Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2023Versi 1

Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis berdasarkan Gaya Kognitif Siswa di kelas VIII SMPN 2 Kec. Pangkalan Koto Baru

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Matematika•5 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Gita Novia Putri Sundaini, Nim 2416073 : “Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis berdasarkan Gaya Kognitif Siswa di SMP N 2 Kec. Pangkalan Koto Baru”. Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya siswa dalam memahami soal, merencanakanmasalah, menyelesaikan masalah, serta mengecek kembali jawaban, sehingga siswatersebut memiliki kekurangan dalam kemampuan pemecahan masalah matematika,padahal kemampuan tersebut merupakan faktor penting yang menentukan penguasaansiswa terhadap konsep-konsep matematika. Kemampuan pemecahan masalah setiap siswatidak sama karena dipengaruhi berbagai faktor, diantaranya yaitu gaya kognitif. Fokusdalam penelitian ini bertujuan untuk (a) mendeskripsikan kemampuan pemecahanmasalah matematika siswa kelas VIII dengan gaya kognitif field independentdi SMP N 2 Kec. Pangkalan Koto Baru (b)mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII dengangaya kognitif field dependentdi SMP N 2 Kec. Pangkalan Koto Baru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Subjek yangdigunakan dalam penelitian ini sebanyak 4 orang siswa yang diambil dari kelas VIII SMP N 2 Kec. Pangkalan Koto Baru, yaitu 2 siswa dengan gaya kognitif field independent dan 2 siswadengan gaya kognitif field dependent. Penentuan subjek berdasarkan hasil angket Gaya Kognitif Siswa. Instrumen yang digunakan adalah angket gaya Kognitif, tes kemampuan pemecahan masalah, pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalampenelitian ini adalah angket gaya kognitif untuk mengetahui gaya kognitifsiswa, tes tertulis untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa, wawancara, dan dokumentasi.Keabsahan data dalam penelitian ini, digunakan teknik kriteria derajat kepercayaanmelalui tiga tahap, yaitu: ketekunan peneliti, triangulasi, dan pemeriksaan sejawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) subjek dengan gaya kognitif field independent sangat mampu menerapkanempat langkah pememecahan masalah menurut Polya yaitu, memahami, merencanakan,melaksanakan, dan melakukan pengecekan ulang. Hal tersebut dikarenakan olehkarakteristik individu field independent yang cenderung lebih menerima bagian-bagianterpisah dari pola menyeluruh dan mampu menganalisa pola ke dalam komponennya.Selain itu, subjek field independent juga mampu menerapkan langkah-langkah pemecahan masalah menurut Polya dengan sangat terstruktur dan benar, serta sangat jelasdan rinci dalam memberikan penjelasan terkait dengan jawaban tertulisnya.(b) subjek dengan gaya kognitif fielddependent kurang mampu menerapkan empat langkah pememecahan masalah menurutPolya yaitu, memahami, merencanakan, melaksanakan, dan melakukan pengecekanulang. Hal tersebut dikarenakan oleh karakteristik individu field dependent yangcenderung menerima suatu pola sebagai suatu keseluruhan, sehingga mengakibatkansiswa field dependent sulit dalam hal menganalisis suatu masalah. Selain itu, subjek fielddependent memerlukan intruksi dan arahan yang lebih untuk bisa memecahakan masalahmatematika serta kurang jelas dalam memberikan penjelasan terkait dengan jawabantertulisnya.

Kata kunci

Kemampuan Pemecahan Masalah, Gaya Kognitif

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis berdasarkan Gaya Kognitif Siswa di kelas VIII SMPN 2 Kec. Pangkalan Koto Baru2023 · oai:ais:skripsi:13514

Publikasi terkait