Abstrak
Syaifullah, NIM 4216001, judul skripsi: “TRADISI MENYEDIAKAN JAMUAN DALAM ACARA TAKZIYAH PADA MASYARAKAT NAGARI PIANGGU (STUDI LIVING HADIS). Takziyah adalah suatu perbuatan orang muslim untuk menjenguk atau melayat orang yang meninggal dunia dengan maksud meringankan beban keluarga yang ditinggalkan serta menghiburnya agar tidak terlalu larut dalam kesedihan. Dari segi pelaksanaan takziyah setiap daerah memiliki cara-cara tersendiri dalam menyelenggarakan ada yang melaksanakan sampai hari ketiga saja dan ada yang sampai hari keseratus. Pada penelitian ini penulis membahas tentang takziyah yang sampai pada hari keseratus karena dalam pelaksanaannya menyediakan jamuan untuk tamu yang datang. Lokasi penelitian yang penulis ambil yaitu di Nagari Pianggu, Kec. IX Koto Sungai Lasi, Kab. Solok karena daerah tersebut penulis amati masih sangat kental melaksanakan tradisi tersebut. Penelitian ini berupaya untuk mengetahui tentang tradisi menyediakan jamuan dalam acara takziyah dengan rumusan masalah sebagai berikut: (1). Apa yang melatar belakangi berkembangnya tradisi menyediakan jamuan dalam acara takziyah di Nagari Pianggu?, (2). Bagaimana proses dari pelaksanaan takziyah di Nagari Pianggu?, (3). Apa saja hadis-hadis yang berkaitan dengan tradisi menyediakan jamuan dalam acara takziyah yang hidup ditengah-tengah masyarakat Nagari Pianggu beserta syarahnya?. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan sedangkan Metode penelitiannya adalah studi living hadis yang mana penulis menganalisis hadis-hadis yang hidup dimasyrakat tentang tradisi menyediakan jamuan dalam acara takziyah. Kemudian untuk mendukung data-data yang nantinya akan penulis lakukan maka penulis menggunakan metode pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah penulis menyelesaikan penelitian, maka penulis dapat menyimpulkan sebagai berikut: (1). Tradisi menyediakan jamuan dalam acara takziyah tersebut telah ada dan berkembang secara turun temurun dari nenek moyang masyarakat Nagari Pianggu sehingga tradisi ini harus tetap dijaga agar tidak hilang seiiring perkembangan zaman, (2). Dasar masyarakat Nagari Pianggu Melakukan tradisi ini karena ada hadis Nabi Muhammad Saw yang menjelaskan tentang keutamaan memuliakan tamu dan bersedekah kepada orang yang telah meninggal dunia. Berdasarkan hadis tersebutlah masyarakat sampai saat sekarang ini masih melakukan tradisi tersebut.