Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: ISMA SYAHFITRI
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

WACANA FEMINISME ISLAM (STUDI KETERLIBATAN PEREMPUAN AISYIYAH DI RUANG PUBLIK KEC. MATUR KABUPATEN AGAM SUMATERA BARAT

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi atas nama ISMA SYAHFITRI NIM 4512003, dengan judul: “WACANA FEMINISME ISLAM (STUDI KETERLIBATAN PEREMPUAN DI RUANG PUBLIK PADA AISYIYAH KECAMATAN MATUR)”. Program studi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negero Syeikh M.Djamil Djambek Bukittinggi. Permasalahan Tesis ini dilatarbelakangi oleh Gerakan Aisyiyah sebagai ortom dalam Muhammadiyah mempunyai tugas yaitu, membimbing kaum wanita kearah kesadaran beragama Islam dan berorgaiasai. Menghimpun anggota-anggota Muhammadiyah wanita serta menyalurkan dan mengenbirakan amalan-amalan Islam. Dalam rangka itulah Aisyiyah menyelenggarakan, membimbing dan mengembangkan amal usaha. Hal ini penulis dapat memaparkan bahwa terdapat berbagai macam persoalan mengenai wacana feminism Islam dalam keterlibatan perempuan di ruang publik, oleh sebab itu penulis menjadi tertarik untuk meneliti, mengkaji, serta menganalisis lebih dalam mengenai wacana feminisme Islam dalam organisasi keagamaan. Wacana yang digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan laki-laki dan perempuan yang dilihat dari segi sosial-budaya dalam pandangan Aisyiyah tentang fungsi, peran dan tanggungjawab yang dapat dilihat dari proses ruang dan waktu. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan feminism Islam. Informan dalam penelitian ini adalah tokoh masyarakat, tokoh agama sebagai informan kunci dan bundo kanduang, pengurus Aisyyah sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi, analisis data dan pemeriksaan keabsahan data. Hasil penelitian yang diperoleh disini, penulis Maksud dan tujuan Aisyiyah sama dengan maksud dan tujuan Muhammadiyah yaitu, “Menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat utama dan makmur yang di ridhain Allah SWT. Aisyiyah merupakan Organisasi Pertama Perempuan di Bumi Indonesia. Secara personal banyak anggota ‘Aisyiyah yang ikut menjadi pelopor pendirian beberapa organisasi perempuan baik di tingkat Nasional maupun Regional. Sebagai Organisasi tertua, tentu telah banyak yang dilakukan oleh ’Asyiyah untuk mendukung dan memajukan Negeri tercinta ini. Kegiatan Aisyiyah dalam bidang sosial kemasyarakatan dimulai dengan penyantunan anak-anak yatim. Kegiatan ini diperluas hingga meliputi sub bidang bantuan kepada korban bencana alam. Santunan kepada anak-anak yatim merupakan salah satu bidang kegiatan Aisyiyah dalam subbidang perlindungan dan kesejahteraan keluarga.

3 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

FENOMENA TRADISI ZIARAH KUBUR DI MAKAM SYEIKH IBRAHIM MUFTI DI NAGARI TARAM KECAMATAN HARAU KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi atas nama ISMA SYAHFITRI NIM 4515.005, dengan judul: “FENOMENA TRADISI ZIARAH KUBUR DI MAKAM SYEIKH IBRAHIM MUFTI DI NAGARI TARAM KECAMATAN HARAU KABUPATEN LIMA PULUH KOTA”. Program studi Akidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi. Ziarah kubur ialah mengunjungi, mendoakan makam kerabat, keluarga atau para ulama yang berpengaruh terhadap Islam, didalam ziarah kita tidak hanya berkunjung tetapi juga mengirim doa, melantunkan ayat suci Al-quran, bersholawat, membaca tahlil, tahmid dan takbir. Ziarah kubur di makam Syeikh Ibrahim Mufti sudah menjadi kepercayaan masyarakat dengan melihat dan mengenang jasa-jasa yang telah beliau lakukan dimasa hidupnya. Tujuan penziarah yang datang kemakam Syeikh Ibrahim Mufti tidak hanya untuk berziarah saja tetapi ada tujuan dari masing-masing orang seperti halnya ada yang berniat untuk membayar nazar, agar penyakit dapat segera sembuh dan lainnya. Oleh karena itu penulis ingin melihat bagaimana fenomena tradisi ziarah kubur di makam Syeikh Ibrahim Mufti di Nagari Taram Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota saat menjelang bulan Ramadhan atau pada saat mulai masuknya bulan rajab. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian ini adalah tokoh masyarakat, tokoh agama sebagai informan kunci dan penjaga makam, pengurus surau sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara,dokumentasi, analisis dan data. Teknik pemeriksaan keabsahan data. Hasil penelitian yang diperoleh disini, penulis melihat pelaksanaan tradisi ziarah kubur pada makam Syeikh Ibrahim Mufti di Nagari Taram, menurut pengamatan penulis banyak yang sesuai dengan tatacara pelaksanaan ziarah yang telah ditetapkan syariat Islam. Tetapi memang dari sekelompok kecil dari para penziarah yang datang ke makam Syeikh Ibrahim Mufti ada yang sudah menyimpang dari aturan Islam. Penziarah kelompok ini dalam pelaksanaannya diikuti dengan perbuatan-perbuatan yang tidak diperbolehkan ajaran Islam. Sebagian sekelompok orang, yaitu kelompok yang melaksanakan ziarah yang menimbulkan kemusyrikan tidak sesuai dengan syariat Islam.Tetapi kelompok orang semacam ini hanya sebagian kecil saja tidak semua orang melaksanakan ziarah yang mempunyai tujuan seperti itu. Dan di makam Syeikh Ibrahim Mufti ketika ada penziarah yang datang sangat melanggar ajaran Islam seperti berbuat perdukunan pengurus pengambil sikap cepat untuk tidak memperbolehkan sekolompok orang tersebut untuk berziarah.

5 dilihat · 7 unduhanSitasiDetail