Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang efektivitas dan efisiensinya strategi marketing yang diterapkan pada produk pembiayaan pra pensiun Bank Syariah Indonesia KCP Lubuk Basung, menyebabkan minimnya pengetahuan dan minat masyarakat pensiun terhadap produk pembiayaan tersebut. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti menggunakan strategi marketing 7P (produk, harga, promosi, tempat, orang, bukti fisik, proses) serta melakukan analisis SWOT (kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman). Bertujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi strategi marketing produk pembiayaan pra pensiun di Bank Syariah Indonesia KCP Lubuk Basung. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi langsung di Bank Syariah Indonesia KCP lubuk basung. Metode ini digunakan memperoleh data yang relevan terkait permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan strategi 7P dan analisis SWOT diperlukan untuk mengatasi tantangan dalam meningkatkan pembiayaan pra pensiun. Strategi yang direkomendasikan adalah menggunakan pendekatan SO dengan skor lebih dari 4,30, yang memanfaatkan kekuatan internal dan eksternal perusahaan untuk menarik dan mempertahankan nasabah baru. Ini termasuk optimalisasi produk sesuai syariah, penetapan harga yang kompetitif, promosi yang efektif, pemilihan lokasi strategis, dan inovasi produk. Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan minat dan pengetahuan masyarakat terhadap produk pembiayaan pra pensiun, membantu Bank Syariah Indonesia KCP Lubuk Basung mencapai tujuan marketing yang lebih efektif dan efisien.