Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ULFA OKTARINA

1 karya publik ditemukan.

2024: 1

Analisis Penerapan Model Blended Learning Dalam Kurikulum Merdeka Belajar Pada Mata Pelajaran PAI di SMA N 2 IV KOTO Kabupaten Agam

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ulfa Oktarina, NIM. 2120224, Judul Skripsi: “Analisis Penerapan Model Blended Learning Dalam Kurikulum Merdeka Belajar Pada Mata Pelajaran PAI Di SMA N 2 IV KOTO Kabupaten Agam”. Skripsi jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kegururan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh analisis penerapan model blended learning dalam kurikulum merdeka belajar pada mata pelajaran pendidikan agama islam kurang berjalan maksimal karena waktu yang terbatas, selain itu kendala yang dialami seperti handphone yang sering mati dan juga banyak siswa yang berbeda-beda dan tentunya dalam pelajaran PAI untuk penanam nilai-nilai agama itu sulit dilihat dan dikontrol karena keterbatasan komunikasi, guru tidak bisa langsung menegur, atau menasehati siswa ketika berbuat salah. Hal ini dapat membuat peserta didik pasif dan kurang perhatian untuk belajar. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah jenis penelitian lapangan (field resesrch) yang teknik pengumpulan datanya berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian teknik keabsahan data berupa keikutsertaan peneliti dan triangulasi, teknik analisa data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun iforman dalam penelitian ini wakil kepala sekolah dan guru PAI SMA N 2 IV KOTO Kabupaten Agam. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis penerapan model blended learning dalam kurikulum merdeka belajar pada mata pelajaran PAI yaitu mengetahui pelaksanaannya, strategi pelaksanaan, dan juga tantangan yang dihadapi. Selain itu juga terdapat faktor pendukung dan faktor pennghambat dalam penerapan model blended learning dalam kurikulum merdeka belajar pada mata pelajaran PAI. Adapun faktor pendukungnya antara lain kemudahan teknologi, sumber belajar yang luas, kompetensi guru, dukungan dari lingkungan sekitar, sedangkan faktor penghambatnya antara lain jaringan sinyal yang kurang stabil, motivasi belajar yang rendah, fasilitas belajar yang terbatas.