ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “Konsep Keadilan Dalam Poligami Pada Masyarakat Curanting Pasaman Timur” di susun oleh Mitra Ayu Sari, NIM 4520037 Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas poligami yang marak terjadi di Jorong V Curanting, yang meskipun diatur dalam syariat Islam dengan syarat keadilan, pada praktiknya sering menimbulkan persoalan seperti ketidakadilan dalam pembagian nafkah, perhatian emosional, serta kesejahteraan anak. Dalam masyarakat yang masih menerapkan sistem patriarki, poligami seringkali dijadikan dalih seseorang sebagai ketentuan yang sudah ada dalam agama, namun sering mengabaikan prinsip keadilan yang sejatinya menjadi syarat utama. Rumusan masalah penelitian ini meliputi: Bagaimana penerapan poligami pada masyarakat Jorong V Curanting? dan Bagaimana bentuk keadilan yang diterima keluarga yang melakukan poligami? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan field research. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap enam keluarga pelaku poligami di Jorong V Curanting, sedangkan data sekunder berasal dari literatur, jurnal, dan skripsi terkait. Teknik analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, Praktik poligami di Jorong V Curanting menunjukkan variasi dalam pelaksanaannya, di mana sebagian keluarga tampak sejahtera secara ekonomi namun tidak jarang menghadapi konflik emosional, kecemburuan antar-istri, bahkan perceraian. Pelaksanaan poligami sering dilakukan tanpa melalui mekanisme hukum yang sah, seperti izin pengadilan agama atau persetujuan istri pertama, sehingga lebih didorong oleh keputusan personal suami daripada pertimbangan syariat dan kemaslahatan keluarga. Kedua, Bentuk keadilan yang diterima keluarga pelaku poligami pun umumnya tidak terpenuhi secara menyeluruh, sebab meskipun terdapat pembagian nafkah material, keadilan non-material berupa perhatian emosional, kasih sayang, pembagian waktu, serta bimbingan spiritual sering diabaikan. Akibatnya, istri mengalami ketidakpuasan, anak-anak merasakan dampak psikologis negatif, dan keharmonisan rumah tangga menjadi rapuh. Dengan demikian, baik dari sisi substantif maupun prosedural, praktik poligami di Jorong V Curanting gagal mewujudkan prinsip keadilan yang ditetapkan dalam hukum Islam maupun hukum positif Indonesia.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tesis ini berjudul “Pengaruh Pemikiran Hans-Georg Gadamer Terhadap Hermeneutika Paul Ricoeur Dan Fazlur Rahman Dalam Teks Keagamaan”, yang disusun oleh Adli Dzil Ikram, NIM. 40123009. Program Studi Magister Aqidah dan Filasafat Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, tahun 2025. Penelitian ini dilator belakangi oleh pemahaman teks keagamaan yang merupakan kajian utama dalam filsafat hermeneutika, di mana Hans-Georg Gadamer, Paul Ricoeur, dan Fazlur Rahman memberikan kontribusi penting dalam metode interpretasi. Gadamer menekankan historisitas pemahaman melalui konsep fusi horizon, Ricoeur mengembangkan pendekatan dialektis dengan refleksi dan distansiasi, sementara Rahman menerapkan metode double movement untuk menghubungkan makna historis teks dengan konteks modern. Kajian ini menelusuri pengaruh pemikiran Gadamer terhadap hermeneutika Ricoeur dan Rahman dalam menafsirkan teks keagamaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis kepustakaan (library research). Sumber utama yang digunakan meliputi karya-karya orisinal dari Gadamer, Ricoeur, dan Rahman, serta berbagai kajian akademik yang membahas pemikiran mereka. Analisis dilakukan dengan menelaah konsep utama dalam hermeneutika masing-masing tokoh, membandingkan persamaan dan perbedaan metode interpretasi yang mereka tawarkan, serta mengevaluasi kelebihan dan kekurangannya dalam memahami teks keagamaan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa hermeneutika Hans-Georg Gadamer memengaruhi Paul Ricoeur dan Fazlur Rahman dalam interpretasi teks keagamaan. Gadamer menekankan dialog antara horizon pembaca dan teks, yang dikembangkan Ricoeur dengan refleksi dan distansiasi untuk pemahaman simbolis, sementara Rahman mengadaptasinya dalam metode double movement untuk menafsirkan teks secara kontekstual. Ketiganya menekankan dialog, konteks historis, dan keterbukaan terhadap makna baru, meskipun dengan fokus berbeda. Dengan demikian, pemikiran Gadamer menjadi landasan bagi hermeneutika Ricoeur dan Rahman dalam memahami teks keagamaan secara historis, reflektif, dan aplikatif.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini ditulis oleh Nadiyatul Fitri NIM 3420084 dengan judul “Penerapan ISAK Nomor 35 Pada Masjid Raya Bukittinggi”. Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Masjid sebagai sebuah entitas yang memiliki banyak transaksi sebaiknya melakukan pencatatan laporan keuangan. Laporan keuangan untuk entitas masjid telah diatur dalam ISAK Nomor 35 yaitu tentang penyajian laporan keuangan entitas berorientasi nonlaba. Masjid Raya Bukittingi dalam pencatatan keuangan belum memiliki laporan keuangan yang sesuai dengan ISAK Nomor 35. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui transaksi-transaksi yang ada di masjid serta bagaimana seharusnya penyajian laporan keuangan yang sesuai dengan penerapan ISAK Nomor 35. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Masjid Raya Bukittinggi. Data yang diperoleh yaitu data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui proses wawancara dengan pengurus Masjid Raya Bukittinggi dan data sekunder diperoleh berupa pencatatan keuangan Masjid Raya Bukittinggi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pencatatan keuangan di Masjid Raya Bukittinggi masih dalam bentuk sederhana, transaksi-transaksi yang terjadi hanya dicatat berdasarkan keterangan kas masuk dan kas keluar. Belum ada pengakuan, pencatatan jurnal, pencatatan akun-akun yang sesuai dengan aktualis keuangan masjid. Masjid Raya Bukittinggi belum menerapkan laporan keuangan yang sesuai dengan ISAK Nomor 35, setelah dilakukan penyusunan laporan keuangan diperoleh 5 laporan keuangan yaitu Laporan Penghasilan Komprehensif, Laporan Perubahan Aset Neto, Laporan Posisi Keuangan, Laporan Arus Kas, dan Catatan Atas Laporan Keuangan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini di tulis oleh Sintya Dewi Nim 4620048 Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi dengan judul “Pandangan Norma Budaya-Agama Masyarakat Jorong Ganting Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam Terhadap Pernikahan Di Usia Muda” Penelitian skripsi ini dilatarbelakangi oleh fenomena pernikahan usia muda di Jorong Ganting. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Adapun lokasi dari penelitian ini di Jorong Ganting Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam. Informan yang terlibat dalam penelitian ini ialah tokoh agama , tokoh adat dan masyarakat yang melakukan pernikahan di usia muda.. Untuk metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, metode analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Sedangkan teknik keabsahan data dengan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, dan triangulasi sumber, teknik serta waktu. Berdasarkan hasil penelitian yang di dapatkan, maka dapat di simpulkan bahwa Dalam penelitian mengenai pernikahan di usia muda di Jorong Ganting, konsep "Verstehen" dari Max Weber membantu memahami alasan-alasan di balik keputusan pernikahan di usia muda melalui interpretasi subjektif para pelakunya serta tokoh agama dan adat. Faktor-faktor yang mempengaruhi pernikahan di usia muda meliputi norma budaya yang menganggap pernikahan sebagai bagian normal dari kehidupan dewasa, ajaran agama yang mendorong pernikahan sebagai cara menjaga diri dari maksiat, serta keputusan tidak melanjutkan pendidikan yang dilihat sebagai cara cepat untuk mendapatkan manfaat finansial atau sosial. Selain itu, faktor ekonomi dan tuntutan keluarga juga berperan, di mana pernikahan dianggap sebagai strategi untuk mencapai stabilitas finansial. Terakhir, cinta menjadi faktor emosional yang kuat, memotivasi individu untuk menikah muda. Dengan adanya pendekatan Verstehen kita dapat melihat bahwa tindakan pernikahan ini bukan sekadar fenomena lahiriah, tetapi memiliki makna mendalam yang dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial, ekonomi, dan emosional yang penting bagi individu dan komunitasnya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul Interpretasi Ayat Nusyuz dan Relevansinya dengan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)( Kajian Tafsir Al-misbah Karya Quraish Shihab) ditulis oleh Lita Asmaul Husna Nim 4119021 prodi ilmu Al-Qur'an dan tafsir fakultas Ushuluddin Adab dan dakwah, UIN Bukittinggi. Latar belakang penelitian ini adalah, adanya upaya dari seorang tokoh tafsir populer yang menafsirkan ayat nusyuz, dia bernama Quraish Shihab dengan karyanya Tafsir Al-misbah. Mengenai permasalahan Nusyuz adanya pemanahan yang mengatakan bahwa nusyuz keran di kaitkan dengan KDRT . .