Abstrak
Muaddyl Akhyar. NIM: 2118127. Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp dalam Pembelajaran SKI di MTsN 1 Padang Pariaman. Skripsi. Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Pembimbing, Dr. Muhiddinur Kamal, S. Ag., M. Pd Pendidikan memiliki peranan penting dalam pengembangan kepribadian seseorang. Kemajuan di era teknologi saat ini memungkinkan siswa untuk belajar sepenuhnya dengan memanfaatkan berbagai media pembelajaran. Media pembelajaran memiliki peran yang sangat penting untuk keberhasilan peserta didik. Dengan adanya penggunaan media pembelajaran akan mendorong keterlibatan peserta didik terhadap proses belajar, serta memudahkan peserta didik dalam mengetahui materi yang dipelajari. Salah satu media pembelajaran yang mudah dan simple untuk digunakan yaitu WhatsApp. Penggunaan yang mudah, praktis, cepat, hemat data internet, dan dapat diakses hanya dengan handphone, selain itu juga memiliki berbagai fitur yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan bantuan layanan internet. Media WhatsApp dinilai dapat membantu guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini mendeskripsikan mengenai Pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai media dalam pembelajaran di MTsN 1 Padang Pariaman. Data dari penelitian ini diperoleh dari wawancara bersama kepala sekolah, guru SKI, dan juga siswa kelas 7.5 MTsN 1 Padang Pariaman yang menjadi informan dari penelitian ini. Selain itu pengumpulan data juga diperoleh dari dokumentasi hasil dari penelitian. Teknik analisis data dilakukan dengan 3 langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa (1) Pelaksanaan pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai media dalam pembelajaran dikatakan dinilai kurang efektif. (2) Dalam pemanfaatan WhatsApp terdapat beberapa hambatan yaitu gangguan sinyal, kurangnya interaksi guru dan siswa, guru tidak dapat mengontrol siswa dalam belajar, kurangnya motivasi belajar dari siswa, dan memori Handphone cepat penuh. (3) solusi yang dilakukan untuk mengatasi hambatan yang terjadi yaitu dengan memberikan penjelasan materi yang lengkap saat dilaksanakan pembelajaran tatap muka, memberikan pengertian kepada orang tua tentang pentingnya kerjasama antara orang tua dan siswa, menghapus sebagian file yang sudah tidak diperlukan lagi.