Abstrak
Judul Tesis “Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Budaya Organisasi Inklusif Terhadap Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar Islam Terpadu Padang Pariaman” Tesis ini disusun oleh Nasrin Hasibuan NIM 10224010 Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan mutu pendidikan pada Sekolah Dasar Islam Terpadu di Padang Pariaman. Mutu pendidikan mencerminkan keberhasilan sekolah dalam mengelola proses pendidikan, membentuk karakter peserta didik, serta mencapai tujuan pendidikan secara optimal. Peningkatan mutu pendidikan dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya kepemimpinan kepala sekolah dan budaya organisasi yang berkembang di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Budaya Organisasi Inklusif terhadap Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar Islam Terpadu Padang Pariaman, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 164 guru dan staf dari empat Sekolah Dasar Islam Terpadu di Padang Pariaman. Sampel penelitian berjumlah 101 responden yang berasal dari dua sekolah terpilih, yaitu SDIT Cahaya Hati Pauh Kambar sebanyak 71 responden dan SDIT Cahaya Hati 2 Enam Lingkung sebanyak 30 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan sensus pada sekolah terpilih. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan Transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap Mutu Pendidikan dengan nilai koefisien regresi 0,242, t hitung 3,120, dan signifikansi 0,002 0,05. Budaya Organisasi Inklusif juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Mutu Pendidikan dengan nilai koefisien regresi 0,496, t hitung 6,620, dan signifikansi 0,000 0,05. Secara simultan, Kepemimpinan Transformasional dan Budaya Organisasi Inklusif berpengaruh signifikan terhadap Mutu Pendidikan dengan nilai F hitung 47,340 dan signifikansi 0,000 0,05. Nilai R Square sebesar 0,491 menunjukkan bahwa kedua variabel bebas memberikan kontribusi sebesar 49,1% terhadap Mutu Pendidikan, sedangkan 50,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Berdasarkan nilai Beta sebesar 0,542, Budaya Organisasi Inklusif merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi Mutu Pendidikan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Kepemimpinan Transformasional dan Budaya Organisasi Inklusif berpengaruh positif dan signifikan terhadap Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar Islam Terpadu Padang Pariaman, sehingga seluruh hipotesis dalam penelitian ini dinyatakan diterima.