Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

IMPLEMENTASI PROGRAM ANTI BUDAYA PACARAN DALAM MENGONTROL PERILAKU SISWA DI SMAN 1 PADANG PANJANG

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Islam•4 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Febri Andika, 2121132, Skripsi, “Implementasi Program Anti Budaya Pacaran Dalam Mengontrol Perilaku Siswa Di SMAN 1 Padang Panjang.” Prodi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perilaku pacaran di kalangan remaja yang berdampak negatif terhadap moral, kedisiplinan, dan fokus belajar siswa. SMA Negeri 1 Padang Panjang sebagai sekolah yang berlandaskan nilai religius berupaya menanggulangi permasalahan tersebut melalui Program Anti Budaya Pacaran, dengan tujuan menanamkan kesadaran moral, nilai-nilai agama, dan tanggung jawab sosial dalam diri peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi Program Anti Budaya Pacaran dalam mengontrol perilaku siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat keberhasilannya di SMA Negeri 1 Padang Panjang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Waka Kesiswaan, Guru Pendidikan Agama Islam, Guru Bimbingan dan Konseling, serta beberapa siswa. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjaga validitas hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program dilakukan secara kolaboratif dengan menekankan pendekatan religius, moral, dan psikologis. Pelaksanaan program berjalan efektif melalui sosialisasi nilai, pembiasaan ibadah, kegiatan Rohis, pengawasan guru, penegakan sanksi edukatif, dan pelibatan aktif OSIS sebagai penggerak moral siswa. Evaluasi program dilakukan secara rutin melalui rapat kesiswaan, pencatatan pelanggaran, serta pembinaan lanjutan bersama orang tua. Faktor pendukung meliputi dedikasi guru, fasilitas religius yang memadai, dan kerja sama seluruh warga sekolah; sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan pengawasan di luar sekolah, resistensi sebagian siswa, dan kurangnya sinergi dari pihak orang tua. Secara keseluruhan, program ini berhasil menanamkan nilai moral dan religius, mengontrol perilaku siswa, serta membentuk budaya sekolah yang berakhlakul karimah dan berdisiplin tinggi. Program ini dapat dijadikan model pembinaan karakter remaja Islami di lingkungan sekolah menengah. Kata Kunci: Implementasi, Program Anti Budaya Pacaran, Mengontrol Perilaku Siswa, SMA Negeri 1 Padang Panjang.

Kata kunci

Kata Kunci: Implementasi, Program Anti Budaya Pacaran, Mengontrol Perilaku Siswa, SMA Negeri 1 Padang Panjang.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1IMPLEMENTASI PROGRAM ANTI BUDAYA PACARAN DALAM MENGONTROL PERILAKU SISWA DI SMAN 1 PADANG PANJANG2026 · oai:ais:skripsi:18943

Publikasi terkait