Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Yusuf

257 karya publik ditemukan.

2026: 52025: 72024: 82023: 62022: 52021: 152020: 62019: 72018: 612017: 972016: 302015: 5

IMPLEMENTASI DAKWAH STRUKTURAL DI KECAMATAN TIMPEH KABUPATEN DHARMASRAYA

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<h1 class="page_title" style="box-sizing: border-box; font-size: 24px; margin: 0px; font-family: Montserrat, -apple-system, BlinkMacSystemFont, &quot;Segoe UI&quot;, Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, &quot;Helvetica Neue&quot;, sans-serif; line-height: 30px; color: rgb(17, 17, 17);"> IMPLEMENTASI DAKWAH STRUKTURAL DI KECAMATAN TIMPEH KABUPATEN DHARMASRAYA</h1>

Supervisor KKN DR

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> Supervisor KKN DR</p>

PERANCANGAN SISTEM PAKAR DETEKSI DINI GANGGUAN FOKUS BELAJAR AKIBAT KECANDUAN GAME ONLINE PADA SISWA MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR DI SMAN 1 SUNGAI LIMAU PADANG PARIAMAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi atas nama M Yusuf Armando, dengan judul "Perancangan Sistem Pakar Deteksi Dini Gangguan Fokus Belajar Akibat Kecanduan Game Online Pada Siswa Menggunakan Metode Certainty Factor Di Sman 1 Sungai Limau Padang Pariaman", Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Gangguan fokus belajar akibat kecanduan game online merupakan permasalahan yang cukup sering ditemukan di kalangan siswa, salah satunya di SMAN 1 Sungai Limau Padang Pariaman. Proses identifikasi yang selama ini dilakukan secara konvensional oleh guru melalui pengamatan langsung di kelas bersifat subjektif dan belum didukung oleh sistem yang terstruktur, sehingga penanganan siswa sering terlambat dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem pakar yang dapat digunakan untuk mendeteksi dini gangguan fokus belajar siswa akibat kecanduan game online dengan menerapkan metode Certainty Factor yang valid, praktis, dan akurat. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Waterfall Pressman, yang terdiri dari tahap Communication, Planning, Modeling, Construction, dan Deployment. Sistem dikembangkan berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel dan basis data MySQL. Basis pengetahuan sistem disusun berdasarkan 20 indikator gejala yang divalidasi oleh pakar (Guru Bimbingan dan Konseling) dan dikelompokkan ke dalam 6 variabel gangguan, dengan metode Certainty Factor digunakan untuk menghitung tingkat keyakinan serta menentukan variabel dominan penyebab gangguan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memperoleh nilai validitas sebesar 0,86 dengan kriteria valid, nilai praktikalitas sebesar 0,857 dengan kategori sangat tinggi, serta tingkat akurasi sebesar 86,25% dengan kategori sangat akurat berdasarkan pengujian terhadap 80 data kasus siswa. Dengan demikian, sistem pakar yang dikembangkan terbukti valid, praktis, dan akurat sehingga layak digunakan sebagai alat bantu Guru BK dan Guru Wali dalam mendeteksi dini serta memantau siswa yang mengalami gangguan fokus belajar akibat kecanduan game online.

