Abstrak
Asril, 2025. Analisis Kesulitan Guru Dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di SDN 07 Kubang Putiah. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Implementasi Kurikulum Merdeka menghadirkan berbagai tantangan baru bagi guru, terutama dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Kurikulum ini menuntut guru untuk memahami capaian pembelajaran (CP), tujuan pembelajaran (TP), alur tujuan pembelajaran (ATP), serta penggunaan modul yang sesuai dengan karakteristik siswa. Namun, kenyataannya guru masih menghadapi kesulitan dalam berbagai aspek pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran PAI di SDN 07 Kubang Putiah, mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik triangulasi untuk memastikan validitas temuan. Subjek penelitian terdiri dari guru PAI di SDN 07 Kubang Putiah yang terlibat langsung dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Data yang diperoleh dianalisis secara sistematis untuk menemukan pola kesulitan yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami tiga kesulitan utama. Pertama, dalam pemahaman CP, TP, ATP, dan penggunaan modul, guru kesulitan menyusun pembelajaran yang sesuai dengan karakter siswa. Kedua, pada aspek pelaksanaan pembelajaran, guru menghadapi tantangan dalam menyusun RPP berbasis Kurikulum Merdeka dan menerapkan metode pembelajaran inovatif, khususnya pembelajaran berbasis proyek. Ketiga, pada aspek penilaian siswa, guru mengalami kendala dalam memahami teknik penilaian autentik serta menyusun instrumen penilaian yang sesuai. Penelitian ini menyimpulkan perlunya pelatihan dan pendampingan yang lebih intensif untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara efektif.