Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Konsep pendidikan akhlaq Ibnu Miskawaih dan dampaknya terhadap kesehatan mental

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Islam•5 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Ahmad Parsis Marbawi Nim. 2121.186. Skripsi ―Konsep pendidikan akhlak ibnu miskawaih dan dampaknya terhadap kesehatan mental” Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi 2025 M/1446 H. Kesehatan merupakan kebutuhan dasar bagi manusia yang mencakup kesehatan jasmani dan rohani. Kesehatan mental kini menjadi isu utama di era modern, dengan gangguan seperti depresi dan kecemasan yang berdampak pada produktivitas individu dan beban sosial di masyarakat. Al-Qur'an mengajarkan bahwa ketenangan jiwa dapat dicapai melalui pengingat kepada Allah, yang berfungsi untuk mengatasi kecemasan. Masalah kesehatan mental semakin menghantui, terutama di kalangan remaja, dengan banyaknya siswa yang mengalami stres akibat masalah akademik dan situasi keluarga yang tidak stabil. Pendidikan akhlak dalam Islam diharapkan menjadi solusi untuk membentuk karakter positif dan mendukung kesehatan mental. Pemikiran Ibnu Miskawaih tentang pendidikan akhlak dan kesehatan mental menunjukkan relevansi pentingnya akhlak dalam pelatihan mental. Tujuan dari penelitian ini Untuk menyadari konsep pendidikan akhlak ibnu miskawaih, menganalisis gagasan pendidikan akhlak ibnu miskawaih yang berdampak terhadap kesehatan mental. Penelitian ini merupakan penelitian perpustakaan (studi perpustakaan) yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pendidikan akhlak dan kesehatan mental. Mengingat pentingnya kedua aspek tersebut, penelitian ini akan mengkaji berbagai literatur yang relevan untuk memahami bagaimana pendidikan akhlak dapat berkontribusi pada kesehatan mental. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah-masalah yang muncul dari meningkatnya gangguan kesehatan mental di kalangan masyarakat, terutama di kalangan generasi muda. Kesehatan mental yang buruk sering kali dipicu oleh berbagai faktor, termasuk tekanan sosial, perubahan gaya hidup, dan kurangnya dukungan spiritual. Dalam konteks ini, pendidikan akhlak dalam Islam diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif. Hasil penelitian ini menunjukkan konsep kesehatan mental menurut Ibnu Miskawaih mencakup tiga aspek utama yang saling berkaitan: pengelolaan emosi negatif, kemampuan menyesuaikan diri, dan pemanfaatan potensi. Pendidikan akhlak berperan penting dalam mendukung ketiga aspek tersebut dengan membantu individu mengenali dan mengelola emosi negatif, meningkatkan dukungan sosial melalui perilaku baik dan hubungan harmonis, serta menciptakan lingkungan positif yang saling mendukung. Dengan menerapkan pendidikan akhlak, individu dapat mencapai kesehatan mental yang baik, membangun karakter yang kuat, dan memberikan dampak positif bagi diri sendiri serta komunitas. Kesadaran, usaha, dan tindakan yang tepat menjadi kunci untuk mencapai kesejahteraan mental yang lebih baik.

Kata kunci

Pendidikan Akhlak, Kesehatan Mental, Ibnu Miskawaih

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Konsep pendidikan akhlaq Ibnu Miskawaih dan dampaknya terhadap kesehatan mental2025 · oai:ais:skripsi:18873

Publikasi terkait