Analisis Efektivitas Peran Pemerintah Desa Dalam Meningkatkan Produktivitas Pendapatan Petani Sawit (Studi Kasus: Desa Suka Maju, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Analisis Efektivitas Peran Pemerintah Desa Dalam Meningkatkan Produktivitas Pendapatan Petani Sawit (Studi Kasus Desa Sukamaju, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal)” di tulis oleh Yusuf Sodikhul Anwar dengan Nim 3222010 Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas peran pemerintah Desa Suka Maju, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal, dalam upaya meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani sawit di wilayah tersebut. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dengan mewawancarai perangkat desa serta para petani sawit, yang diperkuat dengan observasi lapangan dan dokumentasi pembangunan infrastruktur pertanian. Hasil penelitian ini menyoroti bahwa pemerintah desa menjalankan fungsi katalisator dan fasilitator melalui pembangunan jalan akses perkebunan dan upaya penyediaan pupuk subsidi. Namun, berdasarkan indikator ketepatan sasaran dan tercapainya tujuan, peran tersebut belum berjalan secara maksimal. Meskipun terdapat upaya pembangunan fisik, kendala seperti distribusi pupuk subsidi yang masih terbatas serta kenaikan harga pupuk non-subsidi di pasar tetap menjadi beban utama bagi petani. Data menunjukkan adanya fluktuasi pada tingkat pendapatan petani yang sangat dipengaruhi oleh variabel harga jual Tandan Buah Segar (TBS) dan tingginya biaya perawatan akibat aksesibilitas yang belum merata ke seluruh lahan. Hal ini mengindikasikan bahwa intervensi pemerintah desa belum sepenuhnya mampu menciptakan perubahan nyata yang stabil terhadap kesejahteraan ekonomi petani sawit. Ketidakhadiran lembaga pendukung seperti koperasi desa juga memperlemah posisi permodalan petani, sehingga efektivitas program pemerintah desa dinilai masih memerlukan optimalisasi berkelanjutan.

Fa‘āliyyatu Tadrīsi al-Insyā’i bi Wasīlati aṣ-Ṣuwari al-Musalsalati li Tarqiyati Mahārati al-Kitābati li Ṭullābi aṣ-Ṣaffi ats-Tsānī fī al-Ma‘hadi ad-Dīnī al-Mu‘āṣir Bāsir

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ملخص البحث يهدف هذا البحث إلى معرفة كيفية تدريس الإنشاء بوسيلة الصور المسلسلة وبيان فعاليتها في ترقية مهارة الكتابة لدى طلاب الصف الثاني في المعهد الديني المعاصر باسر أمبيك أنجكيك أغام، للعام الدراسي 2025–2026م. خلفية هذا البحث تنطلق من ضعف قدرة الطلاب في كتابة الإنشاء، وقلة دافعيتهم واهتمامهم أثناء عملية التعلم، ثم لا يزالون اعتماد بعض المعلمين على الأساليب التقليدية دون توظيف وسائل تعليمية مشوقة. استخدم الباحث المنهج الكمي بنوع شبه تجريبي (Quasi-Experimental Design) بتصميم المجموعات غير المتكافئة (Non-Equivalent Control Group Design) . بلغ عدد عينة البحث 45 طالبًا، يقسموا إلى فصل تجريبي وفصل ضابط. وتم جمع البيانات باستخدام الاختبار القبلي والاختبار البعدي، ثم تحليلها إحصائيا باستخدام المتوسط الحسابي ومعامل الارتباط (Product Moment) عبر برنامج SPSS. أظهرت نتائج البحث أن المعادلة الفصل التجريبي ارتفع من (88) في الاختبار القبلي إلى (91) في الاختبار البعدي، مع زيادة ملحوظة في عدد الطلاب الحاصلين على تقدير ممتاز. كما دلّ تحليل البيانات الإحصائية على وجود فعالية لتدريس الإنشاء بوسيلة الصور المسلسلة في ترقية مهارة الكتابة لدى الطلاب. وبناءً على ذلك، تُقبل الفرضية البديلة (Ha) وتُرفض الفرضية الصفرية (Ho)، مما يدل على أن استخدام وسيلة الصور المسلسلة يعدّ وسيلة فعّالة في تحسين مهارة الكتابة في تعليم الإنشاء. وإقتراح الباحث باستخدام هذه الوسيلة بشكل أوسع في تعليم اللغة العربية، لما لها من أثر إيجابي في زيادة دافعية الطلاب وتنظيم أفكارهم أثناء الكتابة.

Moderasi Islam Inklusif: Studi Teologis Pemikiran Husein Ja’far dalam Program Log In di YouTube

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Moderasi Islam Inklusif: Studi Teologis Pemikiran Husein Ja’far dalam Program Log In di YouTube” disusun oleh M. Yusuf 4522006, Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas keberagamaan masyarakat Indonesia yang hidup dalam lanskap sosial dan religius yang majemuk. Keberagaman agama yang seharusnya menjadi ruang perjumpaan iman kerap kali justru melahirkan sikap eksklusif, intoleransi, dan konflik bernuansa keagamaan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan keberagamaan tidak hanya berkaitan dengan aspek sosial, tetapi juga berakar pada problem teologis, yakni cara manusia memahami iman, kebenaran, dan relasinya dengan Tuhan. Perkembangan teknologi informasi dan ruang digital semakin memperumit persoalan ini, karena ekspresi keimanan sering kali berlangsung tanpa refleksi teologis yang memadai. Husein Ja’far sebagai pemikir Muslim kontemporer menghadirkan gagasan-gagasan keislaman yang menekankan pentingnya moderasi dan inklusivitas sebagai konsekuensi dari iman yang berakar pada tauhid dan prinsip rahmatan lil ‘alamin. Pemikirannya tidak diposisikan sebagai otoritas teologis klasik, melainkan sebagai representasi wacana teologi Islam kontemporer yang berkembang di tengah masyarakat plural. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis konsep moderasi Islam inklusif dalam pemikiran Husein Ja’far sebagai persoalan teologis, bukan semata-mata sebagai respons sosial terhadap pluralitas. Adapun rumusan masalah dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana latar belakang dan kerangka pemikiran teologis Husein Ja’far? 2) Bagaimana konsep moderasi Islam inklusif dalam perspektif teologi Islam menurut Husein Ja’far? dan 3) Bagaimana moderasi Islam inklusif dimaknai dan diaktualisasikan dalam program Log In di YouTube? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research) yang dilengkapi dengan analisis terhadap sumber audio-visual. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan teologis-filosofis dengan metode analisis teks dan analisis wacana. Analisis teks digunakan untuk mengkaji gagasan-gagasan teologis Husein Ja’far terkait iman, tauhid, toleransi, dan moderasi Islam. Sementara itu, analisis wacana digunakan untuk memahami bagaimana gagasan tersebut diproduksi dan dimaknai dalam konteks keberagamaan kontemporer melalui program Log In. Sumber primer penelitian ini adalah episode-episode terpilih Log In Season 1 dan Season 2 yang ditayangkan di saluran YouTube Deddy Corbuzier serta karya-karya dan pemikiran Husein Ja’far yang relevan dengan tema penelitian. Adapun sumber sekunder berasal dari literatur teologi Islam, filsafat agama, dan kajian moderasi beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, pemikiran teologis Husein Ja’far berangkat dari pemahaman tauhid yang menempatkan Tuhan sebagai sumber rahmat, keadilan, dan pemelihara seluruh manusia. Ia menolak pemahaman keimanan yang eksklusif dan reduktif yang menjadikan agama sebagai alat penghakiman dan dominasi. Kedua, moderasi Islam inklusif dalam pemikiran Husein Ja’far dipahami sebagai konsekuensi dari iman yang matang dan reflektif, yang menyadari keterbatasan manusia dalam memahami kebenaran Tuhan secara absolut. Moderasi tidak dimaknai sebagai kompromi terhadap akidah, melainkan sebagai ekspresi dari kemurnian iman yang tidak memerlukan pemaksaan untuk membuktikan kebenarannya. Ketiga, melalui program Log In, moderasi Islam inklusif diaktualisasikan sebagai praksis teologi Islam kontemporer yang dialogis, humanis, dan bertanggung jawab, terutama dalam merespons pluralitas agama di ruang digital. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa moderasi Islam inklusif merupakan konsep teologis yang relevan dan fundamental dalam memahami keberagamaan Islam kontemporer, khususnya dalam konteks masyarakat plural seperti Indonesia.

