Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Article
ArticleOpen AccessTerbit 2018Versi 1

Studi Living Hadis Terhadap Pemeliharaan Anjing oleh Komunitas Peburu Babi Kota Padang Panjang

Artikel Penelitian dan Pengabdian•6 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Wandi A Nim: 088152350 “Studi Living Hadis Terhadap Pemeliharaan Anjing Oleh Komunitas Peburu Babi Kota Padang Panjang” Tesis Program Studi Ilmu Hadis Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang, tahun 2017, 130 halaman. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pemeliharaan anjing oleh komunitas Porbi di Kota Padang Panjang yang terkenal dengan Kota Serambi Mekah. Adakah fenomena tradisi pemeliharaan anjing di kalangan komunitas Porbi tersebut sejalan dengan tuntunan Rasulullah SAW? hal itu masih dalam batas yang dibolehkan dalam hadis Nabi SAW. Tujuan dari penelitian ini adalah pertama untuk mengetahui bagaimana fenomena pemeliharaan anjing oleh komunitas peburu babi kota Padang Panjang sebagai fenomena living hadis. Kedua untuk mengetahui tujuan memelihara anjing oleh komunitas peburu babi Kota Padang Panjang dan ketiga untuk mengetahui kesesuaian tradisi pemeliharaan anjing oleh komunitas peburu babi kota Padang Panjang dengan hadis-hadis Rasulullah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui: observasi dan wawancara. Informan penelitian adalah komunitas Porbi Padang Panjang dan masyarakat. Data ini di analisis melalui: meringkas data, reduksi data, penyajian data, analisis data, dan menarik kesimpulan. Terkait dengan hadis-hadis tentang data yang diperoleh memelihara anjing, diperoleh dari kitab Shahih al-Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Daud, Sunan Al-Tirmidziy, Sunan Ibn Majah dan Musnad Ahmad bin Hanbal. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, komunitas Porbi Padang Panjang memelihara anjing di luar rumah, untuk dibawa berburu. Dalam hal transaksi jual beli anjing mereka menggunakan uang tunai. Adapun mengenai penyucian najis jilatan anjing masih banyak anggota Porbi Padang Panjang yang tidak mensucikannya sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Kedua, adapun tujuan memelihara anjing adalah untuk berburu. Manfaat yang diperoleh dalam berburu adalah akan menguatkan silaturahim antar peburu dan menyehatkan badan. Ketiga, secara umum komunitas peburu babi kota Padang Panjang tidak semuanya mengetahui hadis-hadis yang terkait dengan memelihara anjing, baik itu terkait dengan sanad, matan, maupun shahih atau tidaknya hadis tersebut. Hal ini disebabkan karena sebagian besar anggota komunitas hanya mendengar hadis-hadis tersebut melalui ustadz, halaqah-halaqah tertentu ataupun wirid pengajian. Namun, pada umumnya para anggota komunitas ini tidak mengamalkan hadis-hadis tersebut seperti dalam hal penyucian jilatan anjing, transaksi jual beli, namun dari segi tujuan pemeliharaan anjing anggota komunitas mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari meskipun tanpa memiliki pengetahuan yang mendalam terhadap hadis.

Kata kunci

Living Hadis, Pemeliharaan anjing

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Studi Living Hadis Terhadap Pemeliharaan Anjing oleh Komunitas Peburu Babi Kota Padang Panjang2018 ·

Publikasi terkait