Abstrak
Skripsi ini disusun oleh Nur Azmita Putri NIM 2122044, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2026, dengan judul “Pengaruh Kemampuan Critical Thinking Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Di MAN 4 Agam.” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan critical thinking (berpikir kritis) dalam proses pembelajaran abad ke-21 untuk membantu peserta didik menganalisis dan memahami materi secara mendalam, khususnya pada mata pelajaran Akidah Akhlak. Berdasarkan observasi awal di MAN 4 Agam, kemampuan berpikir kritis peserta didik masih beragam dan sebagian besar hasil belajar Akidah Akhlak belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan critical thinking terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MAN 4 Agam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional/regresi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MAN 4 Agam tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 73 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling (sampel jenuh), sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen angket sebanyak 20 butir untuk mengukur kemampuan critical thinking (variabel X) dan dokumentasi nilai akhir semester genap untuk mengukur hasil belajar Akidah Akhlak (variabel Y). Uji prasyarat analisis meliputi uji normalitas residual dan uji linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan critical thinking peserta didik kelas XI MAN 4 Agam sebagian besar berada pada kategori Sedang yaitu sebanyak 48 peserta didik (65,75%), kategori Tinggi sebanyak 13 peserta didik (17,81%), dan kategori Rendah sebanyak 12 peserta didik (16,44%). Hasil belajar Akidah Akhlak peserta didik sebagian besar berada pada kategori Sedang yaitu sebanyak 50 peserta didik (68,49%), kategori Tinggi sebanyak 12 peserta didik (16,44%), dan kategori Rendah sebanyak 11 peserta didik (15,07%) dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 82,53. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kemampuan critical thinking terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MAN 4 Agam. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,669 yang berada pada kategori hubungan kuat. Persamaan regresi linear sederhana yang diperoleh yaitu Y = 53,237 + 0,384X, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu poin kemampuan critical thinking diikuti peningkatan hasil belajar sebesar 0,384 poin. pengujian hipotesis menghasilkan nilai t_"hitung" sebesar 7,581 dengan tingkat signifikansi 0,0000, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Adapun koefisien determinasi (R²) sebesar 0,448 menunjukkan bahwa kemampuan critical thinking memberikan pengaruh sebesar 44,8% terhadap hasil belajar peserta didik, sedangkan 55,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Berdasarkan analisis statistik, data terdistribusi secara normal (Asymp. Sig. 0,200 > 0,05) dan memiliki hubungan linear yang signifikan (Deviation from Linearity Sig. 0,949 > 0,05). Terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan critical thinking terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MAN 4 Agam.