Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Abdul Ahnafa RA, NIM. 2117.181, dengan judul Upaya Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dalam Mengatasi Ghasab di Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Muallimin Pakan Sinayan, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam. Yang dimaksud dari judul penelitian ini adalah menjelaskan bagaimana upaya yang dilakukan oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang ada di Pondok Pesantren Tahfizul qur’an Muallimin Pakan Sinayan dalam mengatasi tindakan ghasab di Pondok Pesantren Tahfizul qur’an Muallimin Pakan Sinayan. Ghasab adalah suatu perbuatan mengambil atau memakai barang orang lain tanpa izin dari pemilik. Ghasab tidak bisa dikatakan mencuri karena ghasab dilakukan secara teran-terangan dan tujuan dari perbuatan tersebut adalah menggunakan sementara tanpa ada niat untuk memiliki atau menguasai barang tersebut. Dan ghasab tidak bisa dikatakan sebagai meminjam karena tidak adanya akad atau kesepakatan antara yang menggasab dengan pemilik barang. Di pondok pesantren Muallimin Pakan Sinayan terdapat sebuah organisasi kesiswaan yang bernama Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang sama dengan OSIS di sekolah lain. Mereka yang membantu para guru dan ustadz dalam mengatur para santri yang lain dalam keseharian mereka baik di sekolah maupun di asrama. Oleh karena itu peneliti tertarik bagaiman upaya yang dilakukan oleh IPM dalam mengatasi perbuatan ghasab di pondok pesantren Muallimin Pakan Sinayan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini berbentuk penelitian lapangan yaitu penelitian yang dilakukan langsung di lapangan secara sistematis dan berbagai macam data yang terkait dengan permasalahan yang dibahas. Dengan informan utama adalah Anggota Ikatan Pelajar Muhammadiah (IPM) dan informan pendukung ustadz dan santri di pondok pesantren Tahfizul Qur’an Muallimin Pakan Sinayan. Teknik yang digunakan dalam menentukan sampel adalah purposive dan snowball. teknik pengumpulan data menggunaka observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian penulis menemukan bahwasanya factor yang menjadi penyebab terjadinya ghasab di pondok pesantren Muallimin Pakan Sinayan ada beberapa hal yaitu dari individu yaitu kurangnya kesadaran santri tentang ghasab, dan santri yang menganggap tindakan ghasab adalah perbuatan yang remeh. Yang kedua factor lingkungan yaitu tidak adanya contoh kepribadian yang baik, kurangnya control dalam pencegahan ghasab, pola interaksi yang terlalu dekat antara santri. Kemudian upaya yang dilakukan IPM dalam mengatasinya yaitu mengubah sudut pandang santri, mencontohkan uswatun hasanah, menjalankan peraturan yang telah ada.