ResearchOpen AccessPDF tersedia
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p style="margin-left:.25in;">
Berdasarkan masalah di atas maka pengabdian bertujuan untuk<br />
Mengoptimalkan Penguatan kompetensi pedagogic guru dalam penerapan kurikulum merdeka belajar di KKG PAI Baso.</p>
ResearchOpen Access1 berkas tersedia
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
pengabdian bertujuan untuk Mengoptimalkan Penguatan kompetensi pedagogic guru dalam penerapan kurikulum merdeka belajar di KKG PAI Baso.</p>
ResearchOpen AccessMetadata saja
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Bertujuan untuk melakukan pengabdian masyarakat tentang Workshop Penguatan Kompetensi Pedagogic Guru dalam Penerapan kurikulum Merdeka Belajar di SDN 13 Sungai Sariak Kec. Baso</p>
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi yang berjudul “Pengaruh Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Islam Darul Makmur Sungai Rotan Batu Taba” ini ditulis oleh Elfi Junita Elza, Nomor Induk Mahasiswa. 2120254, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Kurikulum Merdeka Belajar memberikan kemerdekaan atau kebebasan kepada siswa dengan tujuan tercapainya Profil Pelajar Pancasila, salah satunya siswa yang “bernalar kritis” dalam pembelajaran. Namun, di dalam penerapannya ditemukan permasalahan pada siswa, diantaranya yaitu siswa belum dapat menyelesaikan permasalahan secara kritis, kurang berperan aktif, sulit dalam menjawab pertanyaan, jarang bertanya dan enggan mengemukakan pendapat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara Kurikulum Merdeka Belajar dengan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Islam Darul Makmur Sungai Rotan Batu Taba. Metode penelitian ini adalah kuantitatif, dengan jenis penelitian korelasional. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 59 orang, dengan teknik sampling jenuh (saturation sampling), karena peneliti menggunakan semua anggota populasi sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan berupa observasi, angket (kuesioner) dan tes yang dilakukan uji validitas ahli dan reliabilitasnya. Selain itu, teknik analisis data dilakukan uji normalitas menggunakan rumus Shapiro Wilk dengan teknik residual, uji linearitas dengan melihat anova table , serta uji hipotesis menggunakan uji regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan data penelitian, diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,183 yang mengartikan bahwa pengaruh variabel X terhadap variabel Y sebesar 18,3%. Namun, berdasarkan nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,572 dimana 0,572 > 0,05 menyatakan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara variabel X terhadap variabel Y. Maka, dapat disimpulkan bahwa Ha ditolak dan Ho diterima, yang artinya penerapan Kurikulum Merdeka Belajar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Islam Darul Makmur Sungai Rotan Batu Taba memiliki pengaruh sebesar 18,3%, tetapi tidak signifikan. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka Belajar, Kemampuan Berpikir Kritis, Pendidikan Agama Islam
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ulfa Oktarina, NIM. 2120224, Judul Skripsi: “Analisis Penerapan Model Blended Learning Dalam Kurikulum Merdeka Belajar Pada Mata Pelajaran PAI Di SMA N 2 IV KOTO Kabupaten Agam”. Skripsi jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kegururan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh analisis penerapan model blended learning dalam kurikulum merdeka belajar pada mata pelajaran pendidikan agama islam kurang berjalan maksimal karena waktu yang terbatas, selain itu kendala yang dialami seperti handphone yang sering mati dan juga banyak siswa yang berbeda-beda dan tentunya dalam pelajaran PAI untuk penanam nilai-nilai agama itu sulit dilihat dan dikontrol karena keterbatasan komunikasi, guru tidak bisa langsung menegur, atau menasehati siswa ketika berbuat salah. Hal ini dapat membuat peserta didik pasif dan kurang perhatian untuk belajar. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah jenis penelitian lapangan (field resesrch) yang teknik pengumpulan datanya berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian teknik keabsahan data berupa keikutsertaan peneliti dan triangulasi, teknik analisa data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun iforman dalam penelitian ini wakil kepala sekolah dan guru PAI SMA N 2 IV KOTO Kabupaten Agam. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis penerapan model blended learning dalam kurikulum merdeka belajar pada mata pelajaran PAI yaitu mengetahui pelaksanaannya, strategi pelaksanaan, dan juga tantangan yang dihadapi. Selain itu juga terdapat faktor pendukung dan faktor pennghambat dalam penerapan model blended learning dalam kurikulum merdeka belajar pada mata pelajaran PAI. Adapun faktor pendukungnya antara lain kemudahan teknologi, sumber belajar yang luas, kompetensi guru, dukungan dari lingkungan sekitar, sedangkan faktor penghambatnya antara lain jaringan sinyal yang kurang stabil, motivasi belajar yang rendah, fasilitas belajar yang terbatas.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya siswa yang belum termasuk kedalam kriteria kreatif seperti: banyaknya siswa yang kurang pandai dalam memecahkan masalah, banyaknya siswa yang kurang mampu dalam pengembangan bakat, banyaknya siswa yang kesulitan dalam memahami pelajaran dan siswa harus dibimbimbing dan diarahkan terlebih dahulu sebelum dibiarkan belajar secara mandiri pada saat pembelajaran berlangsung. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kurikulum merdeka belajar sehingga dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa dan bagaimana dampak dari pengimplementasian kurikulum merdeka belajar di SMKN 1 Kinali, Kab. Pasaman Barat. Jenis penelitain yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif dan berlokasi di SMKN 1 Kinali, Kab. Pasaman Barat. Informan penelitian dalam penelitian ini adalah Guru Pendidikan Agama Islam sebagai informan kunci dan informan pendukung siswa kelas X TO 2, Wakil Kurikulum dan Kepala Sekolah. Teknik pengumpulan data digunakan Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Analisis data menggunakan model Milles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi kurikulum merdeka belajar dalam Pendidikan Agama Islam di SMKN 1 Kinali telah diterapkan pada akhir semester gasal tahun pelajaran 2022/2023. Penilaian yang digunakan menggabungkan pendekatan yang berbeda, dimulai dengan pembelajaran tatap muka selama era pasca pandemi, beberapa model pembelajaran diperkenalkan seperti, model pembelajaran berbasis proyek, model pembelajaran berbasis masalah, model pembelajaran penemuan, dan pembelajaran inkuiri. Penerapan pembelajaran diferensiasi sebagai wujud kurikulum merdeka yang telah menghasilkan transformasi positif dalam pengembangan kreativitas belajar siswa pada Pendidikan Agama Islam di SMKN 1 Kinali. Dampak implementasi kurikulum merdeka belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMKN 1 Kinali yaitu dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa, hal ini dibuktikan dengan meningkatnya kemampuan siswa setelah diterapkannya belajar mandiri, meningkatnya berpikir kritis, kepekaan emosional, dapat mengembangkan bakat dan memiliki daya imajinasi yang tinggi.