2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Penelitian ini bertujuan mengungkap nilai-nilai sosial, budaya, dan sejarah yang terus tumbuh dan berkembang dalam wilayah budaya Kesultanan Langkat dari masa awal, hinga ke masa “Peristiwa Makar”, dan pascanya. Bagaimanapun dalam hidup ini, kita perlu terus berjuang mengarahkan bangsa ini ke arah masyarakat madani yaitu maysrakat adil dan makmur di bawah bimbingan Tuhan Yang Mahakuasa. Hal ini pula yang diperjuangkan oleh masyarakat Langkat pada umumnya, yang mereka menjadi satu kesatuan dengan waarga negara Indonesia lainnya, dan mereka tidak mau dilabeli sebagai pengkhianat bangsa atau pro kepada penjajah.</p>
<p>
Selain itu bertujuan melihat bahwa kebudayaan masyarakat pada Kesultanan Langkat memberikan pemikiran-pemikiran yang bersumber dari jatidiri kebudayaan sendiri, tidak mesti hanyut dalam pemikiran-pemikiran dunia yang sedang berkembang dan menerpa semua bangsa di dunia terutama pemikiran atheisme yang menjadi denyut nadi dari komunisme inbternasiolan (komintern), sebagai penaja utama Peristiwa Makar di Sumatera Timur, khususnya Kesultanan Langkat. Bahwa dengan latar belakang agama dan budaya yang kuat, mudah-mudahan seseorang atau sekelompok orang akan dapat merespons gejala perubahan dan perkembangan zaman dengan arif dan bijaksana berdasarkan bimbingan Allah SWT.</p>
<p>
Kajian ini juga bertujuan untuk memberikan polarisasi kepada kita bahwa kreativitas mengolah berbagai budaya untuk memperkuat kebudayaan kita sendiri, adalah diperlukan dalam konteks globalisasi. Identitas kebangsaan dan kesukuan kita akan kuat apabila secara bijaksana kita dapat memilih, memilah, dan mengolah kebudayaan seluruh dunia dalam kepentingan utama untuk mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dan menjadi rahmat kepada seluruh alam. Demikian yang dicita-citakan dan diyakini oleh segenap warga yang ada di wilayah Langkat ini.</p>
<p>
</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang surat kabar Pelipoer Hati di Fort De Kock (Bukittinggi) tahun 1934-1936. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah dengan menggunakan terbitan Surat Kabar Pelipoer Hati tahun 1934-1936 sebagai sumber primer. Tiga dekade pertama abad 20 adalah masa keemasan dalam perkembangan pers di Sumatera Barat. Banyak sekali surat kabar yang terbit di Sumatera Barat saat itu. Surat kabar dan majalah yang terbit mewacanakan tema-tema yang beragam, seperti tema adat dan kebudayaan, keagamaan, perempuan, tema kedaerahan dan juga khusus untuk anak-anak. Surat Kabar Pelipoer Hati adalah surat kabar bulanan bagi anak-anak yang terbit di Bukittinggi. Surat kabar ini terbit pertama kali pada tahun 1934 dan berhenti terbit pada tahun 1936. Selama tiga tahun penerbitannya, surat kabar ini secara konsisten meliterasi anak- anak melalui rubrik-rubrik di dalamnya. Kehadiran surat kabar ini menambah khazanah surat kabar anak-anak yang terbit di Indonesia pada masa itu.</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
Pembangunan pendidikan modern di Aceh pada masa kolonial memiliki motif kuat untuk mengubah mentalitas masyarakatnya. Tujuannya adalah pemerintah Hindia-Belanda ingin mengubah sistem pendidikan tradisional menjadi sistem pendidikan modern untuk mengubah pola pikir masyarakat Aceh agar mendukung kolonialisme. Artikel ini berupaya merekonstruksi sejarah pembangunan pendidikan modern di Aceh pada masa kolonial dan perjuangan para guru pribumi melalui analisis terhadap surat kabar Oetoesan Goeroe. Surat kabar tersebut adalah organ resmi dari PGGA (Perkoempoelan Goeroe-goeroe Gouvernement Atjeh) yang memuat berita-berita tentang pembangunan pendidikan Aceh dalam kurun 1926–1930. Metode yang digunakan adalah metode sejarah dengan menggunakan Analisis Wacana Kritis model Teun A. van Dijk dan pendekatan Historiographical CDA. Hasil riset menunjukkan bahwa pemerintah kolonial Belanda awalnya memiliki ekspektasi terlalu besar untuk mewujudkan pasifikasi Aceh melalui sektor pendidikan namun kenyataannya justru tidak begitu serius memberikan solusi atas berbagai hambatan. Guru-guru pribumi yang awalnya mengemban misi mulia untuk membangun pendidikan di Aceh justru terjebak dalam situasi serba sulit. Mayoritas guru-guru pribumi kala itu berasal dari luar Aceh. Mereka harus mengabdi di desa-desa dengan kesejahteraan yang mengkhawatirkan, fasilitas yang tidak memadai, pemerintah kolonial yang kurang responsif dan solutif, resistensi penduduk yang anti-Belanda, hingga kesulitan dalam penyesuaian bahasa lokal.
