Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Pengaruh Pemikiran Hans-Georg Gadamer Terhadap Hermeneutika Paul Ricoeur dan Fazlur Rahman Dalam Interpretasi Teks Keagamaan

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Aqidah dan Filsafat Islam - S2•7 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Tesis ini berjudul “Pengaruh Pemikiran Hans-Georg Gadamer Terhadap Hermeneutika Paul Ricoeur Dan Fazlur Rahman Dalam Teks Keagamaan”, yang disusun oleh Adli Dzil Ikram, NIM. 40123009. Program Studi Magister Aqidah dan Filasafat Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, tahun 2025. Penelitian ini dilator belakangi oleh pemahaman teks keagamaan yang merupakan kajian utama dalam filsafat hermeneutika, di mana Hans-Georg Gadamer, Paul Ricoeur, dan Fazlur Rahman memberikan kontribusi penting dalam metode interpretasi. Gadamer menekankan historisitas pemahaman melalui konsep fusi horizon, Ricoeur mengembangkan pendekatan dialektis dengan refleksi dan distansiasi, sementara Rahman menerapkan metode double movement untuk menghubungkan makna historis teks dengan konteks modern. Kajian ini menelusuri pengaruh pemikiran Gadamer terhadap hermeneutika Ricoeur dan Rahman dalam menafsirkan teks keagamaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis kepustakaan (library research). Sumber utama yang digunakan meliputi karya-karya orisinal dari Gadamer, Ricoeur, dan Rahman, serta berbagai kajian akademik yang membahas pemikiran mereka. Analisis dilakukan dengan menelaah konsep utama dalam hermeneutika masing-masing tokoh, membandingkan persamaan dan perbedaan metode interpretasi yang mereka tawarkan, serta mengevaluasi kelebihan dan kekurangannya dalam memahami teks keagamaan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa hermeneutika Hans-Georg Gadamer memengaruhi Paul Ricoeur dan Fazlur Rahman dalam interpretasi teks keagamaan. Gadamer menekankan dialog antara horizon pembaca dan teks, yang dikembangkan Ricoeur dengan refleksi dan distansiasi untuk pemahaman simbolis, sementara Rahman mengadaptasinya dalam metode double movement untuk menafsirkan teks secara kontekstual. Ketiganya menekankan dialog, konteks historis, dan keterbukaan terhadap makna baru, meskipun dengan fokus berbeda. Dengan demikian, pemikiran Gadamer menjadi landasan bagi hermeneutika Ricoeur dan Rahman dalam memahami teks keagamaan secara historis, reflektif, dan aplikatif.

Kata kunci

Hans-Georg Gadamer, Paul Ricoeur, Fazlur Rahman, Hermeneutika, Interpretasi Teks Keagamaab

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pengaruh Pemikiran Hans-Georg Gadamer Terhadap Hermeneutika Paul Ricoeur dan Fazlur Rahman Dalam Interpretasi Teks Keagamaan2025 · oai:ais:skripsi:17109