Abstrak
ABSTRAK Afwana. 2026 Judul :KEMAMPUAN SISWA KELAS VIII DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA TIK PADA KURIKULUM MERDEKA BERBASI CINTA DI MTsN 7 AGAM Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil D.Jambek Bukittinggi. Kata Kunci :Kemampuan Siswa, Soal Cerita, Teknik Informatika Dan Komputer, Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta, Berfikir Komputasional. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada mata pelajaran Teknik Informatika dan Komputer (TIK). Kemampuan menyelesaikan soal cerita merupakan salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki siswa karena membantu mereka memahami permasalahan, menganalisis informasi yang tersedia, menentukan strategi penyelesaian, serta menghubungkan konsep yang dipelajari dengan situasi kehidupan nyata. Selain itu, kemampuan tersebut berkaitan erat dengan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan berpikir komputasional yang menjadi tujuan pembelajaran Informatika dalam Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal cerita TIK pada Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta di MTsN 7 Agam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN 7 Agam yang berjumlah 256 siswa, sedangkan sampel penelitian berjumlah 156 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan mSenghitung persentase dan mengelompokkan kemampuan siswa ke dalam kategori tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal cerita TIK pada Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta di MTsN 7 Agam berada pada kategori rendah. Rendahnya kemampuan tersebut terlihat dari masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami isi soal cerita, mengidentifikasi informasi penting, menentukan langkah penyelesaian masalah, menghubungkan soal dengan konsep Informatika, serta memperoleh jawaban yang benar. Kondisi ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir komputasional dan pemecahan masalah siswa masih perlu ditingkatkan melalui pemberian latihan soal cerita yang lebih intensif, penggunaan strategi pembelajaran yang kontekstual, serta penerapan pembelajaran yang sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran TIK sehingga kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita dapat berkembang secara optimal.