Abstrak
ABSTRAK Rini Yani, NIM: 2120251, Judul Skripsi “Implementasi Kegiatan Mudharah Dalam Pengembangan Kemampuan Berpikir Santri Di Pondok Pesantren Modern Ainul Yaqin Batagak Kabupaten Agam.” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya santri yang tidak menghadiri kegiatan muhadharah, ketika muhadharah berlangsung masih banyak santri yang bermain-main dan tidak memperhatikan teman yang sedang tampil di depan. Sebagian santri kurang memiliki kemampuan berpikir kritis seperti sebagian santri tidak bisa dalam bertanya dan menjawab pertanyaan yang membutuhkan penjelasan atau tantangan dari guru. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kegiatan muhadharah dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis santri dan apa faktor pendukung dan penghambat kegiatan muhadharah dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis santri di Pondok Pesantren Modern Ainul Yaqin Batagak. Jenis penelitain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif deskriptif dan berlokasi di Pondok Pesantren Modern Ainul Yaqin Batagak, Kab. Agam. Informan penelitian dalam penelitian ini adalah santriwan dan santriwati petugas muhadharah sebagai informan kunci dan informan pendukung adalah pembina muhadharah, dan Kepala Sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Analisis data menggunakan model Milles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kegiatan muhadharah dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis santri di Pondok Pesantren Modern Ainul Yaqin Batagak, dilakukan satu kali dalam satu minggu pada hari senin malam jam 20.00 sampai dengan jam 21.00 setelah selesai shalat isya. Implementasi kegiatan muhadharah dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis santri yaitu mengacu pada tugas-tugas yang ada dalam rangkaian kegiatan muhadharah, yang pertama dalam memikirkan topik yang sesuai dengan tema ceramah kemudian merangkai kata-kata dalam pembuatan teks ceramah yang memerlukan proses kerja otak yang besar dan membangun percaya diri dan luas berbicara ketika menyampaikan yang ingin disampaikan yang dapat dimengerti dan diterima pendengar sehingga santri dapat menuangkan idenya yang diusia mereka dapat berpikir dengan kritis karena sudah dimulai dari mereka remaja. Hubungannya dengan pembelajaran yaitu santri dapat terlatih berpikir kritis dalam belajar di kelas. Faktor pendukung muhadharah yaitu : Sarana dan prasarana yang memadai, Prestasi santri, rasa keyakinan dalam diri santri bisa memberikan dorongan pikiran pos itif bagi setiap santri, santri antusias memiliki rasa ingin tahu. Faktor penghmbat yaitu: Demam panggung/ grogi, penyampaian materi terlalu monoton, sebagian santri tidak disiplin, selanjutnya membuat dan menghafal teks ceramah.