Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Strategi pengembangan objek wisata alam Kapalo banda taram kabupaten Lima puluh kota dalam peningkatan jumlah pengunjung Ditinjau Dari perspektif manajemen bisnis syariah

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Manajemen Bisnis Syariah•4 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Skripsi ini disusun oleh Nhada Haresky, NIM 3722031, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan Judul “Strategi Pengembangan Objek Wisata Alam Kapalo Banda Taram Kabupaten Lima Puluh Kota Dalam Peningkatan Jumlah Pengunjung Ditinjau Dari Perspektif Manajemen Bisnis Syariah”. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi pengembangan objek wisata Kapalo Banda Taram Kabupaten Lima Puluh Kota dalam peningkatan jumlah pengunjung ditinjau dari perspektif manajemen bisnis syariah. Metode Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dilakukan di Nagari Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota payakumbuh. Sumber data yang digunakan data primer dan sekunder yang didapatkan langsung maupun tidak lansung dengan melakukan wawancara mendalam kepada informan penelitian. Teknik analisis data mengunakan analisis SWOT dan Matriks SWOT. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi yang cocok dalam menyelesaikan rumusan masalah terkait bagaimana strategi pengembangan objek wisata alam Kapalo Banda Taram Kabupaten Lima Puluh Kota dalam peningkatan jumlah pengunjung ditinjau dari perspektif manajemen bisnis syariah yaitu menggunakan strategi SO (strength – opportunity) dengan memanfaatkan kekuatan dan memaksimalkan peluang yang ada dengan memanfaatkan harga tiket yang terjangkau untuk memenuhi minat masyarakat berwisata pada musim libur, mengajukan program standarisasi pemerintah untuk memperkuat citra air alami yang berkelanjutan, mendorong wisatawan mengunggah foto di spot instagramable untuk memperluas jangkauan promosi digital, menyediakan lokasi dan fasilitas adrenalin untuk kegiatan komunitas atau instansi yang membutuhkan tempat nyaman, memanfaatkan umkm dan meningkatkan transaksi kuliner lokal, memperkenalkan nagari atau daerah ke wisatawan luar, membangun kawasan khusus kuliner di objek wisata yang dikelola langsung oleh warga lokal untuk memusatkan perputaran uang di masyarakat. Dalam perspektif manajemen bisnis syariah pengelolaan objek wisata Kapalo Banda Taram harus menerapkan nilainilai Islam seperti amanah, keadilan, kemaslahatan, dan keberlanjutan. Pengembangan wisata tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memperhatikan penyediaan fasilitas dan pelayanan sesuai syariah, pemberdayaan masyarakat lokal, serta pelestarian lingkungan alam. Dengan melakukan prinsip tersebut, objek wisata Kapalo Banda Taram bisa memberikan kenyamanan maupun kesejahteraan bagi masyrakat dan pengunjung.

Kata kunci

Strategi Pengembangan, Wisata Alam, Manajemen Bisnis Syariah, SWOT

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Strategi pengembangan objek wisata alam Kapalo banda taram kabupaten Lima puluh kota dalam peningkatan jumlah pengunjung Ditinjau Dari perspektif manajemen bisnis syariah2026 · oai:ais:skripsi:19213

Publikasi terkait