Abstrak
ABSTRAK DESMIANTI/2414.056/2018 : “Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Menggunakan Metode Discovery Learning di Kelas X IPA SMAN 1 Bonjol Tahun Pelajaran 2017/2018” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi peneliti pada tanggal 10 Februari 2018. Peneliti mengamati bahwa dalam pembelajaran lebih terpusat kepada guru, aktivitas siswa kurang optimal dalam proses pembelajaran, guru kurang melibatkan siswa dalam menemukan sendiri konsep/ informasi/ pola-pola dan struktur matematika yang telah ditemukan hasil belajar siswa masih banyak di bawah KKM, dan kemampuan berpikir kritis matematis siswa kurang berkembang. Dalam hal ini dilihat dari nilai Ulangan Harian I semester I dan nilai tes kemampuan berpikir kritis matematis siswa tahun pelajaran 2017/2018 di kelas X IPA SMAN 1 Bonjol. Salah satu alternatif pembelajaran yang diduga dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menerapkan metode Discovery Learning. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode Discovery Learning lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas X IPA SMAN 1 Bonjol Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode Discovery Learning dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas X IPA SMAN 1 Bonjol Tahun Pelajaran 2017/2018. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode Discovery Learning lebih baik daripada yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas X IPA SMAN 1 Bonjol Tahun Pelajaran 2017/2018”. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan penelitian yaitu The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPA SMAN 1 Bonjol tahun pelajaran 2017/2018. Pengambilan sampel dilakukan secara acak setelah terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, homogenitas, dan kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 4 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X IPA 3 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang berupa tes essay. Teknik analisis data kemampuan berpikir kritis matematis adalah dengan menggunakan uji t yang diperkuat dengan Software Minitab. Berdasarkan hasil analisis data kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan t_hitung=4,59 dan t_tabel=1,67 serta P_value= 0,000 dan α = 0,05. Karena t_hitung >t_tabel dan P_value 0,05, sehingga H0 ditolak dan terima H1. Jadi dapat disimpulkan bahwa “Kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode Discovery Learning lebih baik daripada yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas X IPA SMAN 1 Bonjol Tahun Pelajaran 2017/2018”.