Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul Manajemen Resiko Peternak Ikan Nila Menurut Perspektif Ekonomi Islam (study kasus: Kototinggi, Kecamatan tanjung Raya, Kabupaten AGAM). Disusun oleh Weni Miftahul Jannah BP 3213.066. Skripsi mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam Fakultas ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Permasalahan penelitian ini adalah di Kabupaten Agam, khususnya di Jorong Kototinggi yang terletak di Kecamatan Tanjung Raya. Islam mengajarkan umatnya agar bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, kebutuhan sandang, pangan, dan papan serta kesehatan dan pendidikan merupakan kebutuhan yang harus terpenuhi pada kehidupan modern saat ini. Adapun sandang dan pangan adalah dua kebutuhan hidup yang wajib terpenuhi, oleh karena itu Islam menjadikan dua hal tersebut sebagai nafkah pokok yang harus dipenuhi. Allah tidak semata-mata memberikan rizki kepada hamba-NYA tanpa berusaha dan bekerja. Setiap usaha yang dilakukan pasti memiliki tingkat risiko masing-masing, salah satunya Risiko Tradisional terfokus pada risiko-risiko yang timbul seperti risiko kematian, penyakit dan bencana alam. Dan usaha peternakan ikan nila ini memiliki tingkat risiko yang relatif besar jika dibandingkan dengan usaha pembesaran ikan nila. Peternak ikan di Kototinggi perlu melakukan kegiatan untuk mengelola risiko yang dihadapi tersebut. Dan bagaimana manajemen risiko peternakan ikan nila dalam perspektif Ekonomi Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen risiko terhadap kegiatan peternakan ikan nila dalam perspektif Ekonomi Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dan bersifat kualitatif deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan kualitatif. Penelitian dikumpulkan dengan wawancara kepada beberapa masyarakat dan petaniikan nila yang berada di Kenagarian Jorong Kototinggi, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Juga mengamati langsung bagaimana Manajemen Resiko Peternak Ikan Nila yang dilakukan oleh petani. Setelah penulis melakukan penelitian, maka dapat dikemukakan bahwa Manajemen Risiko Peternak Ikan Nila, memiliki pengaruh risiko yang cukup tinggi, yaitu Sumber risiko yang sering terjadi pada peternakan ikan nila yaitu keahlian pekerja, faktor cuaca, hama, dan penyakit. Berdasarkan hasil analisis probabilitas atau kemungkinan terjadinya risiko diperoleh keempat sumber risiko (faktor cuaca, hama, keahlian petani dan penyakit) memiliki nilai probabilitas yang paling besar dan harus diperhatikan dalam pemeliharaan ikan nila karena berada di atas batas yang telah ditentukan oleh masyarakat peternak ikan nila. Keempat sumber risiko ini harus dilakukan pengontrolan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya dan dapat dikendalikan apabila risiko muncul dengan melakukan berbagai alternatif strategi yang telah diuraikan. Strategi penanganan risiko produksi untuk sumber risiko hama, keahlian petani, dan penyakit dilakukan dengan tindakan preventif. Sumber risiko produksi faktor cuaca dilakukan secara preventif dan mitigasi. Strategi yang diberikan berdasarkan perhitungan risiko.