ANALISIS PERSEPSI GENERASI Z TERHADAP MOBILE BANKING SYARIAH (Studi Kasus Kelurahan Lubang Kecamatan Barangin Panjang Kota Sawahlunto)

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini dilatarbelakangi oleh sebuah kemajuan teknologi telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam industri keuangan. Di Indonesia, perkembangan industri digital yang pesat telah mendorong munculnya perusahaan rintisan yang memanfaatkan teknologi untuk melengkapi layanan bank tradisional. Transformasi digital dalam perbankan, termasuk perbankan syariah, telah mengubah cara masyarakat bertransaksi, dengan layanan mobile banking menjadi salah satu solusi utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi Generasi Z dalam menggunakan mobile banking syariah di Kelurahan Lubang Panjang, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto. Dengan semakin berkembangnya teknologi keuangan, mobile banking syariah menjadi salah satu alternatif yang menarik bagi generasi muda, terutama dalam konteks transaksi yang sesuai dengan prinsip syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan teknik wawancara mendalam kepada sebelas responden yang mewakili berbagai latar belakang dalam Generasi Z. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah sumber data primer yaitu generasi Z dan aparatur Lurah, sedangkan sumber data sekunder yaitu buku-buku yang berkaitan dengan permasalahan tersebut diantaranya buku Bank dan lembaga keuangan lainnya, buku profil generasi Z, dokumentasi Kelurahan Lubang Panjang, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, jurnal dan internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z memiliki persepsi positif terhadap penggunaan mobile banking syariah, terutama terkait dengan kemudahan akses, keamanan, dan kesesuaian dengan prinsip syariah. Responden mengungkapkan kepuasan terhadap fitur-fitur yang tersedia, meskipun beberapa di antaranya menginginkan penambahan fitur yang lebih inovatif, seperti pengelolaan keuangan dan analisis transaksi. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa faktor keamanan menjadi pertimbangan utama dalam penggunaan mobile banking syariah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pihak-pihak terkait dalam meningkatkan layanan mobile banking syariah agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan harapan Generasi Z. Kesimpulan penelitian ini adalah Generasi Z di Kelurahan Lubang Panjang tertarik menggunakan mobile banking syariah.

Peran Perempuan masa Jepang : Biografi Habsayani Pasaribu

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sahril Yusuf, 4421024, Skripsi “Peran Perempuan Masa Jepang: Biografi Habsayani Pasaribu (1942-1945)” Program Studi Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2025 Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran perempuan lokal dalam perjuangan melawan pendudukan Jepang di Indonesia melalui kajian biografis terhadap Habsayani Pasaribu, seorang tokoh perempuan dari Desa Pulo Pane, Kecamatan Sosorgadong, Kabupaten Tapanuli Tengah. Kajian ini berfokus pada periode 1942 hingga 1945, ketika Jepang menguasai wilayah Indonesia dan menerapkan sistem penjajahan yang represif dan eksploitatif, termasuk terhadap perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah dengan pendekatan biografi dan sejarah mikro. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara langsung dengan tokoh utama, observasi lapangan, serta studi pustaka dari sumber primer dan sekunder. Analisis dilakukan secara naratif-kritis untuk merekonstruksi pengalaman hidup tokoh dan memaknai kontribusinya dalam konteks perjuangan dan dinamika sosial-politik masa itu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Habsayani Pasaribu tidak hanya mengalami langsung kekejaman pendudukan Jepang, seperti kerja paksa dan perlakuan tak manusiawi, tetapi juga turut terlibat dalam kelompok gerilya lokal di Gunung Sibintang. Perannya sebagai a) penyedia logistik, b) perawat, c) pengumpul informasi yang membuktikan keterlibatan perempuan dalam perjuangan kemerdekaan yang selama ini jarang terdokumentasikan secara resmi.Pasca-kemerdekaan, perjuangan Habsayani Pasaribu bertransformasi ke bidang sosial dan pendidikan. Ia mendirikan sekolah tari dan kelas baca-tulis informal bagi anak-anak desa, terutama perempuan. Inisiatif ini menjadi bentuk pemberdayaan lokal yang mengangkat harkat kaum perempuan pedesaan serta menginspirasi generasi berikutnya.Penelitian ini menegaskan pentingnya mengangkat tokoh-tokoh perempuan lokal dalam historiografi nasional sebagai bagian dari upaya memperkaya perspektif sejarah Indonesia yang lebih inklusif dan berkeadilan gender.

