Abstrak
Skripsi ini atas nama Belladina Astrika (2420078) yang berjudul “Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Open Ended Problems Pada Kelas VIII SMPN 10 Mukomuko” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan dalam menyelesaikan soalsoal open ended problems, sehingga siswa cenderung berpikir monoton, untuk mengetahui jenis kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal open ended problems dapat dilakukan dengan cara menganalisis kesulitan melalui respon siswa dalam menyelesaikan suatu soal berdasarkan kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang siswa kelas VIII SMPN 10 Mukomuko. Data dalam penelitian ini diambil melalui tes dan wawancara. Pemeriksaan data menggunakan triangulasi teknik. Berdasarkan data hasil penelitian didapat bahwa pada soal dengan tipe mempunyai banyak cara penyelesaian siswa kemampuan tinggi hanya mengalami kesulitan konsep berhitung dan siswa kemampuan sedang mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah dan konsep penyelesaian pada penarikan kesimpulan, sedangkan pada teknik penyelesaian siswa kemampuan tinggi dan sedang pada dasarnya tidak mengalami kesulitan namun siswa kemampuan tinggi hanya menguasai 3 teknik dan siswa kemampuan sedang hanya menguasai satu teknik dari 4 teknik yang telah diajarkan guru, siswa kemampuan rendah kesulitan dalam memahami konsep dan keterampilan berhitung. Pada soal dengan tipe mempunyai jawaban benar yang banyak siswa dengan kemampuan tinggi pada dasarnya tidak mengalami kesulitan namun hanya mampu menjawab 3 dari 4 jawaban benar, siswa kemampuan sedang hanya mengalami kesulitan dalam keterampilan berhitung karena sulit memikirkan angka dan hanya lancar menjawab 1 jawaban benar, siswa kemampuan rendah kesulitan dalam memecahkan masalah, memahami konsep dan keterampilan berhitung. Pada soal dengan tipe cara pengembang lanjutannya terbuka siswa kemampuan tinggi hanya mengalami kesulitan konsep berhitung disamping itu siswa mampu mengembangkan soal tetapi cenderung monoton, siswa kemampuan sedang dan rendah mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah, memahami konsep dan keterampilan berhitung