalam menentukan partisipasi dan keberhasilan siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Namun, banyak siswa kelas tujuh mengalami kesulitan dalam mempersiapkan diri secara fisik, emosional, pengalaman, dan kognitif, khususnya selama transisi dari sekolah dasar ke sekolah menengah pertama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dimensi kesiapan belajar siswa dan faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan belajar mereka di kelas Bahasa Inggris di SMP Negeri 4 Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Partisipan penelitian adalah siswa kelas VII.7, dengan tujuh siswa dipilih secara purposif sebagai informan kunci untuk wawancara semi-terstruktur berdasarkan hasil observasi. Data dikumpulkan melalui observasi kelas dan wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña (2014), yang terdiri dari reduksi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Temuan menunjukkan bahwa siswa menunjukkan empat dimensi kesiapan belajar berdasarkan kerangka kerja Bastable (2023), yaitu kesiapan fisik, kesiapan emosional, kesiapan pengalaman, dan kesiapan pengetahuan. Kesiapan fisik tercermin dalam kesiapan siswa untuk membawa bahan pembelajaran, mengikuti instruksi kelas, dan menjaga konsentrasi. Kesiapan emosional dipengaruhi oleh kepercayaan diri, motivasi, dan kecemasan, sedangkan kesiapan pengalaman didukung oleh pengalaman belajar bahasa Inggris siswa sebelumnya di dalam dan di luar kelas. Kesiapan pengetahuan tercermin dalam pengetahuan sebelumnya siswa, kemampuan kognitif, dan preferensi belajar. Studi ini juga mengidentifikasi enam belas faktor yang memengaruhi kesiapan belajar, dengan motivasi, sistem pendukung, tingkat kecemasan, basis pengetahuan saat ini, pengaruh lingkungan, dan mekanisme penanggulangan masa lalu muncul sebagai faktor dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa kesiapan belajar siswa adalah konstruk multidimensional yang dibentuk oleh interaksi faktor internal dan eksternal. Oleh karena itu, guru bahasa Inggris harus memperhatikan kesiapan fisik, emosional, pengalaman, dan pengetahuan siswa untuk menciptakan lingkungan belajar bahasa Inggris yang mendukung dan efektif.

5 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Students’ Needs in Learning English through Deep Learning Approach at the 11th Grade of SMAN 1 Sungai Puar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Harfina Mulyati (2322058) “Kebutuhan Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Inggris melalui Pendekatan Deep Learning di Kelas XI SMAN 1 Sungai Puar” Penerapan pendekatan Deep Learning dalam pendidikan menekankan pengalaman belajar yang bermakna, kontekstual, aktif, dan reflektif. Dalam pembelajaran Bahasa Inggris, memahami kebutuhan siswa sangat penting untuk memastikan bahwa pengalaman belajar selaras dengan kebutuhan, kekurangan, keinginan, media pembelajaran yang disukai, dan aktivitas pembelajaran, interaksi pembelajaran, serta peran guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kebutuhan siswa kelas 11 SMAN 1 Sungai Puar dalam pengalaman belajar Bahasa Inggris menggunakan Pendekatan Deep Learning, khususnya berfokus pada tiga tahap, yaitu, Memahami, Mengaplikasi, dan Merefleksikan. Penelitian ini menggunakan desain campuran metode eksplanatori sekuensial. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada siswa kelas XI dengan total sampel sebanyak 85 siswa, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara untuk memberikan penjelasan yang lebih mendalam mengenai temuan kuantitatif. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk mengidentifikasi tingkat kebutuhan siswa, sedangkan data kualitatif dianalisis secara sistematis berdasarkan tujuh aspek kebutuhan siswa: kebutuhan pokok, kekurangan, keinginan, media pembelajaran, aktivitas pembelajaran, interaksi pembelajaran, dan peran guru. Temuan tersebut menunjukkan bahwa siswa membutuhkan pengalaman belajar Bahasa Inggris yang menghubungkan materi pembelajaran dengan situasi kehidupan nyata dan pengalaman sebelumnya guna mendukung pemahaman mereka. Siswa juga membutuhkan kesempatan untuk menerapkan Bahasa Inggris melalui kegiatan yang bermakna dan komunikatif, termasuk diskusi, presentasi, percakapan, proyek, dan permainan peran. Namun, siswa masih mengalami kesulitan terkait kosakata, pengucapan, pemahaman lisan, kata-kata yang tidak dikenal, kesempatan untuk mengevaluasi kemajuan belajar mereka, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan mereka, serta mengenali aspek-aspek yang perlu ditingkatkan. Temuan tersebut lebih lanjut lanjut menunjukkan bahwa siswa lebih menyukai media pembelajaran visual dan audiovisual, seperti presentasi PowerPoint, video, audio, serta lingkungan kelas yang nyaman dan mendukung. Guru diharapkan memberikan penjelasan yang jelas, koreksi, bimbingan, dan umpan balik yang kosntruktif sepanjang proses pembelajaran. Kesimpulannya, temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran bersifat kontekstual, aktif, interaktif, dan reflektif. Temuan ini menyarankan bahwa penerspan Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning Approach) harus mendukung kebutuhan siswa melalui tahapan-tahapan yang saling terkait, yaitu Memahami, Mengaplikasikan, dan Merefleksikan guna mendukung pengalaman belajar Bahasa Inggris yang lebih bermakna.

8 dilihat · 5 unduhanSitasiDetail