Abstrak
Miftahur Rahmi, 2522146, Skripsi, “Pengaruh Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran TIK Kelas VIII di SMP Negeri 1 Hiliran Gumanti”. Jurusan Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penelitian ini didorong oleh rendahnya tingkat kemampuan berpikir kritis siswa dalam aktivitas pembelajaran, terutama dalam mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi, serta penggunaan metode pengajaran yang masih tradisional sehingga tidak efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang dapat memperbaiki kemampuan berpikir kritis siswa, salah satunya melalui penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh strategi pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Hiliran Gumanti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen dan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Hiliran Gumanti tahun ajaran 2026, dengan sampel sebanyak 50 siswa yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing 25 siswa. Kelas eksperimen diberikan perlakuan menggunakan model Problem Based Learning, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis dalam bentuk pilihan ganda yang diberikan melalui pretest dan posttest. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan strategi Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji Independent Sample T-test yang memperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,039 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Selain itu, nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol dengan selisih sebesar -9,960. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran berbasis masalah berpengaruh secara signifikan dalam kemampuan berpikir kritis siswa.