Abstrak
Skripsi dengan judul “Implementasi Gaya Kepemimpinan Transformasional Dalam Upaya Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan Di PT. BSI AFO Bukittinggi”. Disusun oleh Yelia Emriani, NIM:3319294 pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Negeri Islam Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu lebih lanjut mengenai bagaimana AFO Manager yang menjabat pada saat ini di PT. BSI AFO Bukittinggi mengimplemetasikan gaya kepemimpinan transformasional dalam upaya meningkatkan motivasi kerja karyawannya dan bagaimana bentuk-bentuk motivasi yang diberikan kepada karyawan. Tujuannya ialah agar hasil penelitian yang akan peneliti lakukan ini dapat menjadi acuan oleh para pimpinan suatu organisasi atau perusahaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research). Pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan metode wawancara kepada manager dan karyawan di PT. BSI AFO Bukittinggi, sedangkan untuk data sekunder peneliti menggunakan dokumen, buku-buku, dan karya ilmiah yang berkaitan dengan teori gaya kepemimpinan transformasional. Setelah data penelitian terkumpul selanjutnya dilakukan analisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil temuan peneliti diketahui bahwa gaya kepemimpinan transformasional yang diterapkan di PT. BSI AFO Bukittinggi menjadi agen perubahan dalam PT. BSI AFO Bukittinggi, dimana PT. BSI AFO Bukittinngi meraih peringkat Nasional ke-2 dalam hal penilaian KPI (Key Performance Indicator). Pemimpin mampu memotivasi karyawannya, meningkatkan kepercayaan atau keyakinan diri bawahan. Pemimpin transformasional menjadi role model yang dikagumi, dihargai, dan diikuti oleh bawahannya..Bentuk motivasi yang diberikan oleh Pimpinan PT. BSI AFO Bukittinggi adalah memberikan penghargaan kepada karyawan yang berprestasi dan berkelakuan baik. Seperti bonus, jalan-jalan, kenaikan upah dan kenaikan jabatan. Berkumpul dan evaluasi bersama karyawan, memberikan kebebasan berpendapat, dan memberikan kebebasan berkreasi dan mengembangkan diri. Motivasi yang diberikan untuk mencegah terjadinya kesalahan yang dilakukan oleh karyawan yaitu adanya ancaman PHK dan sanksi ringan sesuai tingkat kesalahan yang diperbuat.