Abstrak
SRI DEVI, NIM : 2517023 “IMPLEMENTASI E-MODUL DALAM PROSES PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMK PEMBINA BANGSA”, Program Studi Pendidikan Teknik Iformatika dan Komputer. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi kurang efektifnya proses pembelajaran di kelas yang masih berpusat pada guru (teacher center), guru masih menggunakan metode ceramah dan media konvensional, guru mencatat pembelajaran di papan tulis dan siswa menyalin catatan yang di tulis guru. Hal ini mengakibatkan siswa cenderung cepat bosan saat proses pembelajaran, dan akibatnya siswa lebih cepat lupa pada pembahasan yang baru di berikan oleh guru. Kemudian rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Implementasi E – Modul Dalam Proses Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di SMK Pembina Bangsa ? tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan signifikan Implementasi E - Modul Dalam Proses Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di SMK Pembina Bangsa. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan rancangan penelitian adalah Randomized Control Group Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Pembina Bangsa Tahun Ajaran 2021/2022. Untuk mendapatkan kelas sampel maka terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, homogenitas dan kesamaan rata-rata untuk semua kelas populasi, dan setelah semua kelas diketahui nilainya normal, homogen dan memiliki kesamaan rata-rata maka dilakukan pemilihan secara acak. Kelas yang terpilih sebagai kelas eksperimen adalah kelas X HOTEL dan kelas kontrol adalah kelas X TKJ. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui perbedaan signifikan Implementasi E - Modul adalah instrumen tes yang diberikan kepada kedua kelas sampel sebanyak 10 buah soal essay. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa perbedaan signifikan menggunakan e-modul dan tanpa menggunakan e-modul di kelas X SMK Pembina Bangsa. Dari Rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen menggunakan e-modul adalah 84.72, sedangkan rata-rata hasil belajar siswa kelas kontrol tanpa menggunakan e-modul adalah 70.50 Dan perbedaan yang signifikan juga dapat dilihat dari peningkatan hasil belajar menggunakan e-modul sebesar 20,06 %. Pengolahan data terakhir melalui uji hipotesis dengan menggunakan uji-t. Dari perhitungan hasil belajar t_(hitung )> t_(tabel ) (4,954 > 1,697) dengan α = 0,05 pada selang kepercayaan 95%, maka 𝐻0 ditolak dan 𝐻1 diterima artinya hipotesis diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa perbedaan yang signifikan penggunaan e- modul terhadap hasil belajar siswa kelas X SMK Pembina Bangsa lebih tinggi dibandingkan tanpa penggunaan e-modul.