Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

50 hasil
Penulis: Widodo
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Metode Penelitian Ilmu Komputer Dengan Komputasi Statistika Berbasis R

2021•Koleksi Perpustakaan

Menurut definisi yang diberikan oleh Gliner dan Morgan (2000) "Paradigma adalah cara berpikir tentang melakukan penelitian. Hal ini tidak sepenuhnya metodologi, tetapi lebih dari filsafat yang membimbing bagaimana penelitian tersebut akan dilakukan”. Paradigma penelitian dan filsafat terdiri dari berbagai faktor seperti model mental individu, caranya melihat hal, persepsi yang berbeda, berbagai keyakinan terhadap realitas dan lainnya. Konsep ini mempengaruhi keyakinan dan nilai dari para peneliti, sehingga ia dapat memberikan argumen yang valid dan terminologi untuk memberikan hasil yang dapat diandalkan. Anda mungkin berpikir tentang penelitian sebagai sesuatu yang sangat abstrak dan rumit. Jika Anda memahami bagian-bagian yang berbeda atau fase dari proyek penelitian, mungkin tidak serumit yang Anda bayangkan. Sebuah proyek penelitian memiliki struktur awal, tengah dan akhir yang harus dikelola dengan baik.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

“PERAN TOKOH AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN KESADARAN BERAGAMA REMAJA DI JORONG GALUGUA” (Studi Kasus Jorong Galugua, Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota).

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Latar belakang penulis memilih judul ini adalah kurangnya kesadaran beragama dari remaja di jorong Galugua, sehingga terjadi berbagai bentuk kenakalan remaja seperti mabuk-mabukan, memakai narkoba, dan melakukan perjudian. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana peran yang dilakukan tokoh agama Islam dalam meningkatkan kesadaran beragama remaja dan apa kendala yang dihadapi Tokoh Agama Islam dalam meningkatkan kesadaran beragama remaja di Jorong Galugua, Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota dengan tujuan untuk mengetahui tindakan yang dilakukan tokoh agama untuk meningkatkan kesadaran beragama remaja di jorong Galugua dan mengetahui kendala yang dihadapai oleh tokoh agama dalam meningkatkan kesadaran beragama remaja di jorong Galugua. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reseach) dengan mengumpulkan data dari lokasi penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Berdasarkan penelitian dapat dikemukakan hasil sebagai berikut: pertama untuk meningkatkan kesadaran beragama remaja di jorong Galugua tokoh agama membuat program unggulan dan program khusus. Adapun yang dimaksud dengan program unggulan adalah program yang di jalankan untuk mengatasi tiga bentuk kenakalan (mabuk-mabukan, memakai narkoba, dan perjudian) secara bersama seperti, melakukan interaksi dengan remaja, melakukan kerjasama dengan pihak orang tua, mendirikan Remaja Mesjid, melakukan dakwah secara gencar, memberlakukan sanksi, dan melakukan razia. Selanjutnya program khusus adalah suatu program yang dijalankan khusus untuk kasus tertentu, seperti pada kasus mabuk-mabukan tokoh agama menerapkan larang menjual minuman keras, untuk pemakaian narkoba tokoh agama melakukan penyuluhan kepada masyarakat, remaja, dan siswa SD dan siswa SMP, dan selanjutnya untuk perjudian tokoh agama melarang pemilik warung untuk memberikan wadah serta bagi perjudian yang dilakukan selain di warung tokoh agama akan memberikan sanksi yang sangat berat bagi yang kedapatan.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengantar Statistika

2018•Koleksi Perpustakaan

Salah satu peran manusia di muka bumi adalah sebagai mahkluk sosial, artinya manusia tidak bisa hidup sendiri tetapi selalu tergantung atau bahkan membutuhkahkan manusia yang lain di kehidupan sehari-hari. Manusia tidak akan pernah mandiri dari hal yang sangat sederhana yaitu terkait kebutuhan pokok pakaian dan makanan. Misalkan kita tidak membuat sendiri pakaian yang kita pakai, tidak menanam padi sendiri untuk nasi yang kita makan, tidak memelihara ternak sendiri dari daging yang menjadi lauk dan sebaginya. Agar keharmonisan di dalam berinteraksi dengan sesama manusia dapat terjalin dengan baik dibutuhkan bahasa komunikasi verbal. Setiap suku bangsa dan negara memiliki bahasa komunikasi masing-masing, kita mengenalnya sebagai bahasa daerah, bahasa nasional dan bahasa internasional. Hal itu tergantung pada cakupan luas wilayah penggunaan dari bahasa tersebut. Seperti yang telah menjadi jargon selama ini bahwa menguasai bahasa Inggris sama artinya menguasai dunia.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail