Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

28 hasil
Subjek: Feminism
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Perempuan Karir dalam Perspektif Feminisme Islam: Analisis Pemikiran Fatima Mernissi

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul "Perempuan Karir dalam Perspektif Feminisme Islam: Analisis Pemikiran Fatima Mernissi" disusun oleh Adeliana, NIM 4520005 Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah UIN SMDD Bukittinggi 2024. Terdapat berbagai stigma dan tantangan yang dihadapi oleh perempuan karir, terutama dalam konteks masyarakat Islam. Hal ini seringkali dikaitkan dengan pemahaman yang keliru terhadap ajaran Islam mengenai peran dan kedudukan perempuan. Fatima Mernissi sebagai seorang pemikir feminis memberikan pemahaman baru tentang peran perempuan dalam Islam. Mernissi mengkritik patriarki dan subordinasi perempuan yang masih marak terjadi di masyarakat Muslim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran Fatima Mernissi tentang perempuan karir dalam konteks feminisme Islam. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana latar belakang dan metode pemikiran Fatima Mernissi? 2) Bagaimana konsep feminisme dalam Islam menurut Fatima Mernissi? dan 3) Bagaimana perempuan karir dalam perspektif Fatima Mernissi? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis teks. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis isi dan analisis wacana. Analisis isi digunakan untuk mengidentifikasi, mengkategorikan, dan menginterpretasi makna dari teks-teks yang ditelaah. Analisis wacana digunakan untuk memahami bagaimana teks diproduksi, diinterpretasikan, dan digunakan dalam konteks sosial tertentu. Sumber primer dalam penelitian ini adalah karya-karya Fatima Mernissi yang berhubungan dengan penelitian. Sedangkan sumber sekundernya adalah karya-karya pemikir lain yang berkaitan dengan pembahasan perempuan karir. Hasil dari penelitian ini adalah: Pertama, Fatima Mernissi membangun pemikirannya berdasarkan kritik terhadap patriarki dan subordinasi perempuan dalam Islam, ia menekankan kesetaraan gender dan hak perempuan untuk berkontribusi dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi, politik dan juga sosial. Mernissi menggunakan metode hermeneutik dan dekontruksi untuk menganalisi teks-teks Islam. Kedua, Mernissi mendefenisikan feminisme Islam sebagai gerakan yang berusaha untuk menginterpretasikan ajaran Islam secara egaliter dan adil bagi perempuan. Ia berargumen bahwa Islam tidak mendiskriminasikan perempuan dan perempuan memiliki hak dan tanggung jawab yang sama dengan laki-laki. Ketiga, Mernissi memandang perempuan karir sebagai agen perubahan sosial yang positif. Dia berpendapat bahwa perempuan memiliki potensi untuk berkontribusi pada kemajuan masyarakat di berbagai bidang, termasuk ekonomi, politik, dan sosial. Dia juga menekankan pentingnya pendidikan dan pemberdayaan perempuan untuk mencapai kesetaraan gender. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa feminisme Islam tidak bertentangan dengan ajaran Islam, dan bahwa perempuan Muslim memiliki hak untuk mengejar karir dan berkontribusi pada masyarakat.

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS TEOLOGI FEMINISME ISLAM TERHADAP KEBIJAKAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PADA DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA (DP3AP2KB) KABUPATEN PASAMAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK: Skripsi ini berjdul “Analisis Teologi Feminisme Islam Terhadap Kebijakan Pemberdayaan Perempuan Pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasaman” Oleh Wildan Prayetno, NIM. 4518016, Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Tahun 2022 M/1443 H. Lokasi penelitian ini adalah Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasaman. Penelitian ini ber tujuan untuk mengetahui bagaimana 1) kebijakan pemberdayaan perempuan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasaman. Serta 2) bagaimana analisis teologi feminisme Islam terhadap kebijakan pemberdayaan perempuan. Lokasi penelitian ini adalah Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasaman. Penelitian ini ber tujuan untuk mengetahui bagaimana 1) kebijakan pemberdayaan perempuan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasaman. Serta 2) bagaimana analisis teologi feminisme Islam terhadap kebijakan pemberdayaan perempuan. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah dengan teknik observasi, Wawancara dan Dokumentasi, Teknik analisis data yang digunakan dalam penulisan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dimana peneliti sendiri merupakan instrument kunci (key instrument). Wawancara dan pengamatan dengan melihat kembali bagaimana kebijakan pemberdayaan perempuan melalui analisis teologi feminisme Islam pada DP3AP2KB Kabupaten Pasaman dalam menyikapi diskriminasi gender. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) pelaksanaan pengarusutamaan gender sudah dilakukan dengan baik walaupun belum optimal oleh DP3AP2KB Kabupaten Pasaman. 2) perencanaan yang akan dan sudah terlaksana, terhambat oleh beberapa faktor pengganggaran, sulitnya akses, pandangan-pandanggan tradisional dan pandangan agama yang sangat masih kental di kalangan masyarakat. 3) Selanjutnya kajian ini menyoroti persoalan teologis dalam isu feminisme Islam dimana masih banyak problem bias gender yang memenjarakan kaum perempuan, juga metodologi penafsiran yang melahirkan diskriminasi terhadap kaum perempuan yang muncul akibat konsepsi teologis umat Islam yang hanya bicara tentang Tuhan dan mengabaikan masalah sosial dihadapannya.

6 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

WACANA FEMINISME ISLAM (STUDI KETERLIBATAN PEREMPUAN AISYIYAH DI RUANG PUBLIK KEC. MATUR KABUPATEN AGAM SUMATERA BARAT

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi atas nama ISMA SYAHFITRI NIM 4512003, dengan judul: “WACANA FEMINISME ISLAM (STUDI KETERLIBATAN PEREMPUAN DI RUANG PUBLIK PADA AISYIYAH KECAMATAN MATUR)”. Program studi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negero Syeikh M.Djamil Djambek Bukittinggi. Permasalahan Tesis ini dilatarbelakangi oleh Gerakan Aisyiyah sebagai ortom dalam Muhammadiyah mempunyai tugas yaitu, membimbing kaum wanita kearah kesadaran beragama Islam dan berorgaiasai. Menghimpun anggota-anggota Muhammadiyah wanita serta menyalurkan dan mengenbirakan amalan-amalan Islam. Dalam rangka itulah Aisyiyah menyelenggarakan, membimbing dan mengembangkan amal usaha. Hal ini penulis dapat memaparkan bahwa terdapat berbagai macam persoalan mengenai wacana feminism Islam dalam keterlibatan perempuan di ruang publik, oleh sebab itu penulis menjadi tertarik untuk meneliti, mengkaji, serta menganalisis lebih dalam mengenai wacana feminisme Islam dalam organisasi keagamaan. Wacana yang digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan laki-laki dan perempuan yang dilihat dari segi sosial-budaya dalam pandangan Aisyiyah tentang fungsi, peran dan tanggungjawab yang dapat dilihat dari proses ruang dan waktu. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan feminism Islam. Informan dalam penelitian ini adalah tokoh masyarakat, tokoh agama sebagai informan kunci dan bundo kanduang, pengurus Aisyyah sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi, analisis data dan pemeriksaan keabsahan data. Hasil penelitian yang diperoleh disini, penulis Maksud dan tujuan Aisyiyah sama dengan maksud dan tujuan Muhammadiyah yaitu, “Menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat utama dan makmur yang di ridhain Allah SWT. Aisyiyah merupakan Organisasi Pertama Perempuan di Bumi Indonesia. Secara personal banyak anggota ‘Aisyiyah yang ikut menjadi pelopor pendirian beberapa organisasi perempuan baik di tingkat Nasional maupun Regional. Sebagai Organisasi tertua, tentu telah banyak yang dilakukan oleh ’Asyiyah untuk mendukung dan memajukan Negeri tercinta ini. Kegiatan Aisyiyah dalam bidang sosial kemasyarakatan dimulai dengan penyantunan anak-anak yatim. Kegiatan ini diperluas hingga meliputi sub bidang bantuan kepada korban bencana alam. Santunan kepada anak-anak yatim merupakan salah satu bidang kegiatan Aisyiyah dalam subbidang perlindungan dan kesejahteraan keluarga.

3 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Kepemimpinan Perempuan di Ruang Publik Dalam Perspektif Feminisme Islam (Studi Kasus BKMT Birugo Puhun Bukittinggi)

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Kepemimpinan Perempuan Di Ruang Publik Dalam Perspektif Feminisme Islam (Studi Kasus BKMT Birugo Puhun Bukittinggi)” disusun oleh Kurnia Hastuti, NIM 4515014 Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuddin Adab dan Dakwah IAIN Bukittinggi 2020. Pembimbing: Dr. Zulfan Taufik, MA. Hum Skripsi ini dilatar belakangi oleh Kondisi kepemimpinan perempuan yang sampai saat ini masih juga menjadi sebuah kotroversi dan menimbulkan perdebatan menarik, baik kepemimpinan di dalam rumah tangga maupun di arena publik. Padahal pada prakteknya di masyarakat, perempuan banyak menempati posisi penting dalam kepemimpinan. Salah satunya adalah kepemimpinan di majelis taklim yang berada di wilayah Birugo Puhun Kota Bukittinggi. Berdasarkan observasi awal peneliti, terlihat bahwa majelis taklim ini dipimpin oleh seorang perempuan, yakni ibu Lidya. Majelis taklim ini juga tergabung dalam Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) yang juga didirikan oleh perempuan dan sampai saat ini masih dipimpin oleh seorang perempuan. Rumusan masalah dalam skripsi ini terbatas mengenai: Bagaimana eksistensi Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Birugo Puhun Bukittinggi? Bagaimana kepemimpinan perempuan di Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Birugo Puhun Bukittinggi? Bagaimana perspektif feminisme Islam dalam kepemimpinan perempuan di Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Birugo Puhun Bukittinggi? Sementara batasan masalahnya adalah dibatasi dari tiga aspek, yakni: tempat, waktu dan tema. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tiga tahap: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun untuk pengabsahan dalakukan dengan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan perempuan BKMT Birugo Puhun mempunyai pola kepemimpinan yang berjalan sangat baik, banyak kegiatan keagamaan yang dilakukan seperti pertemuan kajian-kajian dengan mengundang ustad sekalian dengan arisan, dakwah wisata di berbagai provinsi dan bakti sosial seperti mengumpulkan dana takzi’ah dan koperasi syariah. Kepemimpinan ketua BKMT Birugo Puhun memiliki kepemimpinan yang terbuka, dapat mengayomi anggotanya, menyetarakan hubungan dengan anggota dan dapat dikaitkan dengan perspektif feminisme Islam.

8 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail