Abstrak
Berdasarkan evaluasi, nilai signifikansi uji F ditemukan sebesar 0,013, yang berada di bawah 0,05 (0,013 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa variabel permintaan (X1) dan kebijakan pemerintah (X2) bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen, yaitu harga ayam broiler (Y). Di sisi lain, hasil dari uji t menunjukkan bahwa variabel permintaan (X1) memiliki nilai signifikansi sebesar 0,613, melebihi 0,05 (0,613 > 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa permintaan tidak berpengaruh signifikan terhadap harga ayam broiler (Y). Sebaliknya, variabel kebijakan pemerintah (X2) memiliki nilai signifikansi sebesar 0,005, yang kurang dari 0,05 (0,005 0,05), menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah berpengaruh signifikan terhadap harga ayam broiler (Y).