Abstrak
Yulia sri Yani 2120227, Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan skripsi yang berjudul “Manajemen Tahfidz Al- Qur’an di Rumah Tahfidz Bukittinggi Qur’an Centre (BQC) di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Bukittinggi.” Tahfidz Al- Qur’an merupakan salah satu bentuk pendidikan keagamaan di Indonesia yang menekankan pada penghafalan Al- Qur’an santri dan mengaplikasikan Al- Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran Tahfidz Al- Qur’an adalah suatu pembelajaran yang harus dimanajemenkan untuk santri, pada pembelajaran Tahfidz ini tidak hanya sekedar hafal Al- Qur’an saja tetapi juga diajarkan cara menghafal Al- Qur’an yang terbaik dengan menggunakan metode-metode pembelajaran yang terbaik pula dikarenakan metode tersebut akan ikut menentukan berhasil atau tidaknya tujuan pembelajaran Tahfidz Al- Qur’an. semakin baik metode yang digunakan, maka semakin efektif dan efesien pula dalam menggapai keberhasilan dan mencapai tujuan pembelajaran Tahfidz Al- Qur’an. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif lapangan (field reseach) yang bersifat deskriptif, yaitu menggambarkan suatu keadaan atau peristiwa yang terjadi dilapangan, informan kunci dalam penelitian ini adalah Pemimpin Rumah Tahfidz, sedang informan pendukungnya adalah Guru Tahfidz Al- Qur’an. Dalam teknik pengumpulan data penulis menggunakan metode observasi, wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan teknik keabsahan data, teknik triangulasi dimanfaatkan sebagai pengecekan keabsahan data yang ditemukan peneliti dari hasil wawancara dengan informan kunci dibandingkan dengan hasil wawancara dengan beberapa infornan lainnya. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan mengenai Manajemen Tahfidz Al- Qur’an itu sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan karena Pemimpin telah mengayomi pembelajaran Tahfidz dengan baik tetapi pada dasarnya guru tahfidzlah yang melakukan pembelajaran Tahfidz secara propesional dari pembukaan pembelajaran sampai kegiatan penutup, dan juga menggunakan berbagai metode dan strategi serta kerjasama antara Guru Tahfidz dengan santri yang sangat baik, oleh karena itulah santri dapat mengikuti lomba sampai ke Provinsi. Manajemen terbagi kepada empat bagian yaitu dapat disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran ini telah terlaksana dengan baik, pada organisasi terlibat beberapa individu yang mana Pemimpin, Guru dan santri yang bekerjasama untuk mencapai tujuan tahfidz Al- Qur’an, pada pelaksanaannya guru telah menggunakan metode yang terbaik hingga dapat mencapai tujuan, dan pada pengawasan terdapat tiga tahapan yaitu pengawasan hafalan secara harian, menggunakan buku laporan hafalan dan ujian hafalan santri.