Abstrak
ABSTRAK Latar belakang penulis memilih judul ini adalah kurangnya kesadaran beragama dari remaja di jorong Galugua, sehingga terjadi berbagai bentuk kenakalan remaja seperti mabuk-mabukan, memakai narkoba, dan melakukan perjudian. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana peran yang dilakukan tokoh agama Islam dalam meningkatkan kesadaran beragama remaja dan apa kendala yang dihadapi Tokoh Agama Islam dalam meningkatkan kesadaran beragama remaja di Jorong Galugua, Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota dengan tujuan untuk mengetahui tindakan yang dilakukan tokoh agama untuk meningkatkan kesadaran beragama remaja di jorong Galugua dan mengetahui kendala yang dihadapai oleh tokoh agama dalam meningkatkan kesadaran beragama remaja di jorong Galugua. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reseach) dengan mengumpulkan data dari lokasi penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Berdasarkan penelitian dapat dikemukakan hasil sebagai berikut: pertama untuk meningkatkan kesadaran beragama remaja di jorong Galugua tokoh agama membuat program unggulan dan program khusus. Adapun yang dimaksud dengan program unggulan adalah program yang di jalankan untuk mengatasi tiga bentuk kenakalan (mabuk-mabukan, memakai narkoba, dan perjudian) secara bersama seperti, melakukan interaksi dengan remaja, melakukan kerjasama dengan pihak orang tua, mendirikan Remaja Mesjid, melakukan dakwah secara gencar, memberlakukan sanksi, dan melakukan razia. Selanjutnya program khusus adalah suatu program yang dijalankan khusus untuk kasus tertentu, seperti pada kasus mabuk-mabukan tokoh agama menerapkan larang menjual minuman keras, untuk pemakaian narkoba tokoh agama melakukan penyuluhan kepada masyarakat, remaja, dan siswa SD dan siswa SMP, dan selanjutnya untuk perjudian tokoh agama melarang pemilik warung untuk memberikan wadah serta bagi perjudian yang dilakukan selain di warung tokoh agama akan memberikan sanksi yang sangat berat bagi yang kedapatan.