Abstrak
ABSTRACK Fatimah Azzahra, NIM. 4117014. Judul Skripsi: “PERSEPSI PELAKU TRANSPORTASI UMUM DI TERMINAL AUR KUNING TENTANG RELASI MENCARI REZEKI DENGAN KETAATAN KEPADA ALLAH”. Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2022 Kata rizq berasal dari kata razaqa-yarzuqu-rizqan yang artinya buah-buahan, makanan, harta dan segala sesuatu yang diberikan Allah kepada manusia dalam bentuk fisik ataupun bukan yang memiliki manfaat bagi manusia itu sendiri ataupun orang lain. Taat artinya melakukan perbuatan yang diperintahkan dan meninggalkan perbuatan yang dilarang. Dalam mencari rezeki manusia seharusnya melaksanakan ketaatan kepada Allah yaitu dengan bertaqwa karena dengannya pintu rezeki akan dibuka sebagaimana dalam Q.S Ath-Thalaaq ayat 2-3. Namun di terminal Aur Kuning pelaku transportasi umum nya sebagian tidak menggambarkan sikap taat kepada Allah. Metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode Living Qur’an deskriptif kualitatif, yang berbentuk penelitian lapangan dengan menggambarkan fenomena yang terjadi berdasarkan persepsi pelaku transportasi umum tentang relasi mencari rezeki dengan ketaatan kepada Allah. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan beberapa langkah yang dimulai dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini pelaku transportasi umum di Terminal Aur Kuning. Sedangkan teori yang digunakan adalah teori persepsi Bimo Walgito. Hasil penelitian yang dilakukan pertama, pemahaman pelaku transportasi umum tentang rezeki dan taat kepada Allah.1) yang memahami bahwa rezeki hanya sebatas harta saja, 2) yang memahami rezeki berupa nikmat kesehatan, dikarunia anak, keluarga yang damai dan juga semua yang diberikan Allah untuk kebutuhan hidup. Selanjutnya pemahaman pelaku transportasi tentang taat kepada Allah, umumnya pelaku transportasi sudah memahami bahwa taat adalah melaksanakan apa yang diperintahkan dan meninggalkan apa yang dilarang Allah Swt, namun masih banyak yang tidak melaksanakan ketaatan kepada Allah seperti meninggalkan shalat dengan alasan sibuk bekerja atau malas. kedua penelitian yang dilakukan adalah persepsi pelaku transportasi tentang relasi mencari rezeki dengan ketaatan kepada Allah. 1) beberapa memahami bahwa antara rezeki dengan taat kepada Allah memiliki kaitan yang erat dan tidak dapat dipisahkan karena dengan ketaatan rezeki dimudahkan .2) beberapa memahami antara rezeki dan taat kepada Allah tidak berkaitan, karena untuk mendapatkan rezeki yang terpenting adalah kerja terlepas dari taat atau tidak 3) terakhir ada yang memahami ada kaitan tapi tidak begitu erat yaitu yang meyakini dengan taat rezeki dimudahkan tapi untuk taat terasa terasa berat. Kata Kunci: persepsi, rezeki, taat