Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa di kelas VIII SMP Negeri 4 Bukittinggi, berdasarkan hasil observasi dan rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Diduga hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan model yang diterapkan belum bervariasi. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT). Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah kemampuan belajar matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) lebih baik dari pembelajaran konvensional pada kelas VIII SMP Negeri 4 Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Bukittinggi yang berjumlah 9 kelas. Pengambilan sampel ditentukan secara acak terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII B kelas eksperimen dan siswa kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Instrument yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Data diolah menggunakan analisis statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis data tes kemampuan berpikir kritis matematis siswa diperoleh t_hitung=1,94>1,67=ttabel. Karena thitung>ttabel maka H0 ditolak. Hasil ini diperkuat juga oleh perhitungan menggunakan software minitab, diperoleh P value=0,03 0,05=α. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang digunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) lebih baik daripada pembelajaran konvensional di kelas VIII SMP Negeri 4 Bukittinggi.