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
Di era milenial ini,dimana era ini disebut sebagai masa dimana teknologi berkembang dengan pesat dan menjadi sebuah gaya hidup bagi para generasi di dalamnya terutama generasi muda. Perjuangan pemuda di zaman dulu dan zaman sekarang ini tentu sangat jauh berbeda.Pemuda saat ini merupkan agen
perubahan yang diharapkan dapat membuat perubahan yang baik kedepannya. Sumpah pemuda lahir pada Tanggal 28 Oktober.Sumpah pemuda berisikan
3 sumpah tentang “Tanah air,Bangsa,dan Bahasa”.Lahirnya Sumpah Pemuda bersamaan dengan momentum penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa
persatuan yang berasal dari bahasa Melayu yang keberadaannya telah memiliki sejarah panjang.
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
Bagaimana sudut pandang sejarah terhadap olahraga dan Halloween?
Bagaimana sudut pandang sejarah terhadap sepak bola?
Bagaimana sudut pandang sejarah terhadap kasus kanjuruhan dan
Halloween yang berakhir dengan kerusuhan dan memakan korban
jiwa?
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui strategi diversifikasi produk dalam meningkatkan penjualan pada usaha kolang-kaling di Jorong Sipinang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada informan dan dokumentasi yang berkaitan baik berupa catatan, tulisan, dokumen, gambar, rekaman suara, dan lain sebagainya. Informan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pemilik lansung dari usaha kolang-kaling dan juga pembeli tetap yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tekni Analisis SWOT dengan menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari hasil analisis SWOT menggunakan tabel IFAS dan EFAS didapati hasil jika usaha kolang kaling berada pada kuadran I yang menujukan bahwa usaha memiliki kekuatan internal yang dominan dan faktor peluang yang yang besar sehingga strategi yang direkomendasikan adalah strategi SO dengan memanfaatkan kekuatan internal untuk menangkap peluang pasar melalui diversifikasi produk olahan kolang-kaling. Strategi ini dinilai mampu meningkatkan nilai tambah produk, memperluas pangsa pasar, dan meningkatkan daya saing usaha.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi dengan judul “Efektivitas Pendayagunaan Zakat Produktif untuk Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Mustahik di Baznas Kota Payakumbuh” disusun oleh Fadilla Anwarta, NIM 3222011, Program studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendayagunaan zakat produktif sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi mustahik. BAZNAS Kota Payakumbuh melaksanakan program zakat produktif melalui pemberian bantuan modal usaha, pembinaan, pendampingan, serta monitoring kepada mustahik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pendayagunaan zakat produktif, perannya dalam mewujudkan kemandirian ekonomi mustahik, serta faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaannya di BAZNAS Kota Payakumbuh. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan penelitian terdiri atas Ketua BAZNAS, Wakil Ketua II Bidang Pendayagunaan, Staf Bidang Pendayagunaan, pendamping lapangan, dan lima orang mustahik penerima zakat produktif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendayagunaan zakat produktif di BAZNAS Kota Payakumbuh belum efektif dalam mewujudkan kemandirian ekonomi mustahik. Program telah dilaksanakan secara sistematis melalui pemberian modal usaha, pembinaan, pendampingan, dan monitoring serta mampu meningkatkan modal dan kapasitas usaha mustahik. Namun, tujuan utama program untuk mewujudkan kemandirian ekonomi belum tercapai secara optimal. Hal ini ditunjukkan oleh belum adanya peningkatan pendapatan yang berkelanjutan, masih terjadinya fluktuasi dan penurunan pendapatan pada seluruh informan, penggunaan sebagian modal untuk kebutuhan konsumtif, rendahnya kemampuan manajemen usaha, keterbatasan pemasaran, serta belum optimalnya pendampingan dan monitoring. Faktor pendukung program meliputi komitmen BAZNAS dalam pemberdayaan ekonomi, ketersediaan dana zakat, mekanisme penyaluran yang tepat sasaran, motivasi mustahik, serta kerja sama dengan berbagai pihak. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan dana zakat, rendahnya kemampuan manajemen usaha, belum optimalnya monitoring dan pendampingan, persaingan usaha, kondisi ekonomi dan pasar, serta penggunaan sebagian modal untuk kebutuhan konsumtif.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul Analisis Strategi Bertahan Pedagang Mengatasi Penurunan Daya Beli Konsumen di Pasar Aur Kuning Bukittinggi yang disusun oleh Fauzi Anwar NIM 3222110, Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangı oleh penurunan daya beli konsumen yang dihadapi pedagang pasar tradisional dan berdampak pada menurunnya omzet penjualan, melambatnya perputaran modal, serta mengancam keberlangsungan usaha. Kondisi tersebut juga dialami oleh pedagang di Pasar Aur Kuning Bukittinggi sehingga mendorong mereka untuk menerapkan berbagai strategi dalam mempertahankan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab penurunan daya beli konsumen, dan menganalisis strategi bertahan yang diterapkan pedagang dalam mengatasi penurunan daya beli konsumen di Pasar Aur Kuning Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pedagang di Pasar Aur Kuning Bukittinggi menggunakan teknik purposive sampling. Informan dalam penelitian ini terdiri dari informan utama yaitu pedagang Pasar Aur Kuning Bukittinggi dan informan pendukung yaitu Dinas Perdagangan Bukittinggi. Data yang diperoleh di analisis menggunakan metode analisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan daya beli konsumen disebabkan oleh beberapa faktor yaitu kondisi ekonomi masyarakat yang tidak stabil, perkembangan perdagangan online, kenaikan harga barang, serta perubahan perilaku konsumen. Kondisi ekonomi masyarakat yang mengalami tekanan menyebabkan konsumen menjadi lebih selektif dalam membelanjakan pendapatannya. Hal tersebut membuat pedagang harus menerapkan strategi agar usahanya tetap bertahan untuk kedepannya. Strategi bertahan yang diterapkan meliputi penghematan biaya usaha, penyesuaian stok barang, penyesuaian harga, menjaga hubungan dengan pelanggan, pemanfaatan media sosial dan platform digital, serta menjaga kualitas produk dan pelayanan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi bertahan yang diterapkan pedagang di Pasar Aur Kuning Bukittinggi mampu membantu menjaga keberlangsungan usaha di tengah penurunan daya beli konsumen. Ditinjau dari perspektif ekonomi Islam, strategi yang diterapkan pada umumnya telah sesuai dengan prinsip kejujuran, amanah, dan keadilan.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Analisis Efektivitas Peran Pemerintah Desa Dalam Meningkatkan Produktivitas Pendapatan Petani Sawit (Studi Kasus Desa Sukamaju, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal)” di tulis oleh Yusuf Sodikhul Anwar dengan Nim 3222010 Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas peran pemerintah Desa Suka Maju, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal, dalam upaya meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani sawit di wilayah tersebut. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dengan mewawancarai perangkat desa serta para petani sawit, yang diperkuat dengan observasi lapangan dan dokumentasi pembangunan infrastruktur pertanian. Hasil penelitian ini menyoroti bahwa pemerintah desa menjalankan fungsi katalisator dan fasilitator melalui pembangunan jalan akses perkebunan dan upaya penyediaan pupuk subsidi. Namun, berdasarkan indikator ketepatan sasaran dan tercapainya tujuan, peran tersebut belum berjalan secara maksimal. Meskipun terdapat upaya pembangunan fisik, kendala seperti distribusi pupuk subsidi yang masih terbatas serta kenaikan harga pupuk non-subsidi di pasar tetap menjadi beban utama bagi petani. Data menunjukkan adanya fluktuasi pada tingkat pendapatan petani yang sangat dipengaruhi oleh variabel harga jual Tandan Buah Segar (TBS) dan tingginya biaya perawatan akibat aksesibilitas yang belum merata ke seluruh lahan. Hal ini mengindikasikan bahwa intervensi pemerintah desa belum sepenuhnya mampu menciptakan perubahan nyata yang stabil terhadap kesejahteraan ekonomi petani sawit. Ketidakhadiran lembaga pendukung seperti koperasi desa juga memperlemah posisi permodalan petani, sehingga efektivitas program pemerintah desa dinilai masih memerlukan optimalisasi berkelanjutan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tesis ini berjudul ‘’Penyelesaian Kasus Nikah Lari (Marlojong) Di Kec.Portibi Kab.Padang Lawas Utara Sumatera Utara yang disusun oleh Anwar Mustopa, Nim: 10123033, Prodi Hukum Islam, Program Studi Pascasarjana, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek (SMDD) Bukittinggi. Fenomena nikah lari (marlojong) masih sering terjadi dalam masyarakat Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara. Praktik ini terjadi ketika seorang perempuan dibawa kawin lari (marlojong) oleh pria lain. Nikah lari (marlojong) sebelumnya perempuan telah dipinang secara adat oleh pria lain. Perilaku tersebut menimbulkan persoalan sosial, hukum adat, dan hukum Islam, terutama terkait sah atau tidaknya pernikahan, serta status wali nikah ketika wali nasab menolak menikahkan. Permasalahan ini mendorong perlunya kajian mendalam tentang bagaimana penyelesaian kasus nikah lari (marlojong) dilakukan oleh masyarakat setempat dan bagaimana pandangan ulama terhadap fenomena tersebut. Jenis penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif. Deskriptif kualitatif adalah suatu jenis pendekatan dalam penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan dan memahami suatu fenomena secara mendalam berdasarkan data, seperti: Dokumentasi, Observasi, Wawancara di kantor MUI (Majelis Ulama Indonesia) Gunung Tua, KUA (Kantor Urusan Agama), Kantor Camat Portibi, tokoh adat, tokoh agama dan Masyarakat. karena metode ini menurut penulis cocok dan relevan dengan objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyelesaian kasus nikah lari (marlojong) secara adat dilakukan melalui beberapa mekanisme: Pertama, melalui jalur damai secara kekeluargaan dan adat. Kedua, perjanjian nikah membayar denda dua kali lipat sebagai bentuk pertanggung jawaban. Ketiga, kalau tidak berhasil, maka mereka menikah sirih. Keempat, ada juga yang melakukan dengan cara mencari wali nikah ditempat lain dengan wali hakim. Sedangkan penyelesaian kasus nikah lari (marlojong) dilakukan secara agama ada dua: Pertama, melalui jalur hukum menggunakan wali hakim apabila tidak ada restu dari orang tua. Kedua, perempuan yang melakukan pernikahan lari (marlojong) akan dipisahkan dari laki-laki yang membawanya lari. Selanjutnya, perempuan tersebut dinikahkan dengan sepupunya sesuai keputusan keluarga. Seterusnya dari sudut pandang Ulama setempat, mengatakan penyelesaian nikah lari (marlojong) di kec. Portibi pada hakikatnya menyalahi unsur agama karena membawa anak orang ketempat yang lain tanpa restu orang tua (wali). Sedangkan dari hukum islam, Praktik kawin lari (marlojong) di Kec.Portibi bertentangan dengan hukum Islam karena tidak terpenuhinya syarat sah nikah, terutama keberadaan wali nasab. Peran wali dalam pernikahan adalah syarat mutlak yang menentukan keabsahan akad nikah. Oleh karena itu, pernikahan tersebut tidak dapat dibenarkan secara syar’i karena mengandung mafsadah dan tidak mengandung maslahah.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Begitu pentingnya al-Quran dan Hadis, hingga umat Islam mengekspresikannya dengan berbagai bentuk sepanjang Quran. Kita seringkali mendengar orang mengatakan, “Mari kita kembali kepada Quran dan Hadis!”, “Mari kita kembali kepada Quran dan Sunnah!”, dan ungkapan-ungkapan lainnya. Shahih al-Bukhari, salah satu kompilasi riwayat-riwayat hadis yang dikumpulkan oleh Imam al-Bukhari, diekspresikan sangat vital oleh para ulama sehingga muncul ungkapan “Ashahhu al-kutub ba’da al-Qur’an shahih al-Bukhari” (kitab yang paling sahih setelah Quran adalah shahih Bukhari). Sebelum memahami apa makna yang terkandung di dalam hadis, kita perlu memahami apa yang disebut sebagai istilah-istilah dalam hadis, atau disebut ‘ilm mushthalah al-hadits. Isi ilmu ini adalah seluruh penamaan yang terkait dengan kondisi hadis, baik dari aspek sanad (jalur riwayat) sampai aspek matan (konten hadis). Di sinilah kita tahuistilah shahih, dha’if, mutawatir, dan istilah lainnya. Setelah tahu ilmu istilah, kita perlu belajar bagaimana memahami sebuah hadis, apakah hadis tersebut bisa diamalkan, apakah hadis tersebut memiliki hadis lain yang menguatkan, apakah hadis tersebut ternyata maknanya bertentangan dengan Quran, dan masih banyak pertanyaan lain terkait dengan pemahaman hadis. Maka, ilmu ini kemudian disebut sebagai kritik hadis atau pemahaman hadis. Kedua ilmu itulah yang berupaya dirangkum dalam buku ini.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan