Abstrak
ABSTRAK Marius Benhard Hasan (NIM : 20114009). “ Upaya Peningkatan Kemampuan Siswa Menguasai Materi Pembelajaran Fikih Melalui Strip Story di MTsN Matur Kabupaten Agam” Tesis : Program PascaSarjana Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAIN Bukittinggi 2017, 215 halaman. Permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran Fiqih di Madrasah Tsanawiyah Matur adalah : rendahnya kemampuan siswa dalam menguasai dalil naqli dan bacaan berbahasa Arab pada materi pembelajaran fiqih. Maka rumusan masalahnya: Apakah dengan mempergunakan pembelajaran Strip Story dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menguasai mata pelajaran fiqih di MTsN Matur Kabupaten Agam?. Permasalahan dibatasi tentang empat hal, yaitu kemampuan membaca, menerjemah, menghafal dan menuliskan dalil naqli dan bacaan berbahasa Arab dalam materi fiqih. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam menguasai mata pelajaran fiqih melalui strip story di MTsN Matur Kabupaten Agam. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan classroom action research dengan setting penelitian di MTsN Matur Kabupaten Agam kelas 8.3 pada semester genap T.P 2015/2016 dengan jumlah siswa 25 orang. Penelitian tindakan ini terdiri dari lima siklus. Tiap-tiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembaran observasi, tes hasil belajar, catatan lapangan dan angket. Teknik pengumpul data dengan cara mengisi lembaran observasi, pemberian tes, pengisian catatan lapangan, dan pengisian angket. Data hasil observasi, catatan lapangan dianalisa secara deskriptif, hasil tes dianalisa dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan uji “t”. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas siswa dari siklus ke siklus yaitu dari 61 %, menjadi 96.5 %. Sedangkan peningkatan aktivitas guru dari 70 % menjadi 94 %. Adapun kemampuan siswa dalam membaca dalil naqli dan bacaan berbahasa Arab rata-rata dari 72.9, menjadi 81,6 dengan ketuntasan dari 61 % menjadi 91 %. Adapun kemampuan menerjemah rata-rata dari 70.7, sampai 80.3 dengan ketuntasan dari 57 %, sampai 87%, sedangkan kemampuan menghafal, rata-rata dari 70.1 menjadi 80.1, dan ketuntasan dari 52% menjadi 87% sedangkan kemampuan menulis siswa rata-rata 64.6 menjadi 77.4 dengan ketuntasan dari 39% menjadi 87 %. Ini berarti minimal 85 % siswa telah mencapai KKM yang telah ditetapkan, yaitu 72 Analisis uji “t” secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menguasai mata pelajaran fiqih di MTsN Matur, baik dari segi membaca, menerjemah, menghafal maupun menuliskan dalil naqli dan bacaan Berbahasa Arab.