PENGARUH GURU PENGGERAK DAN KOMUNITAS BELAJAR TERHADAP KOMPETENSI GURU DI KOTA BUKITTINGGI

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Judul Tesis “Pengaruh Guru Penggerak Dan Komunitas Belajar Terhadap Kompetensi Guru di Kota Bukittinggi” Tesis ini disusun oleh M. Yusuf NIM 10223022 Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Peningkatan kualitas pendidikan nasional bergantung pada peningkatan kapasitas guru. Menurut nilai-nilai Al-Qur'an yang menekankan pentingnya ilmu dan kekuatan, guru harus memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Meskipun demikian, masalah seperti kurangnya inovasi dan efek program peningkatan kualifikasi yang belum maksimal masih menjadi kendala di lapangan. Pemerintah mengatasi masalah ini dengan meluncurkan program seperti Merdeka Belajar dan Guru Penggerak, dan mendorong komunitas belajar yang bekerja sama. Fokus penelitian ini adalah untuk mempelajari lebih lanjut tentang pengaruh Program Guru Penggerak dan Komunitas Belajar terhadap peningkatan kemampuan guru di Kota Bukittinggi. Penelitian ini menekankan pentingnya kerja sama antara pengembangan individu dan kolektif. Studi kuantitatif korelasional dilakukan di Kota Bukittinggi dan berlangsung dari Februari hingga Mei 2025. Terdapat 95 guru dalam populasi sekaligus sampel penelitian, termasuk 45 Guru Penggerak dan 50 guru aktif dalam Komunitas Belajar dari berbagai jenjang pendidikan (SD, SMP, dan SMA). Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang diuji validitasnya (Product Moment) dan reliabilitasnya (Alpha Cronbach) untuk memastikan konsistensi dan akurasi. Dalam analisis data, statistik deskriptif untuk gambaran umum dan statistik inferensial digunakan. Ini termasuk uji asumsi klasik, analisis regresi berganda untuk memeriksa pengaruh parsial dan simultan, uji F untuk signifikansi bersama, dan koefisien determinasi (R2) untuk mengukur kekuatan model. Hasil penelitian terus-menerus menunjukkan bahwa baik Program Guru Penggerak maupun Komunitas Belajar memiliki dampak yang signifikan dan positif terhadap kompetensi guru di Kota Bukittinggi. Program Guru Penggerak terbukti sangat dominan secara parsial, bertanggung jawab atas 64,7% variasi kompetensi guru (Sig. 0,000; koefisien B 0,805). Komunitas Belajar juga bertanggung jawab atas 34,8% variasi kompetensi guru (Sig. 0,000; koefisien B 0,651). Ketika diuji secara bersamaan, terlihat bahwa kedua variabel ini secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kompetensi guru. Kedua variabel ini menyumbang 64,7% dari variasi total, dengan korelasi yang signifikan (F 38,436; Sig. 0,000; R 0,804). Program Guru Penggerak menyediakan kerangka pengembangan individu yang terstruktur melalui pelatihan dan kepemimpinan, sedangkan Komunitas Belajar berfungsi sebagai platform kolaboratif untuk berbagi pengetahuan dan praktik terbaik secara berkelanjutan. Sinergi antara inisiatif individu dan dukungan kolektif ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi pertumbuhan profesional guru secara holistik. ABSTRACT Thesis Title “The Influence of Teacher Activators and Learning Communities on Teacher Competence in Bukittinggi City” This thesis was prepared by M. Yusuf NIM 10223022 Islamic Education Management Study Program, Postgraduate Program, State Islamic University Sjech M. Djamil Djambek. Improving the quality of national education depends on increasing the capacity of teachers. According to Qur'anic values that emphasize the importance of knowledge and power, teachers must have pedagogical, personality, social, and professional competencies. Nonetheless, problems such as lack of innovation and the effects of qualification improvement programs that have not been maximized are still obstacles in the field. The government is addressing these issues by launching programs such as Merdeka Belajar and Guru Penggerak, and encouraging cooperative learning communities. The focus of this research is to learn more about the effect of the Guru Penggerak Program and Learning Communities on teacher upgrading in Bukittinggi City. This research emphasizes the importance of cooperation between individual and collective development. The quantitative correlational study was conducted in Bukittinggi City and took place from February to May 2025. There were 95 teachers in the study population and sample, including 45 Guru Penggerak and 50 active teachers in the Learning Community from different levels of education (elementary, junior secondary and senior secondary). Data were collected through a Likert-scale questionnaire that was tested for validity (Product Moment) and reliability (Cronbach's Alpha) to ensure consistency and accuracy. In data analysis, descriptive statistics for overview and inferential statistics were used. These included classical assumption tests, multiple regression analysis to examine partial and simultaneous effects, F test for joint significance, and coefficient of determination (R2) to measure the strength of the model. The results of the study continuously show that both the Guru Penggerak Program and the Learning Community have a significant and positive impact on teacher competencies in Bukittinggi City. The Master Teacher Program proved to be partially dominant, accounting for 64.7% of the variation in teachers' competencies (Sig. 0.000; coefficient B 0.805). The Learning Community was also responsible for 34.8% of the variation in teachers' competencies (Sig. 0.000; B coefficient 0.651). When tested together, it appears that these two variables together have a significant influence on improving teacher competence. These two variables accounted for 64.7% of the total variation, with a significant correlation (F 38.436; Sig. 0.000; R 0.804). The Guru Penggerak program provides a structured framework of individual development through training and leadership, while the Learning Community serves as a collaborative platform for continuous sharing of knowledge and best practices. This synergy between individual initiatives and collective support is critical to creating a learning environment conducive to teachers' holistic professional growth.

Profesi Keguruan

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Profesi keguruan merupakan suatu kegiatan yang menunjukkan dan menjunjung tinggi prinsip dan asas-asas keprofesionalitasan dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya dalam mendidik dan mengajar peserta didik. Guru yang profesional merupakan produk dan hasil dari suatu pendidikan profesi guru dengan mengandalkan kualitas keilmuan yang tinggi, moralitas yang agung, serta ditunjang berbagai kapabilitas yang tidak diragukan lagi efektivitas dan efisiensinya dalam melaksanakan pendidikan dan pengajaran. Begitu pula sebutan guru profesional berlaku dalam seluruh aktivitas kehidupannya baik di sekolah maupun di luar sekolah seperti lingkungan dan masyarakat. Namun untuk menjadi guru yang profesional tidaklah mudah karena memerlukan pendidikan khusus yaitu pendidikan profesi guru dan proses yang berkelanjutan. Hadirnya buku ini merupakan dalam rangka membantu merealisasikan guru profesional di negeri ini. Isi buku ini seluruhnya berkaitan dan sesuai dengan kebutuhan guru profesional dan pemerhati pendidikan. Dimulai dari pembahasan tentang pemahaman arti profesi dan guru secara mendalam, kompetensi guru, hard skill dan soft skill guru, perencanaan pembelajaran, kode etik profesi guru, supervisi pendidikan, dan program sertifikasi profesi guru yang kesemuannya itu telah disesuaikan dengan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Juga ditambahkan berbagai konsep pendidikan Islam sehingga buku ini mencoba untuk menggabungkan pendidikan secara umum dengan pendidikan Islam. Ini karena guru profesional adalah guru yang memiliki intelektualitas yang bermutu, bermoral religius, dan memiliki kapabilitas (multi talented) dalam proses pendidikan. Buku ini merupakan buku rujukan utama mata kuliah Profesi Keguruan bagi mahasiswa, namun buku ini juga sangat sesuai dan berguna bagi para pendidik atau guru, pemerhati dan praktisi pendidikan, semua civitas akademika, dan bagi siapa pun yang peduli pada peningkatan kualitas pendidikan.

