Abstrak
Penelitian ini berfokus pada pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika kelas VIII di SMP Negeri 1 Candung. Masalah yang mendasari penelitian ini adalah hasil belajar siswa yang belum optimal akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan konvensional, sehingga keterlibatan aktif siswa masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika kelas VIII di SMP Negeri 1 Candung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen, desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Candung tahun ajaran 2025/2026 (110 siswa), dengan sampel kelas VIII.5 sebagai kelompok eksperimen (model Jigsaw) dan kelas VIII.4 sebagai kelompok kontrol (pembelajaran konvensional), masing-masing 28 siswa, dipilih melalui teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest, dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Independent Sample t-Test dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Rata-rata nilai pretest kelas eksperimen 36,61 dan kelas kontrol 29,46, sedangkan rata-rata posttest kelas eksperimen meningkat menjadi 75,36 dan kelas kontrol 62,86, dengan selisih 12,50 poin. Hasil uji Independent Sample t-Test menunjukkan nilai t hitung 4,449 dengan Sig. (2-tailed) 0,000 ( 0,05), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terbukti dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika.