Abstrak
<p style="margin-left:42.55pt;"> 1. Agar mahasiswa bimbingan konseling IAIN Bukittinggi mendapatkan pelayanan bimbingan kelompok dari konselor dalam upaya preventif kasus LGBT, khususnya homoseksualyang selama ini penanganannya lebih terfokus pada layanan informasi yang dilakukan secara klasikal di dalam kelas.</p> <p style="margin-left:42.55pt;"> 2. Dengan adanya suatu model pengembangan bimbingan kelompok dapat menjadi alternatifdalam upaya mencegah dan mengantisapasi permasalahan homoseksual yang kemungkinan akan merambat masukke IAIN Bukittinggi</p> <p style="margin-left:42.55pt;"> 3. Agar mahasiswa yang mendapatkan layanan bimbingan kelompok dengan teknik <em>sinema konseling</em> mampu mencegah dirinya dari perbuatan homoseksual, bersosialisasi secara wajar dan mampu menyalurkan hasrat ketertarikannya dengan lawan jenis secara normal dan sesuai dengan norma yang berlaku.</p>