Abstrak
Ayu Lestari, NIM 3421015. “ Pengaruh Return On Asset Dan Current Ratio Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Sektor Transportasi Dan Logistik Yang Terdaftar Di BEI Periode 2019-2024”. Di bawah pembimbing Ibu Tartila Devy, SE, M. Ak. Sektor Transportasi dan Logistik merupakan salah satu faktor penting dalam penentu pembangunan ekonomi disuatu negara. Indonesia sebagai salah satu negara kepulauan sangat menjadikan Transportasi dan Logistik sebagai aspek penting dalam penggerak perekonomian. Di Indonesia sendiri Logistik juga menjadi peran utama yang mendukung pergerakan manufaktur dan marketing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return On Asset (ROA) dan Current Ratio (CR) terhadap harga saham pada perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di BEI periode 2019-2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian adalah perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di BEI periode 2019-2024 dengan menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh sebanyak 23 perusahaan untuk mengetahui besarnya pengaruh Return On Asset (ROA) dan Current Ratio (CR) terhadap harga saham. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS 25.0 dan Microsoft Excel 2010. Uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, heteroskedastisitas, multikolinearitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1). Return On Asset (ROA) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham dilihat pada nilai signifikansi sebesar (0,694) > a(0,05). (2). Current Ratio (CR) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap harga saham dilihat pada nilai signifikansi sebesar (0,026) a(0,05). (3). Return On Asset (ROA) dan Current Ratio (CR) secara bersama-sama (simultan) tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham dilihat pada nilai F hitung sebesar 2,584 F table 3.104 dengan tingkat signifikasi 0,081 > 0,05. Kedua variabel independen hanya mampu menjelaskan variasi harga saham sebesar 5,7% (adjusted R square = 0,057), sedangkan sisanya 94,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Faktor fundamental perusahaan berupa ROA dan CR tidak menjadi penentu utama pergerakan harga saham pada sektor transportasi dan logistik. Investor pada sektor ini kemungkinan lebih mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti kondisi ekonomi makro, sentimen pasar, atau analisis teknikal dalam pengambilan keputusan investasi.