Studi Analisis Praktik Utang Uang Dibayar Padi Setelah panen DI Nagari Guguak Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok Perspektif Muamalah

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul: Studi Analisis Praktik Utang Uang Dibayar Padi Setelah Panen Di Nagari Guguak Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok Perspektif Muamalah. Disusun oleh Abdull Rahman Yusuf NIM. 1220001, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian Ini dilatar belakangi oleh adanya praktik utang piutang yang dibayar utang uang dibayar padi, yang harganya ditentukan oleh orang yang memberi utang, tujuan penelitian ini mengetahui praktik utang uang dibayar padi setelah panen yang harganya ditentukan oleh orang yang memberi utang di Nagari Guguak Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok. Dan tinjauan fiqih muamalah terhadap utang uang di bayar padi di Nagari Guguak Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, dikarenakan penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan keadaan atau status fenomena dalam masyarakat. Maka dengan pendekatan ini, peneliti mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang fenomena yang diteliti, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (Field Research), yang bersigfat deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan, utang uang yang di bayar padi yang terjadi di Nagari Guguak ini, praktek utang uang ini dilakukan oleh petani, dengan cara meinjam uang kepada orang yang memberi utang. Pinjaman uang ini nantinya akan dibayar menggunakan padi hasil panen dari orang yang berutang uang dengan harga yang di tentukan oleh orang yang memberi utang pada saat panen atau pembayaran dilakukan, dan orang yang memberi utang memiliki nilai pengurangan yang berbeda-beda. Pengurangan yang dilakukan oleh orang yang memberi utang tersebut akan merugikan orang yang berutang karna harga yang ditetapkan tidak sesuai dengan harga pasaran padi pada saat pembayaran, dengan praktik yang seperti ini tidak dibenarkan dalam kajian fiqih muamalah karna berpotensi mengandung riba.

Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Program Sedekah Daging (studi kasus Human Initiative Bukittinggi)

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini bejudul “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Program Sedekah Daging (studi kasus Human Initiative Bukittinggi)”, yang ditulis oleh Muhamad Yusuf Adhiwinata, NIM. 1220.006, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Hari Raya Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban, Human Initiative Bukittinggi, membuat program yaitu program sedekah daging. Program tersebut menggunakan skema sedekah untuk pembelian hewan kurban, tanpa menetapkan batasan nominal iurannya. Dalam pelaksanaannya timbul anggapan dari masyarakat bahwa program sama dengan ibadah kurban. Berdasarkan hal tersebut maka penulis tertarik untuk meneliti pelaksanaan program sedekah daging oleh Human Initiative Bukittinggi dan tinjauan hukum islam terkait program sedekah daging oleh Human Initiative Bukittinggi. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research), yang bersifat deskriptif analisis, dengan sumber data literatur yang didukung dengan data kepustakaan. Data wawancara disini disebut sebagai data primer sedangkan data dari buku dan kepustakaan disebut sebagai data sekunder. Data yang diperoleh kemudian penulis sajikan dalam karya ini. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti. Pertama praktek pelaksanaan program sedekah daging, dalam penghimpunan dana Human Initiative tidak menetapkan batasan nominal sehingga program tersebut diikuti hingga ratusan orang dan turut melibatkan pelajar melalui kerjasama dengan sekolah-sekolah. Kemudian dana yang didapatkan akan dibelikan dalam hewan kurban mengikuti ketentuan hewan kurban hingga pada proses penyembelihannya. Sehingga berdasarkan tinjauan hukum islam terhadap program sedekah daging yang dilaksanakan oleh Human Initiative Bukittinggi tidak bisa dikatakan sebagai bagian dari program kurban melainkan hanya sebatas program sedekah biasa. Karena hakikatnya satu orang untuk satu ekor kambing, tujuh orang untuk satu ekor sapi, sepuluh orang untuk satu ekor unta.