Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran strategis guru dalam pendidikan Islam yang tidak hanya bertugas menransfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak mulia peserta didik. Namun, fenomena terkini menunjukkan adanya pengurangan perhatian terhadap nilai-nilai adab dalam praktik pembelajaran. Olch karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kompetensi guru berdasarkan kitab Adabul Alim wal Muta'allim karya Imam Nawawi sebagai rujukan etika pendidikan dalam khazanah Islam klasik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research dan teknik analisis isi Data primer diperoleh dari kitab Adabul Alim wal Muta'allim, sedangkan data sekunder bersumber dari literatur pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam Nawawi menjelaskan secara komprehensif empat ranah kompetensi guru, yaitu: Pertama kompetensi kepribadian yang mencakup sikap ikhlas, rendah hati, sabar, dan pengendalian emosi. Kedua kompetensi pedagogik berupa kemampuan mengelola pembelajaran, mengatur waktu, dan mengevaluasi murid. Ketiga kompetensi profesional yang diwujudkan melalui penguasaan ilmu dan kejujuran akademik. Keempat kompetensi sosial yang tercermin dalam sikap adil, bijaksana, dan menciptakan lingkungan belajar yang saling menghormati. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemikiran Imam Nawawi tentang kompetensi guru dalam kitab Adabul Alim wal Muta allim sangat relevan dengan konsep kompetensi guru dalam pendidikan modern. Kitab ini tidak hanya menekankan aspek pengetahuan dan keterampilan mengajar, tetapi juga menekankan integritas moral dan etika pendidik. Dengan demikian, kitab ini dapat dijadikan sebagai salah satu rujukan penting dalam pengembangan karakter dan peningkatan profesionalisme guru, khususnya dalam konteks pendidikan Islam yang holistik.